Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Kencan



^^H A P P Y R E A D I N G^^


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Aldy dan Andini pergi dengan mobil masing-masing, meninggalkan Azhela dan Juna yang langsung memilih ke kamar nya.


"Mau mandi sekarang?" tanya Azhela.


"Mandi bersama" balas Juna sambil tersenyum.


"Mandi bersama pasti terselubung itu ya kan" tebak Azhela sambil tersenyum.


"Hem, Daddy ingin menjenguk bayi nya" Juna mendekati Azhela.


Azhela duduk menunggu suaminya, hingga akhirnya tubuh Azhela di gendong oleh Juna.


"Daddy" Azhela tertawa karena Juna berputar-putar.


"Hemm" Juna menghentikan gerakan berputar nya.


Lalu menatap wajah istrinya, Juna mengecup kening istrinya berulangkali.


"Daddy!" Azhela manyun.


Juna menurunkan Azhela yang sedikit berat, lalu tangan nya terulur untuk mengusap perut Azhela yang sedikit membuncit.


"Apa dia menyusahkan mu honey?" tanya Juna.


Azhela menggeleng pelan.


"Tidak, tapi bayi ku seperti nya merindukan seseorang" balas Azhela sambil tersenyum.


"Dan orang itu ada di hadapan mu sekarang, aku milik mu" sahut Juna cepat.


Azhela terkekeh melihat kepercayaan diri suaminya,


Cup..


"Suamiku memang tampan, tapi sayang nya orang yang di rindukan bayi ku adalah para Uncle tampan nya, mereka merindukan kakak-kakak ku yang tampan" jelas Azhela dengan senyuman nya.


"Apa sangat ingin? aku bisa meminta mereka pulang" kata Juna sambil mengusap perut istrinya.


"Hem, jika boleh aku ingin ke sana karena aku ngidam belanja di WWTC" balas Azhela dengan senyuman nya.


"Oh tentu saja, apapun yang kau mau aku akan memberikan nya selagi kamu tidak meminta memiliki suami baru, kalau itu baru aku tidur akan memberikan karena aku sangat mencintai mu" Juna menetap wajah istrinya penuh cinta.


Azhela tersenyum mendengarnya penuturan suaminya, dia mencium bibir suaminya dengan perasaan senang.


"I love you, my husband aku benar-benar beruntung memiliki suami tampan dan kaya raya seperti mu, huh.. jika saja kamu tidak memiliki uang aku mungkin tidak akan mau" Azhela tertawa setalah mengatakan nya.


Juna mengembungkan pipi nya sebal mendengar itu, dan hal itu terlihat lucu di mata Azhela.


Dan bukan nya menerima uluran tangan nya Juna malah langsung menggendong nya, yang mana membuat Azhela reflek berteriak.


"Daddy!"


Meninggalkan Azhela dan Juna yang sedang mandi bersamaan, di tempat lain nampak Fara yang tidak nyaman dengan Kenzie yang menurutnya terlalu ceria.


Dia salah karena sempat berpikir Kenzie adalah orang yang seperti Aldy, Kenzie lebih menyebalkan dari Aldy apalagi dengan sikap nya yang tengil itu.


Seperti sekarang ini Kenzie nampak sedang makan, dan jangan lupakan jika Kenzie sudah makan banyak yang membuat Fara merasa ngilu melihat nya.


"Apa dia tidak kenyang, dia sudah makan banyak" batin Fara merinding.


"Ayo makan, mau pesan lagi? jangan khawatir aku akan membayar nya" kata Kenzie santai sambil makan steak, menu ketiga nya.


"Tidak, aku kenyang" balas Fara bohong.


"Kenyang? baiklah biar aku saja yang makan" Kenzie mengambil makanan milik Fara.


Fara melotot melihat itu, dia menggelengkan kepalanya dan rasanya dia ingin mengutuki hari nya yang dia buang untuk berkencan dengan Kenzie.


Aku kenyang dengan melihat dia makan, benar-benar tidak bisa di percaya Dokter makan nya seperti orang kesurupan. batin Fara menggerutu.


Kenzie masih makan dengan khitmat, sedangkan Fara dia hanya minum jus jeruk milik nya dan karena malas Fara memilih memainkan ponselnya.


Kenzie melihat Fara yang cuek, dia tidak perduli dan malah memilih makan-makanan yang jarang dia makan, di rumah Kenzie selalu makan sayur karena Mama nya seorang Vegetarian (tidak memakan daging atau dalam arti hanya makan sayur).


Dari kejauhan nampak Aldy tertawa melihat Fara yang terlihat kesal itu, dia sudah menduganya jika Kenzie yang seorang dokter itu pasti akan bersikap aneh.


Fara, lihat saja malam ini kamu akan menjadi milik ku, seperti yang kakak mu bilang aku akan melakukan ini demi rasa penasaran ku. batin Aldy sambil tersenyum menyeringai.


Fara dan Kenzie selesai dari restoran, keduanya lanjut pergi ke Mall untuk menonton bioskop.


"Siapa yang akan membeli tiket?" tanya Kenzie.


"Kamulah, masa aku" sahut Fara agak sewot.


"Aku tidak tahu caranya, kamu saja" titah Kenzie.


"Fara melihat Kenzie dengan kesal lalu dia pun akhirnya memilih pergi mengantri membeli tiket, meninggalkan Kenzie yang malah duduk santai menunggu Fara.


"Dia tulen atau bukan sih, heran ngajak kencan tapi kelakuan nggak ada yang waras. batin Fara sekali menggerutu.


๐ŸŒน


Maklumin aja ya namanya juga anak nya Opa Hadian๐Ÿคฃ kalau agak aneh ya bukan anak nya๐Ÿค


Jangan lupa like coment and Vote ya kak โ™ฅ๏ธ๐Ÿค—๐Ÿ™