Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Ikut ke kantor



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Beberapa hari ini seolah menjadi hari kebebasan untuk segala hal, kebencian dari dua sisi sudah mulai menipis karena Kevin dan keluarga nya sudah mendapatkan balasan atas perbuatannya.


Kevin sudah menyerahkan dirinya ke kantor polisi, Minggu depan sidang perdana kasus Kevin akan di lakukan, dan Fara berharap ada keringanan untuk sang kakak.


Juna juga perlahan-lahan melepaskan dendam nya, sekarang yang dia inginkan hanya satu yaitu membahagiakan Azhela, istri tercinta nya.


Selain itu Juna juga sedang sibuk dalam belajar agama, dia ingin menjadi suami dan imam untuk istri dan anak-anaknya nanti.


"Bangun"


"Lima menit lagi"


"Ini sudah jam 4 sayang, ayo bangun" bisik Juna lagi.


Tangan Juna membelai wajah Azhela dengan lembut, dia sedang membangunkan istri tercinta nya.


"Jam 4m" tanya Azhela tanpa membuka matanya.


"Ya, sudah jam 4 yuk mandi kita sholat berjamaah" lanjut Juna lagi.


Azhela membuka matanya, dia melihat wajah suaminya yang tengah menatap dirinya, dan seketika pipi nya memerah karena Azhela melihat dada polos suaminya.


Tuhkan dag dig dug lagi, ini Om-om kenapa sih hobby nya bikin jedag-jedug terus. batin Azhela yang pipi nya sudah memerah.


"Kenapa? mau lagi?" tanya Juna tersenyum menggoda.


"Nggak" sahut Azhela sewot.


"Yakin, tapi tangan nya ko malah gerak di perut aku sih" Juna menaikan sebelah alisnya ke atas.


Dan Azhela yang mendengar ucapan suaminya seketika langsung melepaskan tangan nya, dalam hatinya dia menggerutu kesal.


Pantas saja keras, ternyata hilih.. batin Azhela merinding.


Tadi malam keduanya memang menyatu, dan seperti biasnya Azhela akan terbangun tanpa busana karena suaminya selalu membuat nya lemas tak berdaya.


"Kemana?" tanya Juna saat melihat Azhela berdiri.


Azhela yang sudah berdiri itu melirik pada suaminya.


"Mandi lah" sahut nya santai.


"Ck, mandi bersama" kata Juna ikut berdiri dan memeluk pinggang istrinya.


"Jangan mesum, tadi malam sudah gali terus" kata Azhela memperingati.


"Gali nya belum dalam sayang jadi harus tiap hari" balas Juna santai.


Azhela tidak menjawab karena dia tau ujung-ujungnya akan sampai ke arah mana, keduanya masuk ke dalam kamar mandi dan memilih mandi bersama.


Tidak ada gairah panas, Juna menahan keinginan nya karena sebentar lagi adzan subuh, dan setelah selesai mandi keduanya pun langsung sholat berjamaah.


Cup..


Juna mengecup kening istrinya setelah Azhela mencium punggung tangan nya.


"Istri Sholehah ku" ucap Juna sambil tersenyum.


"Sholeh suami ku" balas Azhela nyengir.


Membuat Juna yang mendengar nya memutar bola matanya malas, dan Azhela yang melihat itu hanya mengangkat bahu nya ke atas tak perduli.


Keduanya sudah kembali ke kamar nya.


"Enggak, lagi nggak ada jadwal" balas Azhela.


"Ikut ke kantor yuk" ajak Juna.


"Ngapain?" tanya Azhela bingung.


"Temenin aku kerja lah" sahut Juna lagi.


Azhela melirik suaminya lalu menggelengkan kepalanya.


"Nggak ahk, males" kata Azhela santai.


Juna memeluk pinggang istrinya, tangan nya sudah naik ke dalam kaos yang di pakai istrinya, Juna memainkan putting nya.


"Sttt" Azhela merinding saat tangan suaminya mulai nakal.


"Ikut ya, ya" kata Juna sambil menciumi leher Azhela.


Uh..


Azhela semakin lemah jika Juna sudah sampai seperti ini, tangan Juna selalu berhasil membuat Azhela tidak bisa menolak kenikmatan yang di ciptakan suaminya.


Munafik ya itu Azhela akui, Azhela tidak mencintai Juna tapi dia selalu candu akan sentuhan suaminya, sebenarnya bukan tidak tapi lebih tepatnya nya Azhela belum mencintai Juna.


"Juna" Azhela memejamkan matanya saat tangan nakal suaminya turun ke perut nya.


"Stttt, Juna.." panggil Azhela tidak tahan.


Juna tersenyum menyeringai, dia senang karena istrinya sudah terangsang dengan kenakalan tangan nya.


"Panggil aku sayang, ayo" ucap Juna sambil memasukan tangan nya ke celana istri nya.


Azhela semakin tidak terkendali, tubuhnya menggeliat tak tahan akan kenakalan tangan suaminya yang tidak bisa diam.


"Honey, aku mau.." akhirnya Azhela meminta nya.


"Apa? aku tidak dengar" sahut Juna dengan senyuman nya.


"Oh shiiittt, jangan membuat ku tersiksa, aku sudah tak tahan" Azhela langsung membalikan badan nya dan mencium bibir Juna.


Hemph..


Juna tersenyum dalam ciuman nya, Azhela selalu menjadi tak terkendali setalah Juna memberikan rangsangan kecil itu.


"Maaf honey tapi aku masih ingin bermain-main, aku masih ingin membuat mu menggila" kata Juna dengan tawa kecilnya.


"Oh tidak, aku mau sekarang! puaskan aku." Azhela mengereng kesal karena Juna malah menyiksa nya.


Dan Juna tidak perduli, dia terus melakukan rangsangan nya sampai akhirnya Azhela sudah benar-benar tidak tahan lagi.


"Oke, oke aku mengalah aku mau ikut ke kantor, aku akan menemani mu bekerja, puas!"


"God girls"


Juna tersenyum, dan setalah itu mulai melancarkan aksi nya untuk memuaskan istri kecilnya.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏