
Sampainya di lobi kantor, banyak pasang mata karyawan menatap iren kagum dengan kecantikannya.. Ada juga yang menatap sinis karna mengira iren adalah wanita penghibur ,yang mengincar harta boss mereka.
"Wajahnya boleh cantik tapi sayang kelakuannya tidak secantik wajahnya" ucap karyawan 1
"Dia memang sangat cantik ,kalian tidak boleh menghina orang lain, kalian belum tentu lebih baik darinya" ucap karyawan 2
"Iya benar.. Belum tentu apa yang kalian katakan benar"
"Dengar dengar... Pak riko dan nona jessy putus karna pihak ke tiga, pasti dia orangnya, padahal nona jessy juga cantik"
"Tapi cantikan nona ini menurutku"
"Ck.. Murahan sekali, sari dipecat karna dia juga"
"Iya benar"
"Sudah sudah.. Ayo kita kembali bekerja, kalau sampai sekretaris dini tau... Kita juga akan bernasib seperti sari"
Iren berusaha menutup telinga dengan cemohan karyawan riko. Mereka hanya bisa menilai dari luarnya saja. Dan belum mengenal iren dengan dekat.
"Hmmmm.... Mereka hanya bisa bergosip saja" gumam iren saat sudah sampai di luar kantor
"Silahkan nona... Mobil anda sudah di depan" ucap pak satpam
"Terimakasih pak" ujar iren dengan sopan
Supir yang mengantar iren membukakan pintu… Dengan cepat iren masuk dalam mobilnya dan kembali ke perusahaan tempatnya bekerja.
•••
Setelah sampai… Iren masuk ke kantor sandy dengan perasaan jengkel, perkataan karyawan riko begitu pedas padanya, jika mereka tau kalau dia adalah istri dari riko julian dierja, pasti mereka akan langsung berbondong bondong minta maaf dan mengeluarkan jurus air mata buayanya.
"Kau sudah kembali rupanya ren" ucap luna
"Bagaimana bertemu dengan suamimu?" tanya sandy yang sedang menggendong axel yang tertidur
"Maksud kaka ipar apa?" tanya iren pelan pelan agar tidak ada yang mendengar
"Hahahaha... Kau lucu sekali ren, biasa saja ,tidak akan ada yang memarahimu memanggilku seperri itu" ucap luna tertawa melihat tingkah iren yang terlalu waspada
"Iya ren.. Jika kita berdua panggil saja aku kaka ipar... Tidak masalah" sambung sandy
"Bukan begitu kak lun... Kau tau kan kalau pernikahanku dan riko tertutup, dan hanya keluarga yang tau..." ucap iren
"Siapa suruh kalian melakukan pernikahan tertutup seperti itu... Salah sendiri" ledek luna menoyor kening iren
"Kaka ipar.. Bawalah istrimu pulang, lama lama aku bisa diceramahi olehnya" seru iren tersenyum
"Kau ini... Sama saja seperti riko, aku akan menunggumu di rumah, habis bekerja kita pergi belanja.. Oke sista" ucap luna di acungi jempol oleh iren
"Siap kak..."
"Sudah ayo pulang.. Kasian jagoanku sangat lelah" ucap sandy menghentikan obrolan 2 wanita di depannya
"Baiklah... Aku pulang dulu sayang, selamat bekerja" ucap luna ber cipika cipiki dengan iren
"Ren... Aku mengantar mereka pulang dulu" pamit sandy
•••
Jam sudah menunjukan pukul 5 sore... Iren bersiap untuk pulang ke rumahnya, riko tidak menjemput karna iren membawa mobil sendiri. Sesuai permintaan suaminya.. Iren harus melapor kemana dia pergi dan dengan siapa... Lalu melapor juga saat dia pulang kantor tanpa sang suami.
"aku akan pulang kantor... Aku menunggumu di rumah"
Iren menekan tombol send untuk mengirim pesan itu ke riko, setelah itu ia langsung gas mobil untuk pulang ke rumah.
•••
Riko yang mendegar ponselnya begetar lamgusng melihat dan membuka pesan. Senyumnya terukir jelas, hanya sebuah pesan membuatnya seperti seorang abg yang sedang kasmaran.
"Ternyata dia mengikuti apa yang aku katakan... Tunggu aku pulang sayang" ucap riko sambil mencium wallpaper ponselnya.
"Hallo.." sahut riko pada si penelpon
"Hallo sayang" sapa seseorang disebrang telpon
"Kau...(kesal), Kenapa no ponselmu baru lagi..."
"Hehe... Aku sengaja boss, aku bosan dengan no yang lama"
"Kapan kau akan pulang rom.. Pekerjaamu dikantor sudah menumpuk" ucap riko
"Bukankah ada nona dini yang membantumu... Pulang dari paris aku ingin liburan.. Aku tidak mau tau, kau mengirimku kerja di luar begitu lama" ucap romi memaksa
"Baiklah.. Tapi lupakan bonus bulananmu jika kau memilih liburan" ucap riko dan mematikan sambungan telponnya
Riko tersadar bahwa ia belum membalas pesan sang istri... Semua karna romi asisten pribadinya itu. Pasti iren sangat menunggu balasan dariku, ucap riko pede
"Aku akan pulang malam.. Kalau kau mengantuk tidurlah lebih dulu nanti, jangan menungguku pulang ,kau juga butuh istirahat"
Riko mengirim pesan tersebut langsung dengan hati yang berbunga bunga.
"Apa ini yang dinamakan cinta yanh sesungguhnya?" batin riko bertanya
Tok tok tok
Suara ketukan pintu membuyarkan lamunan riko
"Masuk"
"Ini berkas yang harus bapak tanda tangani..." ucap dini
"Berkas proyek hotel di bali?" tanya riko
"Iya pak benar" sahut dini
Riko langsing menandatangani berkas tersebut dan menyerahkan dengan dini.
"Kenapa kau masih disini" riko merasa heran dengan sekretarisnya itu.
Berkas sudah di tanda tangani tapi dini masih diam di ruangannya...
"Maaf sebelumnya pak... Saya ingin membicarakan sesuatu" ucap dini
"Apa"
"Saya ingin mengundurkan diri pak" ucap dini menunduk
"Kenapa?... Apa gaji yang ku berikan kurang?, apa kau ingin ku naikan gaji lagi" riko yang sangat menyukai kinerja dini merasa tidak terima jika dini mengundurkan diri begitu saja.
"Bukan begitu pak... Tapi saya memiliki keluarga, suami dan anak saya membutuhkan saya di rumah, saya mau menghabiskan waktu saya untuk mendidik anak saya" ucap dini jujur
Riko yang mendengar penjelasan dini merasa kasian dan tidak tega.. Mungkin benar.. Dini harus berada di rumah karna dia adalah seorang istri dan juga seorang ibu.
"Baiklah... Tapi kau bisa pergi setelah aku mendapatkan sekretaris baru" ucap riko
"Terimakasih pak... Saya mohon undur diri" pamit dini di angguki riko
-------------------------
hai hai...pasti pada kangen sama alvaro kan... iya kan guys.
setelah author tanya bertanua dengan pihak mangatoon... ada rasa sedikit lega dihati author.
dan banyak yang bilang gak ketemu sama cerita author di *******...
ada yang bipamg author plin plan.. mungkin emang iya.. dan maaf bangry soal itu.
dengan berfikir panjang.. author umumin bakal lanjut cerita alvaro disini dan sudden merriage...
maaf banget yang udah sampe download app ******* gara gara author... maaf banget guys