
Vanessa P.O.V
Aku menatap Dipta yang berada di sampingku. Saat ini, kami sedang memilih tema-tema untuk kami nanti prewedding. "Gimana sayang? Kamu coba deh pilih mau yang mana!" kata Dipta. "Aku mau yang ini, ini, sama ini." kata ku menunjuk tema-tema yang menurut ku menarik. Aku menunjuk tema yang memakai kuda, di rumah yang terlihat bertema klasik, dan di gurun pasir.
"Aku mau yang ini boleh?" tanya Dipta menunjuk satu tema indoor dengan hanya menampakan setengah badan kami dan ruangan yang di hias lampu tumblr. "Boleh, kamu pilih aja. Ini kan bukan nikahan aku doang tapi kamu juga." kata ku tersenyum. "Okay sayang." jawabnya.
Dipta menunjuk dua tema lain seperti underwater, dan di kolam renang. Aku sangat menyukai nya.
"Okay kalau begitu, untuk tempatnya mungkin kalian bisa tentukan!" kata Mas Angga, fotografer kami nanti. "Yang di gurun ini, di Nusa Tenggara Timur gimana? Kalo ga salah disana ada padang pasir namanya Padang Pasir Oetune deh." kata ku. "Okay." jawab Mas Angga seraya mencatatnya.
"Kalo rumah yang klasik perlu ga nih kita ke Jogja, by?" tanya ku. "Kayaknya ga usah deh, yang. Kita di Bogor aja. Kan masih banyak tuh kalo di Bogor. Atau mau di Kota Tua?" tanya Dipta. "Di Bogor aja, by. Biar nanti kalo mau simpen baju bisa di rumah." jawabku. "Okay, Bogor. Tapi karna ini kan kita belum tau ya dimana nya jadi saya harap kalian bisa membantu mencari tempat nya ya di Bogor!" kata Mas Angga.
"Kalo indoor kayaknya di studio ini aja kali ya?" kata Dipta. "Iya bener." jawabku tersenyum. "Kalo yang renang itu? Mau dimana?" tanya Mas Angga. "Kalo di hotel yang ada di deket pantai gimana? Kalo di pantai kan biasanya perih mata kita. Kalo di kolam renang bisa lebih aman." kata ku. "Okay baik. Eeuummm, Vanessa? Dipta? Ini kalo yang ada di luar Jawa gimana ya biaya nya?" tanya Mas Angga. "Tenang aja, mas. Nanti saya yang tanggung." jawab Dipta seraya tersenyum. "Puji tuhan. Okay lah kalau gitu ya. Berarti kapan kita bisa mulai?" tanya Mas Angga.
"Gimana kalau besok? Kita mulai dari yang indoor aja." jawab Dipta. "Okay kalau gitu." jawab Mas Angga.
***
"Sayang, kita cari baju buat prewed yuk!" ajak Dipta. "Eumm gapapa nih, by?" tanya ku. "Gapapa dong sayang. Ayo! Sekalian kita datengin butik Mbak Jihane waktu itu buat nikah!" ajak Dipta yang membuatku tersenyum dan menganggukan kepala ku dengan semangat.
"Aku mau buat list nya boleh?" tanya ku. "Boleh kok. Bikin lah dulu. Tapi sambil mobil jalan okay." kata Dipta yang ku jawab anggukan. Aku langsung menuliskan pakaian yang akan aku pakai. Aku akan membeli Lancha, baju khas India bertangan panjang. Hampir sama kayak Lehenga tapi ini versi lebih tertutup nya. Aku akan membeli Lancha yang berwarna putih. Dan akan membeli pasangan untuk baju ku, Kurta putih untuk Dipta. Lalu aku menuliskan abaya, dan Thobe berwarna hitam. Aku juga menambahkan gaun satin merah dengan pasangan kemeja putih untuk Dipta.
"Jangan lupa sayang, kamu butuh aksesoris apa aja buat pemotretan? Tulis juga ya!" Kata Dipta. "Okay by!" jawabku. Aku langsung menuliskan aksesoris yang akan kami pakai. anting bahubali, kalung, Maang Tikka, face mask arabian, dan sorban. "Udah nih, by!" ujar ku. "Okay. Aku percayain sama kamu ya." kata Dipta yang ku jawab anggukan.
***
"Selamat datang!" sapa pekerja di butik yang kami datangi. Butik ini ada di Jakarta Timur. Disini aku bisa liat ada banyak pakaian etnik. "Sayang? Kok pakaian India?" tanya Dipta. "Ini buat yang di rumah klasik itu loh." jawabku. "Okay. Kamu pilih aja. Nih kartu atm aku. Password nya tanggal tunangan kita." kata Dipta. "Okay sayang!" kata ku tersenyum.
Dipta mulai melihat baju-baju yang ada. Dia langsung mengambil satu baju berwarna putih. Baju ini polos. Ga ada bordiran tapi ada detail di bagian pergelangan tangan dan rok nya. "Okay. Aku coba dulu ya. Mbak ini yang ukuran XL ada?" tanya ku. "Ada kak. Sebentar ya!" kata mbaknya.
Aku langsung duduk disebelah Dipta dan langsung dirangkul sama dia. "Kamu kayak nya suka banget ya India?" tanya Dipta. "Cuman mau bikin agak beda aja sih yang. Kan kalo pake gaun kayaknya udah biasa." jawabku. "Abis ini cari apa lagi?" tanya Dipta. "Ke toko yang nyediain pakaian Arab." kata ku. "Buset! Kamu mau masukin semua negara etnik ke prewed kita?" tanya Dipta. "Enggak kok yang cuman dua ini aja kok. Nanti di NTT kita bakal nyewa kuda buat foto." kata ku tersenyum. "Huft! Udah di konsep ternyata. Yaudah aku mah setuju aja selama kamu seneng." kata Dipta yang membuat ku tersenyum.
"Permisi kak, ini pesenannya!" kata mbak pekerja seraya membawa pesanan ku. Aku tersenyum dan langsung membawanya ke ruang ganti. Aku langsung mencoba nya. Aku yang merasa kesulitan memasang tali yang ada di bagian tengkuk ku terpaksa membiarkannya. Setelah memakai semua, aku keluar dari ruang ganti dan melihat Dipta yang lagi menunggu ku. "Yang bisa tolong iketin gak?" tanya ku. Dipta tersenyum dan menganggukan kepala nya.
"Ini iket pita aja kan ya?" tanyanya yang ku jawab anggukan. "Ga sempit kan by ini?" tanyanya. "Enggak kok. Aku sengaja pilihnya agak gedean." kata ku tersenyum. "Bagus kalo gitu." kata Dipta tersenyum. "Besok kita pemotretan indoor sekalian cari tempat yang di Bogor ya!" kata ku. "Sip. Kita berarti dimana nih tidurnya? Apart? Atau di rumah kamu yang di Bogor?" tanya Dipta. "Apart aja, by. Besok kita bisa ajak Cinta sama Arsen buat jalan. Kasian mereka kalo kita tinggal. Malah pasti enak-enak berduaan." kata ku tertawa.
"Kamu ada-ada aja." kata Dipta.
***
Dipta memarkirkan mobilnya di parkiran apartment. Kami berdua turun dan langsung masuk ke gedung unit kami. Dipta menggenggam tanganku seraya membantu ku membawa paperbag yang berisikan baju untuk kami prewed. "Kamu ribet ga by? Aku bantu aja ya!" ujar ku. "Jangan sayang. Udah ayo kita ke unit!" ajaknya. "Okay. Besok kita sebelum ke Bogor, dateng ke butik gaun pernikahan ya. Kita kan tadi ga sempet. Nanti aku ajak Mbak Jihane juga." kata ku tersenyum.
Saat aku membuka pintu unit, aku melihat ada sepatu beberapa orang di rak sepatu ku. "Cinta? Arsen? Kalian dimana?" ucapku.
"SURPRISE!!!"
Aku mendengar keramaian dan saat aku melihat sekeliling ternyata ada keenam sahabat kami. "Kalian!!! Astaga kenapa ga bilang kalo mau kesini? Kan bisa gw jemput!" kata ku. "Hahahaha sengaja biar kejutan. Btw jadi kapan kita mau fitting baju nih? Bulan depan kan?" tanya Ivan.
"Hahahaha! Besok ya guys. Besok pemotretan dulu indoor nanti siang nya kita ke butik barengan. Cinta tau kok butik nya jadi nanti janjian disana ya!" kata ku tersenyum. "Siap deh kalo gitu. Gw juga tadi kesini bawa motor!" kata Andre. "Gila sih gw kangen sama kalian!" kata Dipta seraya memeluk kedua sahabatnya yang baru aja dateng. "Btw nanti kita nginep disini gapapa kan?" tanya Aira. "Boleh banget. Eh iya bonnyok udah tau kalian kesini?" tanya ku. "Bonyok gw udah pindah ke Lampung. Bonyoknya Nanda pindah ke Magelang." kata Aira. "Oalah okay. Kalian ga ditanya?" tanya ku ke Ivan dan Andre.
"Slow aja bonyok gw udah gw kasih tau kok." kata Ivan. "Gw juga." jawab Andre. "Nah sip kalo gitu. Eh iya kalian gimana pelantikannya?" tanya ku. "Gw dapet penugasan di Jakrta kok, Nes. Di Jaksel gw." kata Nanda. "Gw di Bogor weh!" kata Aira. "Kalian?" tanya ku menunjuk Ivan dan Andre. "Kita pas banget barengan tempat dinas nya. Di Depok. Kalo ga salah di Jatijajar gitu." kata Ivan. "Lah? Hoki lo pada ye." kata Arsen seraya tertawa. "Berarti yang masih kuliah gw sama Vanes ya?" kata Arsen. "Sans aja, Sen. Ga sendiri kok. Gw juga udah mutusin tinggal di apart selama Vanes kuliah kok." kata Dipta. "Lah terus nanti kalian gimana tidurnya? Masa pisah ranjang?" tanya Cinta. "Santai. Lo bakal tidur di kamar gw. Gw sama Vanes di unit yang sama." kata Dipta. "Eh? Emang gapapa nih?" tanya Cinta. "Iya lah kan ada connecting door juga." kata ku tersenyum.
"Berarti yang bisa ikut gw sama Dipta prewed nanti cuman Cinta sama Arsen ya? Kalian berempat kerja kan?" kata ku. "Iya nih anyway lo mau prewed dimana aja?" tanya Ivan. "Di NTT, Bogor, sama hotel yang ada di deket-deket sini. Eh iya kenapa ga di swimming pool aja ya yang? Disini kan ada!" kata Dipta. "Lah iya juga ya! Yaudah besok kita omongin aja sama Mas Angga." kata ku tersenyum. "Sip." jawab Dipta.