
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
"Bagaimana tentang hari ini?" tanya Juna.
"Seperti biasa, aku selalu senang bisa kesana kemari bersama teman satu sefrekuensi" balas Azhela sambil tersenyum.
"Oh ya? lebih menyenangkan mana jika di bandingkan dengan waktu kebersamaan kita?" tanya Juna lagi.
Azhela terdiam, dia mengeliat kegelian dan langsung menangkap tangan nakal suaminya yang akan masuk rok nya.
"Seperti nya lebih menyenangkan saat bersama Far___" ucap Azhela terhenti karena tubuh nya langsung di gelitiki oleh suaminya.
"Sayang" jerit Azhela kegelian.
Juna menambah lagi gelitikan nya, yang mana hal itu membuat Azhela semakin merasakan geli yang lebih gila lagi.
"Oh sayang, haha sudah" ampun Azhela mengaku kalah.
"No, terus bicara kalau kamu lebih suka waktu bersama teman mu, ayo" Juna masih belum berniat melepaskan tubuh istrinya.
Azhela terus menjerit-jerit karena rasa geli yang melanda, dan Juna yang melihat itu masih belum puas.
"Sayang, hihi ampun aku lebih suka sama kamu, haha sumpah" kata Azhela sambil tertawa.
"Benarkah?" tanya Juna yang kini gelitikan nya turun ke bawah.
"Iya, beneran" sahut Azhela cepat.
Lalu tangan Azhela menangkap kembali tangan suaminya yang mulai nakal, Azhela menggenggam tangan suaminya dan mencium singkat punggung tangan suaminya.
"Bisakah tidak bermain ranjang terus, aku ingin quality time bersama mu, menghabiskan waktu untuk bersenang-senang di luar kamar" ucap Azhela serius.
Mendengar itu Juna nampak terdiam sebentar, dia nampak menimbang permintaan sang istri, sampai akhirnya ia mengangguk kecil.
"Baiklah, tapi tidak sekarang" ucap Juna sambil tersenyum.
"Ck, tapi malam ini aku mau melihat club' " ucap Azhela keceplosan.
Apa!
Club'!
Juna langsung melotot tajam, yang mana hal itu membuat Azhela nyengir karena dia tahu saat ini dia melakukan kesalahan.
"Maaf, hihi maksud aku cuman__" ucap Azhela terhenti karena Juna menjeda ucapan nya.
Mendengar ucapan suaminya Azhela semakin takut, dia langsung memeluk suaminya dan menciumi dada Juna berulang kali.
"Lagi pula untuk apa kamu mau ke club', mau bersenang-senang atau mau apa?" lanjut Juna berkepanjangan.
Azhela menggelengkan kepalanya, dia tidak tahu kalau dia yang hanya bercanda akan di tanggapi dengan serius seperti ini, bahkan dia merasa takut dengan tatapan tajam suaminya.
Tidak mau berkepanjangan Azhela langsung melepaskan pelukan nya dan membuka semua pakaian nya.
"Ayo, kita bersenang-senang saja, jangan marah-marah ya aku ngaku salah udah ya" Azhela menatap sendu suaminya.
Juna melihat tubuh polos Azhela seketika bungkam, matanya tertuju pada wajah sendu Azhela yang hampir menangis.
Dan Juna melupakan jika Azhela adalah gadis yang sangat berarti untuk nya, alih-alih langsung menyerang Azhela Juna malah mencium punggung tangan Istri nya.
"Maaf kan aku, aku tidak bermaksud memarahi mu maafkan aku" ucap Juna merasa bersalah.
"Sayang, no" Azhela membelai wajah suaminya.
Dan drama minta maaf pun berlanjut panjang, hingga akhirnya berakhir dengan suara decapan orang bercium*n, Azhela dan Juna mulai menyingkirkannya kecanggungan dengan persatuan keduanya.
"Mode in new York" ucap Azhela di sela permainan nya.
"Hem, wajah baby kita akan bule karena orang tuanya bule" balas Juna.
Jika di kamar pasutri sedang melakukannya kewajiban nya sebagai seorang istri maka lain hal nya dengan Aldy dan Fara yang saat ini sedang duduk di sofa.
"Apa masih sakit?" tanya Aldy.
"Sedikit" balas Fara sambil meringis pelan.
Tadi Fara terjatuh dan di saat bersamaan Aldy melihat kejadian itu yang membuat Aldy langsung membawa Fara ke kamar nya.
Dan bukan hanya itu saja Aldy juga membantu Fara untuk membersihkan luka nya, bagian kaki dan lengan Fara sedikit terkena goresan yang membuat darah keluar meski sedikit.
"Tidurlah, aku akan ke kamar ku kalau butuh apa-apa bilang saja" ucap Aldy lagi.
"Hem, terimakasih" balas Fara tulus.
"Ya, santai saja anggap saja ini hanya solidaritas sebagai sesama asisten" kata Aldy lagi.
"Oke solidaritas" balas Fara sedikit canggung.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏