
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Dua hari Juna dan Azhela menghabiskan waktu nya untuk jalan-jalan, keduanya seperti kembali merasakan rasanya pacaran dengan status yang sudah halal.
Tapi semua itu hanya bertahan sebentar, Azhela dan Juna kini sudah kembali pulang ke kota nya begitupun dengan kedua Asisten Juna dan Azhela.
Sejak pulang dari new York Aldy dan Fara memperlihatkan wajah aneh nya, apalagi gerak gerik keduanya yang sangat terlihat jika keduanya memperlihatkan perubahan banyak seolah new York mengubah keduanya.
"Fara Aldy ada di depan, bisakah bantu tolong buka pintu" ucap Azhela yang baru turun.
"Emm, Zhee bukan kah dia bisa membuka pintu sendiri?" Fara nampak terlihat aneh.
Tapi Azhela pura-pura tidak sadar, dia memilih duduk berlalu ke dapur tentunya untuk mengambil minum untuk suaminya.
"Fara cepat bukain, jangan lupa bikinin coffe juga! ingat yang enak biar calon suami senang" teriak Azhela di dapur.
Membuat Fara yang mendengar nya menghela langsung nafasnya panjang,
"Calon suami? yang benar saja aku menikahi pria 30 tahun lebih" gumam Fara menggelengkan kepalanya.
Karena tidak ada pekerjaan lagi Fara pun akhirnya berjalan ke arah pintu, meski dengan wajah lesu dan malas.
Ceklek..
Pintu terbuka dan benar saja ada Aldy yang baru turun dari mobil nya.
Ck, Zhee benar-benar menyebalkan dia bilang Aldy sudah di depan tau nya baru sampai. gerutu Fara sambil melihat Aldy.
Aldy melihat Fara yang berdiri di ambang pintu, dia mengerutkan keningnya aneh karena tidak biasanya Fara mau membukakan pintu untuknya.
Biasanya yang membukakan pintunya adalah bibi pembantu, tapi itu sebenarnya bukan masalah besar karena entah kenapa Aldy merasa suka melihat Fara di pagi hari.
Apa dia baru bangun tidur, pakaian nya masih campang-camping seperti itu, benar-benar terlihat seperti ibu-ibu. batin Aldy dengan sudut bibir nya yang terangkat sedikit.
Aldy berjalan mendekati Fara dan di saat bersamaan juga Fara langsung pergi, dia pergi ke dapur karena harus membuatkan coffe untuk Aldy.
Di dapur Fara terlihat salah tingkah, bahkan Fara sampai tak sadar jika dia salah memasukkan gula, tapi yang dia masukkan adalah garam.
Setelah selesai Fara langsung pergi ke ruang tamu, tentunya dengan membawa nampan berisi coffe yang di buatnya.
Tanpa mengatakan apapun Fara menyimpan coffe nya, lalu dia berbalik tapi baru saja dia akan melangkah langkah Fara terhenti karena suara Aldy.
"Kemana? duduk dan temani aku di sini" ucap Aldy dingin.
Apa seperti ini cara seorang pria mendekati wanita, benar-benar tidak romantis. batin Fara.
"Duduk saja Far, jangan malu-malu nanti kalau nyaman kan bisa lanjut" celetuk Azhela yang turun bersama sang suami.
Juna dan Azhela mendekati Fara dan Aldy, keduanya nampak terlihat canggung saat kedatangan Juna dan Azhela.
"Minum Al, nanti keburu dingin kopi nya" titah Juna.
"Baik tuan" Aldy langsung mengambil cangkir berisi coffe nya.
Aldy mulai minum tapi baru beberapa detik tiba-tiba Aldy melotot dan reflek menyemprotkan coffe dalam mulut nya.
Weeekk
"Coffe apa ini, asin banget" Aldy langsung meminum air putih yang ada di meja.
Azhela dan Juna melihat itu langsung saling melirik, dan keduanya tertawa karena merasa lucu.
"Wah sepertinya ada yang mau kawin nih" celetuk Juna.
Bukk !!
Azhela memukul pelan lengan suaminya.
"Bukan kawin sayang, tapi nikah" timpal Azhela sambil melirik Fara dengan wajah menyebalkan nya.
Fara yang di lirik nampak salah tingkah, dia mengutuki kesalahan nya yang salah memasukkan gula, tapi malah garam yang dapat dia masukkan.
Kenapa aku jadi oon begini sih, kelihatan banget kan sekarang kalau aku salah tingkah. gerutu Fara sambil menggigit bibir bawahnya.
"Aku siapin sarapan dulu sayang, biar nggak canggung" kata Azhela membawa Fara ke dapur.
Meninggalkan Adly dan Juna yang masih di tengah ruang tamu.
"Kau yakin tidak menyukai nya? yang aku lihat kalian mulai dekat" ucap Juna bertanya.
"Apa anda sudah malas jadi CEO tuan? ingin menjadi pak comblang? atau membuka jasa biro jodoh?" balas Adly dingin.
"Ck, kau memang terlalu serius, pantas saja jomblo karatan" kesal Juna lalu berlalu pergi ke meja makan.
Aldy ikut ke meja makan, dalam hati dia menggerutu karena Fara memberikan nya coffe asin.
"Apa dia sengaja memasukkan garam bukan gula, jika benar awas saja aku akan membalas nya" batin Aldy kesal.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏