Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Sikap manis



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Ke 5 sepupu Azhela pulang saat telah makan malam, Azhela menghela nafas lega karena sumber kekesalan nya sudah pergi.


"Cape?" tanya Juna melihat wajah istrinya yang kelelehan.


"Tidak, hanya saja kepalaku rasanya migren" balas Azhela sambil memejamkan matanya.


Juna menarik pinggang Azhela ke pelukan nya dan setelah itu dia memangku tubuh Azhela.


Azhela tidak berontak dia memang sangat lelah karena Key dan Dion tidak bisa diam selalu membuat ulah di manapun mereka berada.


Juna menaiki tangga dengan Azhela yang ada di pangkuan nya, Azhela memejamkan matanya dan tanpa ragu dia melingkarkan tangannya ke leher sang suami.


Setelah sampai di kamar Juna pun langsung merebahkan tubuh istrinya ke tempat tidur, Azhela langsung merentangkan tangan nya dan kaki nya bergerak-gerak tak bisa diam.


"Hah lega nya" ucap Azhela sambil memeluk guling nya.


Juna melihat itu hanya tersenyum kecil, dan Juna menjadi teringat akan sosok Jelita adiknya yang selalu melakukan hal yang sama saat di dalam kamar.


"Kemarilah" kata Azhela matanya melihat ke arah suaminya yang berdiri saja.


"Tidak, tidurlah aku akan bekerja" kata Juna yang sudah banyak tidur.


Azhela menaikkan sebelah alisnya ke atas, matanya menatap suaminya dengan tatapan penuh mengintimidasi.


"Jangan-jangan mau Vidio call sama cewek" tuduh Azhela.


"Ya itu kau tau" sahut Juna memutar bola matanya malas.


Juna aneh kenapa istrinya selalu mengeluarkan pertanyaan yang aneh-aneh dari mulut nya, tapi mengingat Azhela masih 18 tahun Juna pun tak lagi heran, apalagi Azhela adalah keturunan Bastian.


"Tuh kan! kemari cepat" kesal Azhela matanya melotot karena kesal.


Huh..


Mau tak mau Juna pun mendekati Azhela dan duduk di dekat istrinya, Azhela melihat itu dia langsung memeluk pinggang suaminya.


"Tumben, biasnya nggak mau" kata Juna melihat Azhela yang memeluk pinggang nya posesif.


"Kenapa? risih" Azhela melepaskan pelukan nya.


"Astaga" rasanya Juna ingin menjambak rambutnya kasar.


"Apa!" Azhela menatap sebal suaminya.


Tidak banyak bicara Juna langsung merebahkan tubuhnya dan membawa tubuh Azhela ke pelukan nya.


Azhela tersenyum, dia membalas pelukan itu dan bukan hanya itu saja bibir Azhela juga menciumi dada suaminya.


"Tidurlah" kata Juna sambil mengusap kepala istrinya lembut penuh sayang.


"Aku belum mengantuk" kata Azhela masih menciumi dada Juna yang wangi nya khas itu.


"Baiklah, lakukan apapun yang kamu mau" tidak mau banyak komentar Juna memilih jalan aman.


Azhela menciumi dada Juna langsung naik ke atas, dia dengan senang menciumi leher Juna dan ciuman itu benar-benar membuat Juna merinding.


"Jangan cium leher, cium dada saja" kata Juna.


"Tidak mau" sahut Azhela masih menciumi leher suaminya.


Azhela menghentikan kegilaan nya, lalu menatap wajah tampan suaminya tangan nya terulur untuk meraba wajah Juna, dan sentuhan itu membuat jantung Juna berdebar kencang.


Tangan Azhela masih sibuk mengusap pipi, bibir, kelopak mata, dan juga hidung, semuanya tak Azhela lewatkan, untuk sementara dia merasa nyaman melakukan nya.


"Kamu sangat tampan, honey" puji Azhela.


"Terimakasih" balas Juna kikuk.


Dia ingin tau apa lagi yang akan di lakukan Azhela, apalagi tangan Azhela masih belum berhenti mengusap bibir nya.


Cup..


Azhela mencium singkat bibir suaminya, Juna hanya diam dan dia semakin di buat penasaran dengan apa yang akan istri kecilnya lakukan.


"Seperti nya aku mencintaimu" lanjut Azhela.


"Terimakasih" balas Juna lagi.


Azhela menatap suaminya, dan setelah itu ia kembali mencium bibir suaminya singkat.


"Apa kamu sangat mencintai ku?" tanya Azhela.


Juna mengangguk cepat.


"Sangat, aku sangat mencintaimu" balas Juna sambil tersenyum.


"Astaga jangan tersenyum, kau tau aku hampir pingsan melihat senyuman manis itu" kekeh Azhela sambil mencium singkat bibir Juna lagi.


Dan untuk kali ini Juna merasa merinding, sikap Azhela yang tiba-tiba manis benar-benar membuat Juna merasa aneh, dia merasa Azhela yang ada di depan nya bukan lah Azhela istri nya.


"Kenapa menatap ku seperti itu? Hem" tangan Azhela terulur untuk mengusap lengan kekar suaminya.


"Apa kamu sedang menggoda ku?" tanya Juna.


Azhela menggelengkan kepalanya, lalu dia memeluk Juna dan setelahnya itu Azhela kembali diam.


"Apa kamu tidur honey?" tanya Juna sambil mengusap punggung istrinya.


"Tidak" sahut Azhela singkat.


"Lalu?" tanya Juna lagi.


Azhela melepaskan pelukan nya dia mengadahkan pandangan nya untuk menatap wajah tampan suaminya.


"Jangan bosan dengan sikap ku, karena aku sudah nyaman dengan dirimu" ucap Azhela sambil tersenyum.


"Oh honey itu tidak akan pernah, aku akan selalu bersama mu, I love you" Juna menghujani wajah Azhela dengan banyak kecupan.


"I love you too, mari melakukan nya aku ingin di atas" balas Azhela yang membuat Juna tersenyum senang.


"Aku ingin kau menungging" kata Juna yang membuat Azhela nyengir.


"Apa itu gaya baru?" tanya Azhela polos.


"Gaya lama tapi belum pernah kita coba" sahut Juna dan memberikan ciuman sebagai pemanasan.


🌹


Maaf telat up, seharian ini aku sibuk banget sampai lupa nulis 🙏


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏