Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Terong ungu



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


"Udah jangan cemberut terus, kamu juga desaaah tadi" kata Juna dengan senyuman menyebalkan nya.


Azhela tidak menjawab, seharusnya dia tau kalau tujuan Juna ingin di temani bekerja hanyalah modus, terhitung dari sekarang Juna sudah dapat dua ronde di kantor.


"Makan yuk" ajak Juna.


Dia benar-benar tak fokus bekerja selama Azhela, dan Juna hanya merasa ingin mengganggu istri tercinta nya saja.


"Honey makan yuk" ajak Juna sambil berdiri dan berjalan mendekati istrinya.


Astaga!


Azhela ingin sekali memarahi suaminya, Juna dari tadi benar-benar bertingkah membuat Azhela merasa menyesal ikut ke kantor.


"Lihat jam berapa, masih jam 10 juga" sewot Azhela.


Sudah berangkat kesiangan, dan saat sampai malah bikin anak dan sekarang sudah ada acara makan sebelum jam istirahat? Juna benar-benar sudah terkena virus bucin.


"Satu hal yang harus kamu tau Honey, aku adalah Bos nya disini" kata Juna mengingatkan.


"Ya Bos besar yang mengajarkan kebiasaan tidak baik pada karyawan nya" sahut Azhela semakin sewot.


"Ck, apa perduli ku? mereka akan menuruti ku ya balasan nya potongan gaji, tapi tidak untuk ku lagi pula apa salah nya suami sedang bucin pada istrinya? kita pengantin baru honey" Juna kali ini tak kalah sewot dari istrinya.


Azhela menatap sebal suaminya yang keras kepala, tangan nya menahan tangan Juna yang ingin memeluk nya.


"Terus saja modus" Azhela semakin sebal


"Tidak bisa kah manis seperti pengantin baru pada umum nya" Juna menatap Azhela dengan wajah seriusnya.


"Mau manis? minum sirup aja" sahut Azhela sambil mundur.


"Kamu benar-benar membuat aku gemas Zhee, terus lah seperti ini agar aku tidak bosan untuk selalu mengganggu mu" kata Juna sambil mencium pipi Azhela.


Huh..


Azhela yang di cium hanya bisa menahan kekesalan nya.


"Baiklah ayo kita makan" Azhela mengalah.


"Makan ke hotel ya" sahut Juna sambil menarik pinggang Azhela agar lebih merapat ke tubuh nya.


"Kamu mau makan apa mau gali lubang!" kesal Azhela sambil melotot.


"Makan sambil gali lubang boleh, kita coba ya" balas Juna sambil tergelak


Dan sekali lagi kesabaran Azhela lagi-lagi di uji dengan tingkah suaminya, keduanya pun akhirnya keluar dari kantor dan pergi ke restoran dekat kantor.


Azhela memesan makanan kesukaan nya, begitupun dengan Juna keduanya sudah memesan makanan yang di inginkan, dan sekarang giliran keduanya menunggu.


"Halo tuan Juna, ahk kita bertemu lagi" seorang wanita datang dari meja sebelah.


"Nona Irene?" Juna melihat wanita cantik itu.


Dada nya besar, body nya gitar spanyol dan jangan lupakan wajah nya yang cantik itu, benar-benar membuat Azhela merasa minder.


"Kenapa aku merasa kesal begini sih" batin Azhela tiba-tiba gerah.


"Boleh saya bergabung?" tanya wanita itu sambil melihat ke arah Juna penuh damba.


Azhela bisa merasakan ketertarikan di wajah wanita itu, dan entah kenapa sekali lagi dia merasa kesal yang membuat Azhela langsung bangkit dari duduk nya dan mendekati tempat duduk sang suami.


"Maaf Tante, tapi tuan Juna suami aku jadi silahkan duduk di tempat duduk Tante sendiri, singkat saja aku tidak suka ada yang mengganggu keromantisan kami, maklum pengantin baru mau nya berduaan terus soalnya sendirian nggak enak" ucap Azhela sambil duduk di pangkuan Juna.


Bukan hanya duduk Azhela juga mencium pipi suaminya, dia ingin memperlihatkan jika Juna adalah mikik nya dan Azhela tak mau ada yang mengganggu ataupun berniat mengambil Juna.


"Oh astaga, kecil-kecil sudah tau enak, maaf nona kecil jangan panggil tante, panggil Irene saja aku adalah rekan kerja nya tuan Juna" kata Irene merasa sedikit kesal.


Juna hanya diam, dia ingin melihat betapa posesif nya istri kecilnya saat ada yang mencoba mendekati nya.


"Tapi aku rasa umur kita jauh Tente, bahkan Mama ku saja masih 40 tahunan dan melihat Tante aku rasa tidak sopan untuk memanggil nama saja" Azhela masih kekeh memanggil dengan nama Tante.


Dasar gadis menyebalkan. batin Irene kesal.


Karena kesal Irene pun pergi, meniggalkan Azhela yang masih duduk di pangkuan Juna, dan sekarang Juna junior merasa sesak di dalam sana.


"Ada yang menusuk ku" Azhela merasa tak nyaman duduk di pangkuan suaminya.


Azhela ingin beranjak tapi dengan cepat Juna langsung menahan nya dia menggerakkan pinggulnya dan tangan nya menyentuh paha istrinya.


"Jangan gila" kata Azhela sambil melotot.


"Kucing nakal sudah menggoda ku, jadi jangan salahkan aku jika aku tidak ingin melepaskan mu" bisik Juna sambil tersenyum smirk.


"Lepas atau aku akan menginap di rumah Papa" ancam Azhela.


"Baiklah, tapi nanti malam nambah jadi 3 ronde" kata Juna.


"Dasar suami mesum!"


"Mau atau tidak?"


"Iya mau!"


"Ayo katakan terimakasih suamiku yang tampan"


"Nggak mau!"


"Oh jadi nggak mau?"


Tangan Juna mulai meraba, membuat Azhela melotot.


"Makasih suamiku yang tampan yang seksi yang kaya raya dan milik nya gede kaya terong ungu!"


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏