Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Berkumpul



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Siang hari nya Syakira dan Rayden beserta keluarganya sudah berkumpul di rumah nya, mereka menunggu Azhela yang masih belum bangun dari tidur nya.


Semalaman mereka tak tidur tepatnya setelah mendengar jika Azhela akan mengeluarkan jantung nya, mengembalikan jantung itu kepada kakak pemilik jantung nya.


"Apa yang Zhee makan kenapa dia tidak kunjung bangun" Opa Bastian terlihat gusar.


Setelah mendengar kabar keputusan Azhela mereka benar-benar syok, dan langsung ke rumah Rayden dan Syakira.


"Itu lebih baik Dad, aku harap Zhee lupa dengan apa yang dia katakan tadi malam" balas Syakira.


Membayangkan kehilangan putri nya itu membuat Syakira tidak bisa berhenti menangis, membuat Syaka dan Syakila memeluk adik nya itu.


"Jangan sedih, Zhee tidak akan benar-benar pergi" kata Syaka di angguki Syakila.


Rayden masih terlihat cemas, Alex dan Syaka mencoba menenangkan ipar nya itu, bukan hanya Rayden yang takut kehilangan Azhela mereka juga sangat takut.


"Punya banyak uang, suruh aja orang buat bunuh si Arjuna dengan begitu urusan selesai bukan?" celetuk Kai santai.


Dan sontak saja mengundang tatapan tajam dari semua orang, tapi Kai yang di lihat malah terlihat bodo amat, dia memang paling bar-bar.


"Masalah polisi kan gampang biar jadi urusan Opa, lagian kalau diam kaya gini kan nggak guna banget" sekarang bukan Kai yang berbicara melainkan Leon.


Kai dan Leon memang satu pemikiran, dan keduanya masuk ke geng Anka nakal di keluarga Bastian dengan Azzam dan Azriel juga queen Zhee.


Tidak dengan Azmi, Verrel, Dion, Key dan Ken yang sama-sama pendiam dan orang nya sangat santai juga tenang.


"Ck. benar-benar mirip Bastian" Opa Gibran yang ada di rumah itu menggelengkan kepalanya, mendengar ide gila Kai cucu nya.


Dia beruntung karena yang menurun sikap besan nya hanya satu, yaitu Kai sedangkan Key dan Ken tidak ikut-ikutan memiliki sifat bar-bar keluarga Bastian.


"Sudah, jangan bahas yang aneh-aneh yang harus kita pikirkan sekarang adalah Zhee, bagaimana kalau Zhee kekeh mau oprasi pencabutan jantung" Oma Fallen yang diam saja membuka suara nya.


Oma Hana mendekati teman sekaligus besan nya itu, lalu keduanya berpelukan karena kesedihan ini bukan hanya di rasakan keluarga Bastian saja tapi juga orang terdekat nya.


.


.


.


"Astaga aku kesiangan" Azhela memijat lehernya yang terasa berat.


"Harusnya aku oprasi sekarang tapi aku telat bangun" lanjut Azhela lagi.


Karena rasa pusing di kepala nya Azhela memilih mandi, 10 menit berlalu Azhela sudah keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di dada dan menutupi sampai paha nya.


Azhela mulai berpakaian dia tidak memiliki daya untuk merias wajah nya, tapi karena ini hari terakhir dirinya hidup Azhela memilih make up tipis-tipis dia ingin terlihat cantik agar semua orang terdekat nya mengingat nya dengan wajah cantik nya.



Azhela memotret penampilan nya, dia memakai pakaian biasanya agar keluarga nya merasa Azhela sedang pergi ke kampus, bukan pergi untuk selama-lamanya.


"Aku pasti bisa" ucap Azhela memegang dada nya.


Sebelum keluar dari kamar nya Azhela teringat akan ketiga kakak nya, dia langsung menyalakan ponselnya yang menang dari semalaman dia matikan karena tidak mau melihat kesedihan kakak-kakak nya.


Kak Azmi.


"Jangan lakukan itu Zhee, kakak tidak akan bisa kehilangan mu karena kamu separuh dari kehidupan kita, queen kesayangan kita"


Kak Azriel.


"Aku akan bunuh si Juna sialan itu, Zhee dengarkan kakak jangan lakukan kebodohan itu tenang saja masalah si Juna itu urusan kakak, kamu hanya perlu berjanji untuk hidup panjang queen kesayangan kita"


Kak Azzam.


"Kunci kamar mu sayang, Kakak tidak akan membiarkan kamu pergi dengan cara menyakitkan, tetap berada di rumah Zhee jangan melangkah keluar sedikitpun karena kamu hidup kami, queen kesayangan kita"


Kak Verrel.


"Ikuti kata hati mu girls, jangan lupa jika kita punya Tuhan, kamu akan baik-baik saja karena kamu anak baik, love girls"


Azhela menetaskan air mata nya membaca pesan yang di kirimkan kakak-kakak nya, dan jangan lupakan ratusan panggilan yang tidak terangkat dari kakak-kakak nya yang membuat Azhela terharu.


"Kalian sangat berharga untuk ku, terimakasih untuk semuanya. I love Twins, love so much" ucap Azhela sambil memeluk laptop nya.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏