
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Seperti yang di rencanakan Azhela membawa Fara jalan-jalan, keduanya menonton belanja dan makan bersama di Mall.
Sedangkan Juna karena tidak mau sendirian dia memilih bekerja di rumah, tidak hanya itu Juna juga mengajak Aldi untuk membantu nya karena pekerjaan nya banyak.
"Zhee ini terlalu banyak aku merasa ini berlebihan" Fara masih merasa tak enak dengan perhatian Azhela pada nya.
"Far diamlah, kau terlalu cerewet membuat aku kesal saja" sahut Azhela kesal.
"Tapi Zhee aku benar-benar merasa sungkan untuk mendapatkan kebaikan mu" balas Fara lagi.
"Lalu aku harus apa? apa kamu mau aku menggoreskan nama ku di paha mu dengan pisau lagi?" tanya Azhela dengan wajah santainya.
Fara terdiam lalu sedetik kemudian dia menggeleng pelan, Azhela melihat itu tersenyum lalu menepuk pelan pundak Fara.
"Santai saja, jangan merasa tak nyaman dengan ku kita sahabat dan aku hanya memperlakukan mu sebagai sahabat, dan dalam persahabatan kita di larang pelit" lanjut Azhela lagi.
"Terimakasih Zhee" ucap Fara lagi-lagi hanya itu yang bisa dia ucapkan.
"Astaga sudahlah" Azhela malas mendengar kata terimakasih itu.
"Zhee aku akan menjadi pelindung mu" Fara memeluk Azhela.
"Oh no, lepaskan aku jangan lebay seperti ini Far, aku tau aku baik tapi aku tidak suka di peluk" kata Azhela.
"Baiklah" Fara melepaskan pelukan nya.
Setelah itu keduanya pun langsung pulang, ada supir yang menunggu dan itu sebenarnya tidak Azhela inginkan, adanya supir membuat Azhela tidak bisa lama-lama di Mall karena kasihan pada supir yang kelamaan menunggu.
Di perjalanan Azhela melihat rujak di pinggir jalan, ia langsung meminta supir untuk berhenti.
"Pak aku mau rujak pokok nya yang asam-asam" kata Azhela terlihat antusias.
"Far kamu mau?" tanya Azhela melirik Fara.
"Tidak, aku sedang berhenti makan pedas" balas Fara.
"Oh oke, ya udah berarti cuman satu ya" Azhela mengeluarkan uang 100 ribu.
"Sisanya buat bapak" lanjut Azhela sambil memberikan selembar uang berwarna merah.
"Baik nona" supir pun akhirnya keluar setelah mendapatkan uang dari Azhela.
Setelah beberapa menit supir datang dan membawa rujak, Azhela terlihat sangat antusias melihat makanan yang sangat di inginkan nya.
Fara melirik Azhela yang makan rujak, dia merasa ngilu melihat rujak yang di penuhi buah asam itu.
"Zhee itu sangat masam" Fara menelan ludahnya sendiri melihat Azhela yang makan rujak.
"Ini sangat enak" sahut Azhela sambil makan rujak.
"No, aku suka rasanya apalagi kedondong muda ini sangat enak ya meski sedikit asam" balas Azhela lagi yang membuat Fara geleng-geleng kepala.
Tak lama kemudian mobil pun sampai, Azhela turun dengan tangan yang masih membawa rujak, dan mulut yang tidak berhenti mengunyah.
Hal itu tentu saja mengundang wajah bingung Juna, dia melihat istrinya yang makan rujak pedas di tambah buah yang masam.
"Honey apa tidak masam?" tanya Juna merasa ngilu sendiri.
"Apa sih dari tadi perasaan yang nanya gitu-gitu aja" sewot Azhela sambil duduk di sofa.
Azhela melihat ke sebrang di mana dia melihat Aldi yang dia suruh membantu Fara membawakan barang-barang belanjaan Fara yang di belikan Azhela.
"Apa menurut kamu Fara dan Aldi cocok honey?" tanya Azhela.
"Apa kamu berniat menjodohkan nya honey?" tanya balik Juna.
Azhela menaikan kedua bahu nya ke atas.
"Entahlah tapi aku rasa Aldi sudah pantas punya istri" jelas Azhela santai.
"Dia memang sudah beristri" sahut Juna lagi..
Apa!
Uhuk-uhuk !
Azhela langsung terbatuk-batuk mendengar ucapan suaminya, Juna dengan cepat memberikan minum pada istri nya.
"Pelan-pelan makan nya" kata Juna.
"Ini salah mu, kenapa membuat aku kaget" Azhela menyalahkan suami nya.
"Ya, ini salah ku" Juna menerima tuduhan itu.
Azhela minum dan setelah merasa nyaman Azhela pun langsung melirik suaminya dengan wajah yang penuh sejuta pertanyaan.
"Kenapa?" tanya Juna melihat pandangan aneh sang istri.
"Aku penasaran dengan ucapan kamu tadi, apa benar Aldi sudah beristri?" tanya Azhela sambil kembali makan rujak lagi.
"Ya, dulu Aldi akan menikah tapi itu tidak terjadi karena calon istrinya selingkuh dengan pria tua kaya" jelas Juna.
Azhela mangut-mangut mendengar kan penjelasan suaminya.
"Syukurlah, itu tanda nya Fara punya kesempatan menikahi asisten kesepian itu" kata Azhela santai.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏