
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Di rumah Kevin melihat kepulangan Fara tentu memiliki banyak pertanyaan, apalagi setelah beberapa jam ini Fara hanya diam tanpa mengatakan apapun.
Fara hanya melihat gelagat kakak nya, dalam hati nya dia merasa marah karena sahabat dekat nya meninggal karena ulah kakak nya.
"Jika sakit katakan pada ku" kata Kevin membuka suara.
Saat ini keduanya sedang makan dan Fara hanya diam tak berniat membalas pertanyaan kakak nya, sampai akhirnya dia selesai makan.
"Duduklah di sofa, ada yang harus kakak jelaskan" kata Kevin lagi.
"Oke" untuk kali ini Fara menjawab meski hanya singkat.
Kevin dan Fara duduk di sofa yang sama, sejak meninggal nya sang Mama keduanya selalu bersama, dan tinggal bersama Oma nya dan Om nya.
Masa kecil Kevin tidak menyenangkan tapi tidak dengan Fara yang bisa menikmati hidup enak karena hasil kerja keras Mama dan Om dan Oma nya.
Mereka menjadi tim untuk menculik anak dan memperjual belikan organ, Kevin tidak terlalu banyak tahu akan awal dari kejahatan keluarga nya yang jelas dia hanya melanjutkan yang sudah ada, itupun baru 7 tahun belakangan ini.
"Celine meninggal adalah karena ulah nya sendiri" jelas Kevin.
"Ya dan kakak memperko*a nya" ucap Fara dingin.
"Hem, kakak mengakuinya itu kesalahan kakak" balas Kevin.
Tiba-tiba Kevin kembali teringat akan Celine.
Flashback On.
"Kau mau apa?"
"Aku? mau memperkoosa mu"
A_apa!
"Jangan, aku mohon jangan lakukan itu"
Celine yang tangan nya di ikat menatap takut pada Kevin, dia memejamkan matanya berkali-kali karena Kevin saat ini benar-benar mabuk.
"Sadar lah, aku mohon" Celine sangat takut.
"Aku menyukai 40B mu, sangat besar dan menggoda ku" ucap Kevin dengan wajah penuh gairah nya.
"No" kata Celine menggelengkan kepalanya saat Kevin yang sudah telanjang bulat itu naik ke atas tubuh nya.
Kevin yang kehilangan kesadaran nya tidak memperdulikan wajah takut Celine, dengan santai dia meraba perut Celine dan naik ke atas hingga tertahan di bagian dada Celine.
Grepp..
Kevin meremaaas dada Celine yang sangat besar itu, dan setalah puas dengan dada Celine Kevin langsung merobek baju yang Celine pakai hanya dengan satu tarikan saja.
"Jangan aku mohon, hikss sadarlah aku mohon jangan melakukan nya" teriak Celine meronta meminta di lepaskan.
Terlambat Kevin sudah melakukan apa yang sangat dia tahan selama ini, Kevin mengambil kesucian Celine dan dia melakukan semua berkali-kali karena dia menyukai tubuh Celine.
Kevin yang kehilangan kesadaran nya langsung ambruk setelah dia merasa puas, Celine masih menangis dengan nafas nya yang memburu.
"Kamu jahat" Isak Celine.
Hari-hari berikutnya Kevin selalu menyetubuhi Celine, dia bahkan sudah merasa jika Celine adalah candu nya tapi berbanding terbalik dengan Celine yang merasa jijik karena dia hanya di anggap sebagai pemuas untuk Kevin.
Hingga pada hari ke lima Celine sudah bosan, dia meras hidupnya kotor Celine selalu merasa di hantui rasa bersalah pada Azhela dan sekarang dia malah mendapatkan hinaan di tubuh nya, dia merasa sangat kotor.
"Pakai ini, nanti malam kita akan pergi" kata Kevin melemparkan baju seksi.
"Lepaskan tangan ku dulu, aku ingin berdandan sendiri" kata Celine.
Tanpa curiga Kevin melakukan nya, niat nya malam ini Kevin akan memberikan kejutan untuk Celine.
Celine sempat menuliskan sedikit cerita akan apa yang dia rasakan, termasuk pemerkosaan itu di dalam buku.
Hingga pada makan harinya Celine yang sedang mandi memilih menyayat nadi nya sendiri, hal itu Celine lakukan karena dia tidak ingin hidup dan menurutnya lebih baik mati di bandingkan hidupnya hanya untuk menjadi wanita kotor.
"Maafkan aku Zhee, Mama Papa maafkan aku" kata-kata itu terus keluar dari bibir Celine hingga akhirnya dia menutup mata di dalam air yang sudah berubah menjadi merah darah.
Malam harinya Kevin sudah siap dengan pakaian nya yang keren, dia akan melamar Celine karena Kevin tidak ingin Celine merasa kotor.
Kevin tidak mencintai Celine karena dia hanya mencintai Azhela, tapi meski begitu Kevin sangat yakin untuk menikahi Celine.
Flashback Off.
"Aku ingin melamar nya, bahkan aku sudah menyiapkan makan malam indah untuk dia" ucap Kevin dengan pandangan menerawang nya.
"Tapi yang kakak lakukan itu salah, jika tidak mencintai Celine seharusnya kakak tidak memberikan harapan, dan bukan hanya itu saja kakak memperkosa nya tidak kah kakak tahu senakal-nakal nya Celine dia selalu menjaga virgin nya, dia tidak senakal yang orang bayangkan" Fara terisak mengingat dirinya adalah satu-satunya orang yang tahu akan Celine.
"Maaf" hanya kata itu yang keluar dalam bibir Kevin.
"Itu saja tidak cukup kak, Celine mati karena kakak dan apa yang di lakukan kakak? kakak hanya kabur" untuk pertama kalinya Fara menatap kakak nya dengan wajah kecewa.
Kevin memang meninggalkan Celine di rumah itu karena dia tidak sanggup melihat Celine yang mati karenanya, maka dari itu Kevin hanya menghubungi keluarga Celine.
"Zhee bilang dia akan melupakan semua nya, pergilah kekantor polisi kak dan aku juga akan melakukan hal yang sama, aku akan mengabdi pada Zhee dan keluarga nya" jelas Fara.
"Jika ada yang harus di hukum itu bukan kamu Far" Kevin tak setuju dengan ucapan adik nya.
"apa yang di lakukan keluarga kit sudah melebihi batasan nya kak, kita tidak bisa terus bersembunyi karena kebenaran selalu menang" lanjut Fara dan Kevin hanya diam tak mampu berkata-kata.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏