
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Byurrr !
Aldi berenang mendekati Fara yang sedang tenggelam, dengan cepat Aldi menarik Fara dari dalam air hingga sampai di tepi kolam dan Fara tidak sadarkan diri.
"Dia pasti pura-pura" kata Key.
"Ya aku sangat yakin" timpal Dion.
"Kalian pikir ini lelucon?" Aldi menatap tajam kedua remaja di depan nya.
"Ya, ini memang lelucon untuk wanita jahat ini" balas Key santai.
Aldi menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Key, tadi dia mendengar suara bersisik di dekat kolam dan saat sampai di dekat kolam benar saja Aldi melihat seseorang yang sedang tenggelam.
Dia tidak percaya ada empat remaja yang sedang berada di dekat kolam, dan mereka semua hanya diam tanpa berniat membantu.
Adli melakukan pertolongan pertama beberapa kali hingga akhirnya..
"Uhuk !"
Fara terbatuk-batuk dan mengeluarkan air dari mulutnya.
Fara menarik nafas dalam-dalam, kepala nya terasa sangat sakit, dan Aldi melihat itu dia langsung mengangkat tubuh Fara.
"Mau di bawa kemana?" tanya Dion.
"Iya, biarkan saja dia pergi sendiri" timpal Key.
Aldi yang memangku tubuh Fara tidak menjawab, dia terus melangkah menjauhi ke empat remaja itu.
Key Dion dan yang lain nya melihat itu hanya mengangkat bahu nya tak perduli, mereka memilih kembali bermain di kolam karena beberapa hari lagi mereka berempat akan taruhan.
Aldi akan membawa Fara ke kamar nya, dan sebelum dia sampai Aldi di hadang oleh Azhela.
"Fara kenapa?" tanya Azhela bingung.
"Dia tenggelam, Aku tidak apa" dua jawaban berbeda keluar dari bibir Aldi dan Fara.
"Apa? kenapa bisa" Azhela kaget.
"Dion dan Key mendorong nya" jelas Aldi santai.
"Mereka hanya bercanda" Fara mencoba menutupi nya.
"Telpon dokter" titah Azhela pada Aldi.
"Baik nona" sahut Aldi lalu pergi membawa Fara ke kamar nya.
Azhela melirik Kai yang duduk santai itu. "Apa yang di takuti Key?" tanya Azhela.
Kai masih diam, dia tidak berpikir jika Azhela sedang mengajak nya bicara.
"Hey pria dingin, jawab pertanyaan ku" kesal Azhela.
Yang mana membuat Kai melirik Azhela, lalu memberikan tanda pada halaman yang dia baca setelah itu Kai pun menutup buku nya pelan.
"Tidak ada" balas Kai santai.
Hah!
"Jangan terlalu kaku Kai, kau tau gadis manis seperti Sera tidak menyukai pria dingin, hanya gadis nakal yang menyukai mu" kata Azhela.
"Dan aku tidak perduli" balas Kai dingin, lalu kembali membuka buku nya, melanjutkan baca buku yang menjadi kesukaan nya.
Karena kesal Azhela pun pergi, dia mendekati kolam renang dan melihat sepupunya yang malah asyik main air.
"Heh anak-anak nakal, kalian apakan tenan ku!" teriak Azhela.
Ke empat remaja itu sontak melihat ke arah sumber suara, dan saat melihat itu mereka melihat Azhela yang berdecak pinggang menatap tajam ke arah mereka.
"Kami hanya bercanda" kata Key santai.
Bercanda!
"Pulang kalian!" kesal Azhela.
"Tidak, kita belum makan" sahut Dion santai.
"Setelah makan kalian pulang" kata Azhela lagi.
"Tidak bisa, setelah makan kita akan main VS" timpal Aquino.
"Hey siapa yang bilang kalian bisa di sini sepuasnya!" Azhela mengeretakan gigi nya menahan kesal.
"Bro Juna yang bilang" sahut Key, Dion dan Aquino kompak.
Sedangkan Vicky hanya diam, dia memang tidak senakal teman-teman nya meski bergaul dengan keluarga Daddy nya yang kaya raya Vicky memiliki jiwa sederhana.
"Terserah!" Azhela malas berdebat lagi.
Di kamar Fara Aldi sedang menunggu kedatangan dokter, Fara masih terlihat lemas yang membuat Aldi mengeluarkan suara nya.
"Penjahat tidak bisa berenang" cibir Aldi.
"Aku bukan penjahat" sahut Fara lemas
"Bukan, tapi setidaknya kau selalu melihat pembunuhan di depan mata mu" balas Aldi lagi.
"Lalu apa bedanya dengan mu? bukan kah kita seimbang? kamu dan suami Zhee juga sama bukan?" balik Fara yang seketika membuat Aldi diam.
Azhela mengintip dari celah pintu yang terbuka, senyuman mengembang di wajah cantiknya hingga akhirnya senyaman itu hilang, dan sebuah usapan ia rasakan di perut nya.
"Ck, membuat kaget saja" Azhela menepuk pelan tangan Juna.
"Kenapa meninggalkan aku sendirian Hem" Juna mengecup leher Azhela dengan lembut.
"Jangan seperti ini, ada sepupuku berkunjung mereka sedang berenang" kata Azhela melepaskan pelukan nya.
Juna melihat istrinya, lalu dia mengintip ke kamar Fara yang seketika membuat matanya membulat sempurna.
"Hey apa yang kalian lakukan di kamar, CK! kalau mau mesum cari hotel bukan di rumah ku membuat mata istri ku ternoda saja" cerocos Juna sambil menatap tajam pada Aldi dan Fara.
Fara dan Aldi melongo mendengar ucapan Juna, keduanya saling melirik lalu menggelengkan kepalanya.
"Amit-amit"
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏