SUDDEN MARRIAGE

SUDDEN MARRIAGE
cemburu dengan idol kpop



Sesuai rencana mereka sudah berada dalam pesawat untuk penerbangan berangkat ke bali... Mereka memilih bali karna pantainya yang indah, tempatnya yang begitu bagus sangta cocok untuk berbulam madu.


Awalnya luna menyuruh untuk ke luar negri namun di tolak halus oleh iren, di negara sendiri masih banyak tempat indah kenapa harus ke luar negri.


Axel yang yang mengantar iren dan riko menangis dan ingin ikut dengan pasangan suami istri itu. Untuknya sandy memiliki banyak rayuan untuk putranya.


"Kau tidur saja sayang ,nanti aku bangunkan saat sudah sampai di bali" ucap riko mengecup bibir iren


"Iya... Aku emang mengantuk" iren merebahkan kepalanya ke pundak riko sambil memejamkam matanya.


•••


Menempuh perjalanan yang cukup lama... Iren akhirnya bisa menghirup susana pulau bali. Riko langsung mengajak iren untuk menuju vila keluarga riko, dibandara sudah ada yang menjemput mereka dna menunggunya di parkiran bandara.


"Apa kau ingin langsung jalan jalan?" tanya riko merangkul pundak iren


"Aku lelah... Kita beristirahat saja dulu,besok kita bisa pergi jalan jalan" ujar iren yang tahu betul jika riko butuh istirahat.


"Baiklah... Ayo ke vila"


Perjalanan ke villa riko hanya butuh waktu 45 menit , villa yang letaknya tak jauh dari pantai pandawa itu terlihat begitu mewah dan pemandangan pantainya juga begitu indah.


"Wahhhhh.... Pemandangannya indah" ucap iren


"Kau suka?" riko memeluk iren dari belakang


"Suka..., aku baru tau kalau suamiku punya villa di bali" ucap iren tersenyum


"Jangan jangan kau juga lupa kalau suamimu ini bergelimangan harta" ucap riko yang langsung mendapatkan pukulan di tangannya


"Kau ini... Aku tidak pernah memikirakan soal itu"


"Kita baru sampai... Temani aku tidur sayang" riko menarik iren ke ranjang


"Aku mau mandi... Badanku lengket"


"Mandi nanti saja, nanti malam aku ada sesuatu untukmu.. Kau harus memakainya untukku... Hanya untukku"


"Apa?" tanya iren


"Sesuatu... Sudahlah sana mandi yang wangi" ucap riko tersenyum misterius


"Iya sayangku" goda iren sambil menggerlikan 1 matanya lalu kabur ke kamar mandi


"Aisssshhh... Kau sudah berani menggodaku, sini kau" riko bernjak daei ranjang namun pintu kamar mandi audah tertutup rapat


"Sayang... Buka pintunya, aku juga ingin mandi" teriak riko


"Jangan gedor gedor... Berisik" teriak iren balik


"Buka pintunya sayang..."


"Tidak mau, sudah sana jangan ganggu aku" tolak iren tertawa keras


"Kau jahat" teriak riko lalu berbaring ke ranjang kembali


Riko tersenyum senyum sendiri melihat foto pernikahannya dengan iren... Sederhana memang... Karna tidak ada resepsi mewah seperti kebanyakan pernikahan lainnya.


"Akhirnya aku bisa memiliki pernikahan yang bahagia... Walaupun pada awalnya pernikahan ini belum memiliki rasa cinta, namun perlahan cinta itu tumbuh semakin kuat dalam hatiku" batin riko sambil menatap foto pernikahan mereka


"Apa yang kau lihat?" tanya iren yang sudah keluar kamar mandi.


"Ini..." riko memperlihatkan ponselnya pada iren


"Foto pernikahan kita" ucap iren heran


"Aku bahagia dengan pernikahan kita sayang" ucap riko menarik iren duduk di pangkuannya


"Aku mandi dulu... Habis itu kita istirahat" kata riko mencium kening iren dengan sayang


Selagi menunggu riko mandi.. Iren bersiap siap menggunakan pakaian santainya. Karna riko akan mengajaknya pergi makan keluar.


"Kenapa dia lama sekali mandinya" gerutu iren


"Kau kenapa sayang" ucap riko yang baru keluar kamar mandi hanya dengan lilitan handuk di pinggangnya.


Iren yang melihat itu merasa malu sekaligus syok... Walaupun mereka suami istri tapi ini pertama kalinya iren melihat riko hanya dengan menggunakan handuk


"Kenapa diam hmmmm" riko berjalan mendekati istrinya yang menatap dirinya begitu lekat


"Sayang..." bisik riko yang sudah sangat dekat dengan iren membuatnya terjungkal karna terkejut


"Astaga... Kau kenapa dekat sekali" iren mendorong dada riko


"Kenapa... Kau terpesona dengan tubuh suamimu ya, ngaku saja jangan malu malu" ucap riko dengan pedenya. namun yang dikatakan riko memang benar.. Jika iren terpesona dengan bentuk tubuh riko yang terbilang sempurna itu.


"Ti....tidak" ucap iren gagap


"Bohong... Aku tau kau terpesona, dari tatapanmu yang tak lepas dari tubuhku, aku tau" ucap riko menggoda iren


"Jangan narsis riko... Tubuhmu itu biasa saja, lebih bagus tubuh jungkook, taehyung, jimin, jin, suga, jhope, rm... Kau kalah jauh" ucap iren membuat riko ternganga


"Apa mereka mantan pacarmu?, dari mana kenapa namanya aneh begitu, seperti apa tubuh mereka coba lihatka kepadaku" sarkas riko yang tak terima


"Mereka bukan mantanku.. Tapi suamiku" ucap iren


"APA.." teriak riko keras


"Jangan bercanda iren... Mana ada wanita mempunyai suami banyak seperti itu..." riko yang sudah kesal


"Memang apa salahnya... Mereka tampan" ucap iren


"mereka tampan tapi aku suamimu buakn mereka"


"mereka suami pertamaku" ucap iren membuat riko tambah cemburu


"jadi kau janda? begitu?" ucap riko


"tidak..., aku tidak janda"


"katakan padaku pemilik perusahaan apa mereka" ucap riko marah


"hahahahahaha.... aku bercanda sayang, mereka itu adalah idol kpop korea" iren tertawa terbahak bahak


"tidak lucu" ucap riko kesal


"maaf... apa kau cemburu dengan suami onlineku"


"tidak ada suami online... aku suamimu satu satunya, hanya aku" ucap riko


"iya iya hanya kau suamiku..." iren langsung memeluk tubuh telanjang riko


"sayang..." ucap riko dengan suara seraknya


"hmmmm..." iren begitu nyaman memeluk riko tanpa sadar


"sayang aku...., tidak ingin memakanmu sekarang" reflek iren langsung melepas pelukannya


"kau ganti baju sana..., aku akan keluar villa" ucap iren mengalihka pandangan riko yang sudah berkabut


"kau harus tanggung jawab nanti malam" bisik riko lalu mencium kening iren


"mesum..." iren keluar kamar dengan prasaan tak nentu.. namun malu malu tapi mau.