
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Juna masuk ke dalam kamar Azhela, dengan gerakan perlahan dirinya membaringkan gadis cantik yang kini sudah menjadi istrinya itu.
Well dia tau pagi nanti Azhela pasti akan sangat marah, bahkan semakin membenci nya tapi itu bukan masalah besar untuk nya karena Juna akan membuat Azhela jatuh cinta pada nya.
Juna bangkit untuk mengunci pintunya, setelah mengunci pintu nya dia membuka satu persatu kemeja nya dan perlahan melepaskan kemeja nya lalu dia buang ke sembarangan arah.
Tangan Juna menyentuh bibir Azhela lembut, dan ya gerakan tangan nya itu membuat Azhela mengeliat pelan lalu membuka matanya.
"Panas" gurau nya terus mengatakan itu.
"Hem, aku akan menghangatkan mu" ucap Juna dengan senyuman nya.
Tanpa basa basi lagi Juna langsung mencium bibir manis yang menjadi candu nya itu, Azhela membalas ciuman itu bahkan sekarang tangan nya terus meraba dada Juna.
Sentuhan demi sentuhan Juna berikan, bahkan sekarang tangan Juna merambat mendekati gunung kembar Azhela yang berukuran 36B.
"Masih kecil, tapi tidak apa aku akan membuat nya menjadi besar" ucap Juna dengan senyuman smirk nya.
Dengan santai Juna meremaaas dada yang ukuran nya masih kecil itu, dia tidak perduli dengan reaksi Azhela besok pagi karena di sini dia tidak salah.
Juna hanya memanfaatkan keadaan, tapi jelas Azhela yang dengan ceroboh masuk ke dalam jeratan Kevin yang sebelumnya memang berniat ingin memiliki Azhela seutuhnya.
"Eughh.." legukan demi legukan keluar dari bibir Azhela.
Tubuh nya menjadi memanas dan kini meminta hal lebih dari sentuhan yang di berikan Juna pada tubuhnya.
Juna yang sedang membuat jejak percintaan nya itu menghentikan aksinya, dia menatap wajah memerah Azhela.
"Maaf hanya dengan cara ini kau menjadi milik ku, I love you Zhee" Juna merobek kan pakaian Azhela lalu melemparkannya ke sembarangan arah.
Tanpa banyak bicara lagi Juna langsung ke intinya, semula mungkin cukup sulit untuk Juna bisa masuk tapi dia mencoba perlahan-lahan hingga akhirnya semuanya masuk.
Semalaman itu dia bercinta dengan Azhela yang masih tidak sadar, tapi yang jelas Juna melihat jika Azhela sangat menikmati karena desaaahan Azhela sangat panjang.
Juna benar-benar telah mengambil kesucian Azhela, tentunya dengan status yang jelas dan berlogo halal.
Cup..
Juna menggulingkan tubuhnya di samping Azhela, dia mencium kening Azhela dan membawa tubuh itu ke pelukan nya.
"Aku akan menjagamu, mencintai mu dan selalu memujamu queen" ucap Juna dengan nafas yang tidak teratur.
Azhela sudah terlelap dalam tidur nya, tidak ada wajah memerah lagi yang ada sekarang hanya tubuh yang penuh tanda cinta Arjuna.
Karena hasrat nya sudah terpenuhi Juna pun akhirnya tertidur dengan memeluk Azhela, dia merasa bahwa malam ini adalah malam bahagia yang akan membuat nya mimpi indah.
.
.
.
Pagi harinya Juna terbangun, dia bangun dengan tangan dan tubuh yang sudah terikat, jangan lupakan mata nya yang juga di ikat oleh kain merah.
Hening tidak ada sahutan, Juna menggelengkan kepalanya akibat mimpi indahnya dia sampai tidak berasa jika tubuhnya sudah terikat.
"Zhee, honey" panggil Juna.
Azhela menutup telinga nya mendengar panggilan itu.
"Kau ingin apa? aku akan menjelaskan semuanya" lanjut Juna lagi.
Azhela masih terduduk di lantai dengan tangan yang memeluk lutut nya, tadi saat bangun tidur dia sangat syok sekali karena dirinya melihat pemandangan yang membuat jantung nya berdegup kencang.
Juna pria yang saat ini sedang dia benci kembali membuat ulah, tubuh mereka polos tanpa sehelai benang pun dan bisa Azhela tebak kalau saat ini dirinya sudah tidak virgiiin lagi, dia sudah kotor.
"Kau semakin menjijikan Arjuna!" teriak Azhela menangis.
"Zhee kita sudah halal, jangan berpikir aku memperkoosa mu, tenanglah" kata Juna mencoba menjelaskan pelan-pelan.
"No, kamu memperkosa ku aku akan mengadukan nya pada Papa dan Opa" kata Azhela langsung bangkit dari duduk nya dan keluar dari kamar nya.
"Papa! help me" terikat Azhela di lantai atas.
"Papa Mama!" teriak Azhela lagi.
"Zhee ada apa kenapa kau berteriak pagi-pagi seperti ini, kami sedang sholat" kata Syakira dengan mukena yang menempel di tubuhnya.
"Mama, mana Papa, hikss aku sudah di perkooosa oleh Juna, kalian kenapa tidak menolong ku" Azhela menangis sesegukan.
Syakira menutup bibir nya, dia langsung berlari menaiki tangga dan sesampainya di lantai atas Syakira langsung memeluk Azhela.
"Jangan bilang seperti itu, Juna tidak memperkoosa mu sayang, Juna penyelamat mu" kata Syakira memeluk putrinya.
Dan tangisan Azhela membuat semua penghuni rumah berkumpul, mereka tidak mengatakan apa-apa sampai akhir nya teriakan Juna di dalam kamar terdengar.
Rayden langsung berlari ke kamar putrinya dan saat sampai di kamar dia tertawa melihat menantu bahlul nya yang terikat.
"Kasihan sekali, sehari menikah tapi sudah terlihat mengenaskan seperti ini"
"Pap, tolong buka aku akan menjelaskan semuanya pada Zhee"
"Halah, buka saja sendiri bukannya kau ini adalah superhero yang datang untuk menyelamatkan putriku"
"Pap!"
Rayden keluar dari kamar, dia senang karena putrinya memberikan pelajaran untuk Juna.
"Awww sakit Dad!"
Opa Bastian datang dan langsung menjewer telinga menantunya itu.
"Biarin, kaya yang muda nya bener aja Juna lebih baik daripada kamu yang nyosor anak gadis orang di depan Cctv" kata Opa Bastian sambil menambah keras jeweran nya.
Rayden melepaskan jeweran nya, dia menatap sebal pada mertuanya yang selalu saja mengungkit masa lalu nya, menurutnya kejadian di mana dirinya kepergok Cctv mencium syakira saat masih muda dulu adalah aib.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏