Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Bukan muslim?



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Itu masa lalu, kenapa harus di ungkit" Rayden tidak terima.


"Ya, begitu pun dengan Juna yang memulai semuanya dengan cara yang menantang seperti ini, kau tidak berhak mencela nya karena dia menantu mu" sahut Opa Bastian tegas.


Dan setelah itu Opa Bastian pun melepaskan ikatan di tangan dan kaki Juna, Yoona langsung membuka kain merah yang menutup matanya.


"Dimana Zhee?" tanya Juna dengan wajah gelisah.


Ketakutan akan semakin dibenci itu memang ada, meski dirinya sudah mencoba untuk percaya diri bahwa dirinya akan kembali mendapatkan simpati Azhela.


"Zhee di kamar Mama nya, lebih baik sekarang kau mandi dan shalat dulu" Titah Opa Bastian.


Mendengar kata shalat Juna terdiam, sejak kecil Juna memang mengikuti jejak Papa nya, Juna menganut agama berbeda dari Mama nya.


Tapi meski begitu Juna tidak benar-benar mengikuti apapun yang bersangkutan dengan agama, dia selalu senang melihat toleransi antara kedua orang tuanya.


Dan Opa Bastian dan Rayden melotot, keduanya sedang larut dalam pikirannya sampai akhirnya..


"Jangan bilang kau..." Rayden tidak melanjutkan ucapannya.


"Aku pernah mendengar bahwa papamu adalah non muslim" timpal Opa Bastian.


Juna menghela nafas nya panjang lalu dengan berat hati dia mengakui bahwa dirinya non muslim.


"Sial!" Rayden langsung meninju wajah menantunya.


"Kau datang dengan membawa penghulu, seharusnya kau mengatakan kebenarannya sebelum menikahi cucu ku karena dengan begitu aku tidak akan__" ucap Opa Bastian menggantung.


"Ini semua salah Daddy, sudah aku katakan aku akan menikahkan Zhee dengan pria baik, tapi Daddy tetap kekeh untuk menikahkan Zhee pada pria itu" kesal Rayden, menyalahkan semuanya pada mertuanya.


Membuat Opa Bastian terdiam menahan kesal, sampai akhirnya Juna kembali mengeluarkan suaranya lagi.


"Aku akan menjadi mualaf" kata Juna tiba-tiba.


"Kau serius?" tanya Opa Bastian.


"Jika kau tidak berniat sebaik nya jangan karena agama bukan untuk coba-coba, apalagi terpaksa" ketus Rayden yang masih kesal.


Juna menggelengkan kepalanya, dia menjelaskan semuanya dari dirinyalah yang ikut-ikutan agama Papa nya dan dia juga mengatakan jika dirinya sudah sangat lama mengenal agama Islam hanya saja Juna masih belum memutuskan.


Tapi sekarang Juna sangat yakin jika dirinya akan menjadi mualaf, bukan hanya untuk Zhee tapi juga karena dia ingin seperti Mama dan adik nya yang juga seorang muslim.


"Tolong bantu aku untuk menjadi mualaf" kata Juna lagi.


"Apa kau sudah di sunat?" tanya Rayden dan Opa Bastian kompak.


Dan hal itu membuat Juna langsung terdiam, dia memegang junior nya lalu menatap ke arah Opa dan mertuanya yang terlihat menunggu jawaban nya dengan wajah penasaran.


Huh..


Rayden dan Opa Bastian lega mendengar nya, karena jika saja Juna menjawab dengan jawaban tidak keduanya akan langsung menghajar Juna.


Bahkan dalam otak keduanya sekarang ini sedang berpikir pekakas apa yang cocok untuk memotong tombak Juna, keduanya sangat yakin jika gunting tidak akan mempan.


.


.


.


Sedangkan di kamar Azhela masih di tenangkan oleh Oma dan Mama nya, dia masih belum menerima apa yang terjadi padanya.


Pernikahan dadakan dan semuanya, Azhela masih belum menerima kenyataan jika sekarang dirinya adalah istri dari seseorang, pria yang di bencinya.


"Jangan terlalu membenci nya, benci lama-lama jadi cinta" kata Oma Fallen.


Dia sendiri pernah merasakan nya, dulu dirinya pun memiliki salalu yang cukup menantang dimana dirinya menikah dengan pria salah ranjang nya.


"Oma!" Azhela manyun.


"Sudah, lagian Juna ganteng kalau jadi istrinya pun kamu nggak akan malu gandeng tangan nya" celetuk Syakira.


"Mama!" Azhela semakin manyun.


"Lagian kamu udah nggak perawan sayang, sudahlah Juna juga cinta sama kamu apa lagi yang harus di sesalkan?" lanjut Oma Fallen masih mencoba merayu cucu nya dengan cara nya.


"Oma! justru karena itu aku marah, dia mengambil kesucian ku tanpa seijin ku, dia menikahi ku tanpa ketiga kakak ku, tanpa keluarga besar juga aku tidak mau" sahut Azhela sewot.


Azhela memiliki pernikahan impian nya, di mana nantinya dia akan menjadi queen yang di apit oleh 9 bodyguard tampan nya, Azhela ingin menjadi princess.


"Jadi kamu hanya ingin pesta queen?" tanya Syakira.


Azhela tidak menjawab, dia terlalu kesal dan malas mengatakan apapun lagi.


"Itu bisa di atur, pernikahan megah semuanya mudah uang Papa mu sangat banyak sayang" timpal Oma Fallen.


"Hem, seperti nya kita harus menyiapkan pernikahan megah dan mewah Mom, tidak apa kehilangan banyak uang suamiku kaya" balas Syakira nampak bersemangat.


Ibu dan anak itu membicarakan tentang pernikahan, tapi tidak dengan Azhela yang kini sedang teramat kesal dan rasanya ingin meninju habis Arjuna.


Awas saja kalau dia berani menemui ku sabuk hitam ku akan aku layangkan pada dia. batin Azhela masih teramat kesal.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏