Twins Four Azhela Oh Azhela

Twins Four Azhela Oh Azhela
Kedatangan Andini.



Satu bulan berlalu hari ini di rumah Azhela sedang kedatangan tamu, yaitu Andini teman Azhela yang saat ini sudah sembuh.


Kedatangan Andini tentu saja membuat Azhela senang bukan main, tapi tidak untuk Fara yang merasa takut akan di benci teman nya mengingat dia adalah perusak pertemanan mereka.


"Zhee aku benar-benar tidak menyangka kamu menikahi bodyguard mu, oh ya ampun aku juga ingin menikahi bodyguard seperti Juna juga" kata Andini sambil tersenyum.


Satu tahun lama nya dia tinggal di asrama, dan Andini banyak melewatkan kehidupan nya seperti Azhela yang saat ini sedang mengandung, dia baru tau kabar membahagiakan itu.


"Kau harus keras kepala seperti aku baru bisa menikahi pria super misterius seperti suamiku" balas Azhela apa adanya.


"Dan aku tidak percaya jika ternyata Juna adalah Bos besar, kehidupan mu benar-benar seperti dalam cerita novel saja" sahut Andini lagi.


Azhela sudah menceritakan semua hal yang tidak Andini ketahui, itu dia lakukan agar Andini tidak khawatir lagi akan dirinya.


Dan Andini yang tahu banyak hal sekarang benar-benar sangat antusias, dia ingin menikahi pria seperti Juna.


"Hem kamu benar, aku memang sangat beruntung memiliki nya" balas Azhela sambil tersenyum membayangkan sosok suami tercintanya.


Dan di saat Andini dan Azhela sedang mengobrol tiba-tiba Fara muncul, dia membawa jus jeruk yang di minta Andini.


"Far, sudah aku bilang kalau jangan ngambil minum" Azhela menatap kesal Fara.


Hal ini membuat dia merasa jika Fara seperti pembantu nya, Azhela tak ingin membuat Fara terlihat seperti itu apalagi di depan Andini karena mereka adalah teman.


"Ck, seharusnya kamu tidak memperkerjakan penjahat Zhee" kata Andini menatap sinis Fara.


Masih ingat di ingatan nya kejadian tahun itu, dimana Andini melihat Fara yang menikam Celine, dan jangan lupakan Fara yang adalah sosok di balik teror Azhela.


Bukan hanya itu saja banyak hal lagi yang membuat nya kecewa, dan Andini akan selalu mengingat semua itu karena jika bukan karena trauma pertemanan nya dia tidak akan memiliki penyakit syok yang berkepanjangan.


"Din, jangan gitu ahk, ayo Far gabung kita ngobrol sama-sama" Azhela tidak mau ada permasalah lagi di dalam pertemanan nya.


"Em, Zhee aku masih punya pekerjaan lain" bohong Fara yang paham dengan sikap Andini.


"Far, no biarkan saja pekerjaan di urus bibi pembantu, kamu di sini bersama kita" balas Azhela tidak mau di bantah.


Membuat Andini memutar bola matanya dengan malas.


"Sudahlah Zhee ngapain kamu baik sama penjahat, inget dia yang bunuh adik nya Juna dan juga banyak anak lain yang jadi korban jika kamu lupa" Andini masih kekeh tidak mau melihat Fara.


Ya dia mendapatkan informasi itu dari orang tuanya, beberapa saat lalu seseorang juga mengunjungi Andini dan karena itu juga Andini sekarang sembuh.


Kedatangan nya kesini bukan semata-mata karena ingin bertemu Azhela, tapi ada seseorang yang ingin Andini temui dia benar-benar tidak sabar karena dia tidak bertemu hampir 7 bulan.


"Zhee, aku pergi saja ya" Fara berniat pergi.


"Din, Far, kalian ini kenapa sih? ada masalah? hah" Azhela menatap kedua teman nya itu.


Andini diam tidak berniat menjelaskan, begitupun dengan Fara yang hanya diam dan dia bukan tidak mau menjelaskan tapi Fara tau jika Andini masih belum bisa memaafkan nya.


"Kenapa diam? kalian ingat kita di masa lalu? kita happy dan selalu bersenang-senang dan melihat kita yang sekarang huh.." Azhela memegang kepalanya yang terasa pusing.


Melihat itu Fara reflek menahan tubuh Azhela, dia memberikan Azhela minum dan Azhela menerima nya, sedangkan Andini menatap tak suka pada Fara.


"Dasar caper, hidup numpang juga" batin Andini.


Azhela tau jika Andini masih belum sepenuhnya memaafkan Fara, tapi melihat kedua teman nya seperti ini rasanya Azhela merasa sedih karena bukan ini yang di harapkan.


Cel, aku akan membuat the geng kita menjadi bersatu lagi, doakan aku ya. batin Azhela sambil mengusap perut rata nya.


🌹


Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏