Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Licik



^^H A P P Y R E A D I N G^^


🌹🌹🌹🌹🌹


Malam pun tiba Azhela ketiduran dari jam 4 sore dan dia baru bangun di jam 6 sore, sekarang Azhela sudah cantik dengan penampilan nya yang menurutnya sangat Waw.


"Mari kita mulai drama malam ini" gumam Azhela sambil tersenyum menyeringai.


Saat sedang memakai heals 5 cm nya tiba-tiba ponselnya bergetar, Azhela melihat notif pesan di sana.


Dan semua pesan itu adalah dari Mama Papa dan yang lain nya, tentunya mereka meminta untuk Azhela pergi ke rumah besar.


"Mereka sangat bawel sekali" kesal Azhela sambil menyambar tas kecil nya, dan setelah itu Azhela berjalan keluar dari kamar nya.


Saat menuruni tangga Azhela tak lupa mengabari kekasih nya untuk menunggu nya di halte bis, ya tanpa sepengetahuan kakak nya Azhela berpacaran dengan Kevin, pria kaya yang tampan.


Dan seperti biasnya Azhela juga tidak memperlihatkan siapa dirinya pada Kevin, dia masih menyembunyikan identitas nya maka dari itu Azhela memilih di jemput di halte bis.


"Nona anda sudah siap?" suara Juna terdengar.


Azhela menatap ke sumber suara dengan wajah yang menahan kesal.


"Apa!" ketus Azhela.


"Nyonya sudah menunggu anda nona" jelas Juna.


"Lalu?" Azhela masih bersikap jutek.


"Anda harus pergi bersama saya" balas Juna lagi.


Azhela terdiam sebentar nampak menimang, lalu dia tersenyum saat mendapatkan ide yang lebih bagus.


"Oke, ayo" Azhela pergi duluan ke arah pintu utama.


Juna sedikit aneh melihat Azhela yang sedikit menurut itu, tapi karena tidak ada waktu untuk berpikir aneh-aneh Juna pun akhirnya mengejar Azhela yang sudah sampai di teras rumah.


"Silahkan nona" Juna membukakan pintu mobil untuk nona muda nya.


"Parfum mu sangat harum, seperti parfum kak Azmi jangan-jangan kamu maling di rumah ini ya" tuduh Azhela sambil duduk cantik.


"Ini hanya parfum murah nona, saya beli 100 ribu dari gerai isi ulang parfum" jelas Juna menolak tuduhan Azhela.


Aku lupa membeli parfum murah, astaga. batin Juna sambil membenarkan kaca mata nya.


Azhela tidak memiliki niatan menjawab lagi, dia memilih memainkan ponselnya sampai mobil nha menyala dan Juna mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang seperti biasnya.


"Stop!" teriak Azhela.


"Apa apa nona?" tanya Juna melihat ke kaca spionnya.


"Kau sangat lambat seperti siput, lebih baik aku turun di sini dari pada bersamamu" Ketus Azhela sambil membuka pintu.


Juna yang melihat itu ikut keluar dari mobilnya, dia ingin mengejar Azhela yang berlari ke arah halte, tapi saat bersamaan juga mobilnya menghalangi pengguna lain membuat Juna mau tak mau masuk kembali ke mobil nya.


"Sial, gadis itu sangat licik" Juna membuka kaca mata nya dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Juna mengadahkan pandangan nya ke luar kaca mobil nya, tentu nya mencari keberadaan Azhela yang kabur nya sangat cepat.


.


.


.


"Zhee kamu terlihat sangat senang sekali, apa karena aku?" tanya Kevin dengan wajah percaya dirinya.


"Tidak, aku senang karena Bodyguard ku" balas Azhela jujur.


"Why?" jelas Kevin terlihat kaget.


"Akan ku buat dia menyesal karena berani menjadi penguntit ku, kau tau Vin? dia sangat cupu dan___" ucap Azhela terhenti karena tiba-tiba saja mobil yang di kendarai Kevin oleng.


"Kevin ada apa, kenapa dengan mobil ini?" tanya Azhela ketakutan.


"Diamlah Zhee, kau lihat di belakang? ada mobil yang menguntit kita" balas Kevin dengan wajah nya yang berubah menjadi dingin.


"Vin.." Azhela merasa takut.


Kevin melihat kekasih nya itu, Azhela hari ini berpenampilan sangat cantik dan itu sangat membuat nya terpesona.


"Tidak akan terjadi apa-apa, percayalah kita ak__" ucap Kevin terhenti karena sebuah mobil tiba-tiba mengahdang jalan nya.


Citt !


Mobil Kevin mengerem mendadak membuat kuning Azhela mencium dasbor mobil, dan Kevin yang melihat itu sangat kaget.


"Kau tidak apa Zhee?" tanya Kevin ingin menyentuh tangan Azhela.


Tapi seperti biasnya Azhela langsung mengelak, dan memberi kode pada Kevin untuk tidak menyentuhnya karena Azhela sangat anti dengan sentuhan pria.


"Aku tida ap__" ucap Azhela terhenti karena sebuah ketukan terdengar di kaca mobil Kevin.


Tok..tok..


"Kurang ajar" Kevin yang geram langsung keluar.


Azhela mengusap kening nya yang terasa sakit, matanya menangkap dua sosok yang sedang adu kekuatan di pinggir jalan.


"Huh, ini kesempatan bagus haha dia akan mengurus Kevin dan aku pergi ke rumah Opa dengan mobil ku" Azhela tersenyum senang.


Diam-diam Azhela berjalan mendekati mobilnya, hingga akhirnya dia bisa masuk ke dalam mobilnya dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan cepat.


Juna dan Kevin yang sedang saling tinju itu menghentikan apa yang sedang keduanya lakukan, Kevin yang kehilangan jejak kekasihnya langsung masuk ke mobilnya dan pergi meninggalkan Juna di pinggir jalan sendirian.


"Dia benar-benar sedang menguji kesabaran ku, awas kau gadis nakal semuanya akan berbalik pada mu" gumam Juna sambil mengusap sudut bibir nya yang terasa perih karena mendapatkan tinjuan dari Kevin.


Juna mengeluarkan ponselnya, dia terlihat menelpon seseorang dan tak lama setelah itu tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti di depan nya.


"Maaf membuat anda menunggu lama tuan" ucap pria yang menyupir.


"Ya, karena kau aku kehilangan jejak gadis licik itu, percepat laju nya ke arah rumah keluarga Bastian dan pastikan tidak ada yang melihat ku turun dari mobil ini" kata Juna dingin.


"Baik tuan"


🌹


Banyak yang tanya Zhee mirip siapa sih, keterpaduan antara bar-bar Mama nya dan sikap seenaknya Papa nya, jadilah Queen Zhee😁


Jangan lupa like coment and Vote ya kak β™₯οΈπŸ€—πŸ™