
Dengan perlahan-lahan Asahi meletakkan tubuh Miho yang masih tertidur di atas kasur lalu menyelimuti nya, sebelum Asahi meninggalkan Miho ia sempat mengecup kening Miho.
"Tidurlah yang nyenyak, kau sangat nyenyak hari ini dan kau sudah sangat berjuang keras. Kali ini akulah yang akan berjuang keras untuk dirimu dan kedua putra kita."
Seusai mengatakan hal itu Asahi kembali pergi ke ruang tamu untuk bergabung lagi dalam pesta.
"Apakah kau sudah meletakkannya dengan baik di tempat tidurmu Asahi?" tanya Asami melihat Putranya yang baru saja kembali.
"Ya, sepertinya dia sangat kelelahan." Jawab Asahi.
"Itu sudah biasa terjadi, bukankah ini sama persis seperti saat pertama kali kau menikah dengan Narumi?" Timpal Osamu.
"Ya aku masih mengingatnya dengan jelas."
Acara pesta itu berlangsung hingga tepat pukul satu malam pesta tersebut pun berakhir, Rui sudah di antarkan pulang oleh Hisao sedangkan Sora, Soma dan Tatsuya menginap di rumah Hisao karena sudah tidak sanggup lagi untuk pulang ke rumah mereka.
Mereka bertiga tidur di ruang tamu, karena tidak tega melihat mereka bertiga tidur di ruang tamu Asahi membangunkan mereka dan menyuruhnya untuk pergi ke kamar tamu yang sudah disiapkan.
Setelah melihat kalau semuanya sudah beres Asahi lalu pergi ke kamarnya, sesampainya di kamar ia masih melihat Miho yang tertidur pulas di kasur.
"Hmm' aku kira aku mendengar suara tadi ketika aku ingin masuk kemari, tapi mungkin itu hanya firasat ku saja. Baiklah sebaiknya aku mandi, diriku sudah sama seperti bau alkohol." Gumamnya.
Asahi berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang berbau alkohol, ketika ia sudah selesai mandi ia baru saja mengingat kalau ia lupa membawa boxer serta ****** ********.
"Cih! apakah pikiranku terlalu kacau sampai-sampai aku lupa untuk membawanya. Hais' sudahlah!"
Dengan terpaksa Asahi keluar dari kamar mandi mengenakan Bathrobe yang tergantung di dalam kamar mandi. Asahi dengan kesal membuka pintu kamar mandi.
Ketika Asahi keluar dari dalam kamar mandi ia tersentak melihat ke arah balkon kamarnya. "Ee! M'Miho kau sudah bangun?"
Perlahan Miho membalikkan tubuhnya melihat ke arah Asahi sambil memegang segelas wine di tangannya. "Ya. Tadi aku ganti baju karena kepanasan."
"Ha' tidak mungkin. Aku tau bajumu pasti ketumpahan air wine itu kan." Batin Asahi.
"Oh ahaha' … kalau begitu aku akan pergi ke kamar sebelah." Ucap Asahi gugup.
"Oh' untuk apa?"
"Aa' aku kelupaan sesuatu."
"Tapi kamarmu disini, apa yang kau lupakan?"
"Aa' …" Asahi tidak bisa menjawab pertanyaan Miho.
Dengan perasaan yang gugup Asahi sedikit berjalan mundur disaat Miho berjalan mendekatinya.
Perlahan-lahan Miho mulai mendekati Asahi, Asahi yang tak bisa apa-apa hanya bisa mundur selangkah demi selangkah sampai akhirnya tubuhnya tersentuh di pintu kamar mandi yang tertutup.
Dan ketika itu pula Miho sudah tiba di hadapannya, Miho menatap lekat wajah Asahi sembari menumpahkan wine yang ia pegang di tubuh Asahi.
"M'Miho aku baru selesai mandi," ujar Asahi gugup dan tak menatap balik wajah Miho.
"Oh' kalau begitu aku akan mencucinya untukmu."
Melihat tingkah laku Miho yang cukup aneh Asahi langsung menutup mata Miho. "Sudah Miho tidak perlu aku bisa mencucinya sendiri, sebaiknya kau lanjutkan saja tidurmu."
Tanpa Asahi sadari tangan Miho sudah berada di pegangan pintu kamar mandi lalu membukanya dengan keras.
Asahi yang panik tidak bisa melakukan apa-apa dan akhirnya mereka berdua pun terjatuh di dalam kamar mandi, akibat Asahi yang terjatuh tangannya lalu mengenai tombol sower hingga membuat sower itu mengeluarkan air.
Dengan keadaan panik Asahi langsung mengangkat tubuh Miho yang menimpa tubuhnya. "Miho! apa kau tidak apa-apa!"
"Ha?" Miho menatap satu Asahi dengan tubuh yang lemas.
"Cih! hufh …" Asahi menghela napas dan meletakkan Miho di Bathub lalu memandikan dengan sower.
"Asahi tolong aku …" Lirih Miho menatap Asahi.
"Aku sedang menolongmu saat ini, apa kau bisa melihatnya?"
"Tidak."
Asahi masih tetap menahan rasa kesalnya pada Miho, tanpa Asahi sadari tangan Miho tiba-tiba saja memegang tangan Asahi. Miho dengan sekuat tenaga menarik Asahi.
"Mi-ho!"
Tak perlu berbasa-basi Miho lalu mencium Asahi.
"Berhentilah Miho, kau tidak tau apa yang kau lakukan." Ucap Asahi dengan serius sembari pergi keluar kamar mandi untuk mengambil selimut.
Saat ia kembali masuk ke kamar mandi sower itupun kembali dimatikan, ia menutupi Miho dengan selimut yang ia bawa dan membawanya kembali ke tempat tidur.
"Kau yang memulai ini, maka jangan salahkan aku untuk seterusnya."
****************
Keesokan paginya Asahi datang ke kamarnya sambil membawakan sarapan untuk Miho, ketika sampai di kamar ia melihat kalau Miho masih belum bangun dari tidurnya.
Asahi lalu membangunkan Miho dengan lemah lembut. "Miho …"
Miho pun perlahan-lahan mulai membuka matanya, setelah ia membuka matanya ia merasa kalau tubuhnya sangat sakit hingga ia sangat susah menggerakkan tubuhnya.
"Apakah aku terlalu kelelahan tadi malam? kenapa sepertinya badanku menjadi sangat berat dan sakit. Seingatku, aku terbangun ketika mendengar seseorang berada di dalam kamar mandi, apakah itu kau?" tanya Miho pada Asahi sembari menahan rasa sakit di tubuhnya.
"Ya. Apa yang kau lakukan ketika kau bangun?" tanya Asahi balik.
"Aku meminum segelas wine yang terletak di samping tempat tidur."
"Hahh … aku tidak akan menanyakannya lagi. Silahkan kau bangun bersihkan dirimu dan makanlah sarapan yang kubawakan ini untukmu."
"Baiklah baiklah, kenapa kau cerewet sekali!"
Asahi tidak menjawab pertanyaan Miho, ia langsung berdiri dan ingin pergi meninggalkan Miho.
Sebelum ia membuka pintu kamar untuk keluar, Miho lantas memanggil Asahi dan memintanya memanggil bibi Emi untuk membersihkan tempat tidur.
"Tidak perlu, kau saja yang bersihkan tempat tidur itu sendiri. Aku tau kau pasti lupa kejadian tadi malam, oleh sebab itu kau harus membersihkan tempat tidur itu sendiri agar kau bisa mengingat kejadian tadi malam dengan detail, dan kau akan tau kenapa tubuhmu bisa sakit pagi ini!" jelas Asahi.
Setelah mengatakan hal tersebut Asahi lalu membanting pintu dengan keras hingga membuat Miho tersentak.
"Apa yang sudah terjadi? kenapa dia menjadi seperti itu. Apa aku melakukan sesuatu yang salah tadi malam? haih' sudahlah jangan dipikirkan, lagipula bukan sesuatu hal yang menarik." Gumam Miho.
Ketika Miho ingin turun dari tempat tidur, ia lalu menyadari kalau ia sedang memakai kemeja milik Asahi.
"Aahh' mungkin aku tadi malam kepanasan, mungkin juga karena hal ini dia jadi kesal."
Ketika Miho ingin merapikan tempat tidur sebelum ia mandi terlihat noda di tempat tidur itu.
"Ehh' ini … apakah." Dengan kecepatan kilat Miho langsung mengingat kejadian tadi malam.
"EEEHH!!!" teriak Miho hingga membuat seisi rumah itu dapat mendengar suara teriakannya.
Rei, Ren dan Asahi yang sedang berada di ruang tamu sambil menonton TV dengan serunya lantas terdiam mendengar teriakan tersebut. Osamu dan Asami yang berjemur di halaman belakang terkejut.
Sedangkan Sora, Soma, Tatsuya dan Hisao yang membersihkan halaman depan melihat ke arah jendela kamar Asahi.
"Ada apa dengan ibu?" tanya Rei and Ren bersamaan.