Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Menolak



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Siang hari ini di rumah Rayden keluarga besar nya menjadi saksi Juna yang menjadi mualaf, Juna akhirnya masuk Islam setelah beberapa persiapan termasuk ustad dan saksi datang.


Dan satu hal lagi Juna juga baru tau kalau dirinya hanya menikah negara saja, bukan menikah secara agama karena kemarin dirinya masih memeluk agama berbeda.


Pada akhirnya Juna harus kembali mengucapkan ijab kabul nya di depan penghulu, dan sekarang Azhela dengan tegas menolak nya.


"Aku tidak mau, dia memperkosa ku" tolak Azhela.


"Zhee jangan KEKANAKAN" kata Syakira.


"Mama nggak tahu perasaan aku, pokoknya aku nggak mau!" tegas Azhela lalu pergi meninggalkan keluarga besar nya.


"Zhee kalian sudah terikat di negara" teriak Syakira.


"Sudahlah, jangan di paksakan biar Zhee berpikir dulu, dia masih syok" kata Rayden sambil menahan tangan sang istri.


Dia tidak mau putrinya merasa di paksa, biarkan semuanya berjalan dengan semestinya sesuai alur takdir Tuhan.


"Dad, Mom aku juga akan pulang, Mas Alex akan ke kantor" kata Syakila.


"Hem, pulanglah kak maaf karena menganggu kalian pagi-pagi " Sahut Syakira.


"Tidak apa, kau kuat aku akan mendoakan yang terbaik untuk putri kita" balas Syakila sambil memeluk adik nya.


Keduanya wanita berwajah mirip itu berpelukan cukup lama, begitupun dengan Alex yang memberikan semangat pada adik ipar nya itu.


"Kau hebat karena bisa menikahkan putri mu, aku bangga pada mu" kata Alex sambil menepuk pundak Rayden.


"Terimakasih" balas Rayden sedikit tersenyum.


Setelah kepergian Alex dan Syakila kini hanya tertinggal Opa Bastian Oma Fallen, Syakira da Rayden.


Huh..


"Ayo sayang, aku ingin tiduran sebentar" kata Opa Bastian.


Dia mengangguk karena sejak pagi tepatnya setelah selesai sholat semuanya sibuk dengan persiapan Juna yang menjadi mualaf.


Semuanya terlalu cepat dan itu cukup membuat nya sedikit migren, cucu nya menikah dalam satu malam, kenyataan perbedaan agama, semuanya itu membuat nya sakit kepala.


"Ray bawa istri mu istirahat" kata Oma Fallen, dia tau putrinya pasti sedang banyak pikiran saat ini.


Azhela masih kekeh menolak Pernikahan nya, jika semalam dia menurut karena dalam keadaan tidak sadar maka tidak dengan sekarang, Azhela tidak bisa menerima Juna.


Dia masih berpikiran jika Juna telah memperkosa nya, dan Zhee sangat menyesal untuk kesucian nya yang di ambil Juna, dia merasa milik nya di curi.


"Baik Mom" sahut Rayden yang langsung membawa Syakira ke kamar nya.


Juna yang baru selesai menelpon Aldi kembali masuk, dan dia kaget karena di rumah benar-benar sepi padahal tadi masih banyak orang.


"Kemana semua orang?" tanya Juna bingung.


Juna melihat sekeliling nya, dia pun akhirnya naik ke lantai atas dan sesampai nya dia di kamar Juna yang ingin membuka pintu menemukan jika pintunya telah dikunci dari dalam.


Juna mengetuk pintunya.


"Siapa!" teriak Azhela di dalam kamar.


Juna terdiam, Jika dia mengaku pasti istrinya tidak akan membukakan pintu untuknya, maka dari itu Juna yang melihat bibi pembantu langsung menarik bibi pembantu itu.


Tok.. tok..


"Kau tidak boleh masuk ke dalam kamarku!" teriak Azhela di dalam kamar yang menduga jika sosok yang menutup pintu itu adalah Juna.


"Nona, ini saya bibi mau mengambil pakaian kotor" ucap pelayan.


Dia mendapatkan tip dari Juna yang membuat dirinya mau melakukan perintah Juna.


"Oh, bentar" Azhela yang ada di dalam kamar langsung menarik seprainya.


Dia terdiam sebentar melihat noda darah di seprainya yang membuat dia langsung mengepalkan tangan nya.


"Awas kau Arjuna! aku akan membuat hitungan denganmu" ucap Azhela dengan wajah kemarahannya.


Azhela memasukkan spreinya dan bajunya yang ada di keranjang, lalu dia berjalan mendekati pintu dan membuka kunci pintunya.


"In__" ucap Azhela terpotong karena Juna mendorongnya sehingga Azhela hampir terjatuh.


"Maaf" kata Juna sambil menahan pinggang istrinya.


"Lepaskan! kau menjijikan" kesal Azhela.


Bibi pembantu tidak mau terkena masalah Ia pun akhirnya berjalan pergi meninggalkan pasangan pengantin baru itu, sedangkan Juna yang di kamar dia langsung mengunci pintunya dan membuang kuncinya ke ke atas almari.


"Kau!" Azhela menatap tajam Juna.


"Aku ingin menjelaskan semuanya agar kau tidak semakin marah padaku, Zhee beri aku kesempatan untuk menjelaskan" kata Juna memohon.


Azhela menutup telinga nya, pertanda jika dirinya tidak mau mendengar semua omong kosong yang keluar dari mulut Juna, dan melihat itu Juna merasa kesal karena Azhela sama sekali tidak mau mendengarnya.


"Zhee dengarkan aku__" ucap Juna terpotong.


"Kau memperkosa ku, aku membenci mu dan dengan tegas menolak pernikahan ini" teriak Azhela.


Juna menatap tajam Azhela, dia menarik Azhela dan langsung mencium bibir Azhela dengan kasar.


Hal itu tentu membuat Azhela melotot, dia langsung menggigit bibir Juna hingga membuat Juna meringis karena bibirnya berdarah.


"Aku suami mu, kau harus menuruti keinginan ku termasuk melayaniku!" tegas Juna dengan wajah marah nya.


"Dan aku tidak sudi di sentuh pria mesum seperti mu, kau bajingan!" teriak Azhela.


"Oke jadi kau ingin yang memperkosa mu adalah Kevin? mafia keji yang selalu membunuh anak-anak yang tidak berdosa itu" Juna sudah hilang kesabarannya.


A-apa?


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏