
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Azhela masuk ke kamar yang di tempati Fara dengan membawa piring yang berisikan makanan, diantaranya ayam geprek dan tumisan.
Saat masuk Azhela melihat Fara yang tatapan nya langsung tertuju pada nya, dan bukan nya takut Azhela malah semakin berani mendekati Fara.
"Makanlah, maafkan suamiku yang membuat mu kelaparan" kata Azhela.
"Aku tidak butuh makanan itu" ketus Fara.
"Kau memang tidak butuh makanan, tapi perut mu membutuhkan makanan ini" tegas Azhela sambil menyimpan piring itu di lantai.
Setelah itu Azhela pun membuka ikatan di tangan dan kaki Fara, dengan santai Azhela duduk di lantai dan bersandar di pinggiran ranjang.
Fara melihat itu, dia masih terlalu gengsi untuk menerima makanan itu sehingga Fara hanya diam, meski pada kenyataannya saat ini dia sedang kelaparan.
Ego nya yang ingin bebas membuat Fara berontak, selain ingin bebas dia juga takut mati apalagi kesalahan yang di perbuat keluarga nya memang sangat gila.
"Bawa piring itu, aku tidak akan makan sebelum kalian melepaskan ku" kata Fara kekeh.
"Oh benarkah? baiklah aku akan makan sendiri saja, sayang sekali makanan enak di buang" ucap Azhela sambil mengambil piring nya.
Azhela dengan santai memakan makanannya, dia sengaja melakukan itu karena ingin membuat Fara kesal.
"Astaga geprek nya sangat enak" kata Azhela dengan senyuman sumringah nya.
Glekkk !
Fara yang mendengar makanan kesukaan nya itu merasa lapar barat, dia melirik Azhela yang sedang makan dan sekali lagi dia hanya bisa menelan ludahnya lagi.
Gengsi nya masih tinggi sehingga Fara harus merasakan lapar ini, dan Azhela yang tau itu malah semakin menjadi-jadi untuk membuat Fara kelaparan.
"Huh pedas, aku tidak kuat memakan semuanya" Azhela menghentikan makan nya.
Dia pura-pura kepedasan padahal jelas-jelas Azhela memesan level 1, jadi dia masih bisa bertahan dengan rasa pedas nya.
Sedangkan Fara yang mendengar ucapan Azhela tersenyum mengejek, dia tau Azhela tidak kuat makan pedas dan itu bukan hal baru lagi untuk Fara yang sudah berteman lama.
"Kau tidak kuat makan pedas jangan memaksakan nanti sakit perut lagi seperti dulu" kata Fara.
"Ck, kau bahkan masih mengingat masa lalu yang sempat kita lalui dengan indah" Azhela menjawab dengan senyuman miring nya.
"Indah? tidak untuk ku karena aku yang sengaja menambahkan pedas itu di ayam geprek mu" sahut Fara santai.
Tiba-tiba Azhela berdiri, dia membawa piring nya bersama nya dan sebelum keluar Azhela melihat Fara dulu.
"Kakak mu menculik Celine, aku harap dia tidak menyakiti teman ku karena jika dia berani sedikit saja membuat teman ku terluka maka aku akan membalas nya dengan mencabut mata adik nya dengan tangan ku sendiri" kata Azhela dingin.
Fara sangat terkejut dengan ucapan Azhela, tapi sekali lagi Fara hanya menganggap semua itu hanya omong kosong belaka.
"Aku rasa dia akan mati di tangan kakak ku, baguslah pengkhianat itu memang harus mati" Fara malah tersenyum senang.
"Kamu benar Far, pengkhianat memang harus mati, emmm menurut mu qpa kau termasuk ke dalam pengkhianat Far?" tanya Azhela dengan senyuman smirk nya.
Deg..
Dan sekali lagi hal itu berhasil membuat Fara sedikit gelagapan, dia takut tapi mencoba berani karena dia masih berpikir jika Azhela yang baik hati tidak mungkin memiliki jiwa gila itu.
.
.
.
Sedangkan di tempat lain Kevin menatap dingin pada Celine, Celine baru saja di obati oleh dokter.
Wajah Celine bengkak karena tamparan Kevin, dan jangan lupakan beberapa luka nya sudah di tutup perban membuat Celine terlihat sangat menyedihkan.
"Kau membuang uang ku" kesal Kevin.
"Terimakasih" kata Celine.
Dia pikir dia akan mati, tapi ternyata tidak Tuhan masih memberikan nya kesempatan untuk hidup lebih lama lagi.
Kevin tidak menjawab, dia melihat Celine dan tatapan nya malah salah fokus ke bagian dada Celine yang 40B.
Apa yang di lihat, jangan-jangan dia mesum lagi. batin Celine curiga.
Kevin terus melihat ke bagian dada besar Celine, sesuatu yang langka di miliki gadis 18 tahun pada umum nya, dan setelah puas melihat itu Kevin langsung pergi meninggalkan Celine yang kebingungan dengan sikap Kevin yang aneh.
"Dada nya, shiiittttt sangat besar" gerutu Kevin sambil menutup pintu dengan keras.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏