Stuck With You

Stuck With You
First Day In Bandung



Vanessa P.O.V


UAS udah beres. Saat ini aku lagi mengemasi baju-baju yang akan aku bawa ke Bandung. Ya! Besok aku dan ketiga sahabatku akan ke Bandung gais!!


"Besok non berangkat sama Mas Dante ya non?" tanya Layla yang ku jawab anggukan. "Iya kak. Besok Vanes berangkat sama Mas Dante." kata ku tersenyum. "Bagus deh non kalo sama Mas Dante mah. Dia ga ngerokok jadinya pasti mobil bisa bersih dari abu rokok." katanya yang ku jawab acungan jempol.


"Non, koper padahal banyak tapi kenapa lebih pilih koper yang sedeng? Kenapa ga yang gede aja sekalian?" tanya Layla. "Ya enggak dong kak. Biar lebih hemat tempat. Lagian ini kan aku bawanya cuman dua sepatu, tiga celana, satu gaun pendek hitam, atasan ada 3, jaket satu, aku juga kan bawa baju tidur, sikat gigi, dalaman, sama make up. Ditambah aku juga bawa dua tas kecil untuk ku pakai kalau pergi ke tempat wisata. " kata ku yang dijawab anggukan Layla.


"Non, ini udah ya. Saya izin tidur dulu. Permisi." kata Layla yang ku jawab anggukan. "Makasih ya kak." kata ku yang dijawab anggukan.


***


"Pagi non!!" sapa Bi Darti tersenyum. "Pagi bi!! Wah! Vanes udah cium wangi makanan bikinan bibi nih. Masak apa, bi?" tanya ku. "Ini neng, bibi masak makanan kesukaan neng waktu masih kecil. Coba, masih inget ga?" tanya Bi Darti. "Eeeuummm, apa ya?? Ah!! Pasti soto daging ya!!!" tebak ku yang membuat Bi Darti tertawa dan menganggukan kepala nya.


"Wah! Enak nih pasti!" kata ku seraya duduk dikursi. "Pasti atuh neng. Dulu neng Vanes kalo makan ini bisa belepotan." kata Bi Darti yang membuatku tertawa.


"Bi, semalem kan Vanes iseng ngebekuin buah tuh di freazer. Bibi bisa bikin smothies ga?" tanya ku. "Waduh kalo itu bibi ga bisa neng." kata Bi Darti. "Yaudah bi gapapa nanti Vanes aja yang bikin ya. Vanes mau bikin buat nanti dijalan." kata ku tersenyum. "Siap atuh neng. Apa aja yang harus bibi siapin?" tanya Bi Darti. "Susu kotak bi yang di kulkas, yogurt yang plan kan ada juga tuh di kelopak. Sama madu ya bi. Kalo buah nanti biar Vanes aja yang keluarin. Bibi nanti bisa pisahin buah nya aja biar beku ga nempel." kata ku yang dijawab anggukan Bi Darti.


Aku mulai memakan soto daging yang dibuat Bi Darti. Setelah selesai, aku langsung membawa piring bekas aku makan ke dapur dan mencucinya.


"Lho? Non? Kenapa nyuci piring? Haduh! Saya pasti kena omel Bi Darti ini." kata Ka Layla. "Yailah kak santai aja dong. Bi Darti kan ga tau." kata ku seraya membuka freazer. Aku langsung mengeluarkan buah yang udah aku bekuin kayak pisang, stroberi, dan daun mint yang sengaja aku bekuin biar ikutan dingin wkwkwkwkwk!


Aku langsung menuangkan semua buah dan daun mint ke blender. Aku juga melihat bahan yang tadi aku sebutin ke Bi Darti udah ada dideket blender. Aku langsung aja nuangin susu cair, yogurt, dan madu. Setelah itu, aku langsung blender semua bahan sampai menyatu. Setelah siap, aku langsung nuangin smothies nya ke lima cangkir plastik yang bisa ku tutup. Aku langsung meletakannya di dalam freazer. Setelah semua aku rasa beres, aku langsung balik ke kamar dan langsung mandi.


***


Aku sudah siap dengan baju crop, dan celana joger high waist hitam ku. Aku langung menarik koper ku ke teras dan melihat Mas Dante datang dengan mobil sprinter berwarna hitam. "Pagi, bu!" sapanya yang ku jawab anggukan. "Pagi, mas." sapa ku balik. "Mas, nanti tolong ya bantu naikin koper sahabat-sahabat saya juga." kata ku yang dijawab anggukan Mas Dante. "Baik, bu." katanya. "Jangan panggil saya pakai embel-embel ibu. Saya belum tua. Bisa panggil saya nama aja?" tanya ku. "Jangan, bu. Ga sopan nanti." kata Mas Dante. "Gini aja deh, mas. Kan saya lebih muda, panggil saya 'dek' aja gimana? Atua neng sekalian juga gapapa." kata ku.


"Nggih, neng." kata Mas Dante yang ku jawab acungan jempol. "Nanti saya shareloc aja ya ke rumah sahabat-sahabat saya." kata ku yang dijawab anggukan Mas Dante.


Aku menaiki mobil. Whoa! Ini pertama kalinya sih aku naik ginian. Biasanya liat di youtube doang. Aku langsung duduk didekat pintu.


***


"Wih! Nes, mobil baru ini?" tanya Cinta yang aku jemput terakhir. "Hooh gw pinjem dari kantor. Tapi kayaknya gw siap aja sih kalo disuruh bayar buat beli nih mobil. Kayaknya bagus buat gw pake keluar kota." kata ku yang dijawab anggukan Cinta. "Ini bocah pada tidur gini. Okaylah gw disini ya sebelah lo." kata Cinta seraya duduk di kursi sebelah ku. Aku menganggukan kepala ku. "Guys! Bangun! Nih gw tadi bikin smothies. Minum dulu biar nanti kita makan siangnya di Bandung aja." kata ku seraya memberikan smothies yang ku buat. "Ta, coba lo kasihin ke Mas Dante." kata ku seraya memberikan satu cup smothies yang dijawab anggukan Cinta.


Cinta berjalan ke bagian belakang menghampiri Mas Dante yang lagi menata koper kami dibagian belakang. "Mas Dante, ini ada smothies dari Vanes ya." kata Cinta yang dijawab senyuman Mas Dante. "Baik, makasih ya neng." katanya yang dijawab anggukan Cinta. Dia langsung kembali ke kemudi.


***


"Ra, mau makan disini apa di penginapan?" tanya ku. "Bentar, Van. Euuummmm kalo menurut gw sih disini aja, Nes. Kita bisa keliling dulu nanti sebelum ke penginapan. Kita di apart kan ya?" tanya Aira yang ku jawab anggukan.


Cinta terbangun dan langsung meregangkan tubuhnya. "Udah sampe mana, Nes?" tanya Cinta dengan suara serak. "Rest Area. Bentar lagi sampai di Bandung. Mau makan dulu apa diapart makannya?" tanya ku. "Hmmm disini aja deh gw udah laper." kata Cinta yang ku jawab anggukan. "Yaudah lo bangunin si Nanda dulu. Gw tunggu di luar." kata ku seraya memakai kaca mata hitam dan keluar dari mobil.


"Mas Dante, makan disini dulu aja ya. Nanti abis ini ga ke apart nya tapi ke beberapa tempat dulu." kata ku. "Siap, neng!" kata Mas Dante.


"Nes, mau makan apa nih?" tanya Nanda yang baru aja bangun. "Gw juga ga tau. Kalian mau nya makan apa?" tanya ku. "Masa iya makan nasi padang. Kayaknya kita harus cari fastfood aja ga sih?" tanya Aira. "Pas nih tadi disana gw liat ada starbuck tuh disana." kata Cinta. "Yakin? Ga mau CFC atau KFC aja?" tanya Nanda. "Kayaknya kalo Starbuck buat nanti di mobil aja deh. Kita harus makan nasi cuy!" kata ku.


"Gw mau KFC." kata Aira. "Gw KFC." kata Cinta. "Gw KFC juga." kata Nanda. "Yaudah kalo gw CFC." kata ku yang dijawab anggukan ketiga sahabat ku. "Makan di mobil aja atau disini?" tanya Nanda. "Mobil aja tapi ga jalan." kata ku. "Sip." jawab Aira.


Kami berempat pun berpisah. Aku berjalan sendiri menuju ke CFC. "Selamat Datang di CFC!!!" sambut beberapa pelayan. Aku menganggukan kepala ku seraya tersenyum. Aku langsung menuju kasir dan melihat menu nya. Hmmmm CFC is the best fried chiken for me!


"Mbak, saya mau pesan untuk dibungkus ya. Mix Combo A nya satu, Mix Combo B nya satu, terus saya mau pesan nasi nya dua, sambal hijau nya satu, terus California Cheese Burger nya satu juga." kata ku. "Minumnya mbak?" tanya si kasir. "Es Markisa sama air putih satu ya." kata ku tersenyum. "Baik totalnya, seratus tujuh ribu mbak." kata kasir. Aku menganggukan kepala ku dan memberikan selembar seratus ribuan serta selembar sepuluh ribuan.


"Uangnya seratus sepuluh irbu kembaliannya tiga ribu ya, mbak. Ini, terima kasih." kata kasir seraya memberikan kembalian kepada ku. "Mbak saya lupa, tambah paket Astaga 2 nya satu ya!" kata ku yang dijawab anggukan. Aku langsung mengeluarkan tiga lembar sepuluh ribuan dan dua lembar dua ribuan. "Nih mbak. Sekalian biar pas ya." kata ku seraya menyerahkan lagi kembalian yang tadi ditambah uang yang aku keluarkan.


Aku langsung melihat kalau mbak kasir mulai membuatkan pesananku dengan cepat. Setelah itu, dia langsung memberikannya kepada ku. "Terima kasih, selamat datang kembali ya!" katanya yang ku jawab anggukan.


Aku langsung berjalan menuju mobil seraya membawa makananku. Aku melihat ketiga sahabat ku yang udah nunggu aku. didepan pintu mobil. "Kenapa ga naik duluan?" tanya ku. "Ga enak lah kan lo pemiliknya ya kali kita duluan yang naik." kata Aira. "Yailah gw kira kenapa. Eh bentar dulu, Mas Dante!" panggil ku. "Iya, mbak?" jawab Mas Dante. "Ini makan siangnya, dimakan dulu mas." kata ku seraya memberikan paket Astaga 2 yang tadi ku beli.


***


Makanan kami sudah habis. Aku dan ketiga sahabat ku beristirahat sebentar. "Jadi mau beli starb*ck?" tanya Cinta. "Jadi!" jawabku. "Mas Dante bisa tolong jalan ke drivethru Starbuck?" tanya ku. "Bisa neng." kata nya.


Mobil mulai jalan ke arah drivethru. Nanda langsung turun dan meminta menu ke pelayan. Kami akan memesan di mobil.


"Nih guys menu nya." kata Nanda. "Gw mau pesen Matcha Pink Drink." kata Cinta. Aku langsung mengetik di note ponsel ku. "Gw cotton candy Frappuccino." kata Aira. "Gw Cadburry Frappuccino." kata Nanda. "Gw Peppermint Mocha deh mumpung lagi ada." kata ku.


"Yaudah siapa yang mau pesen nih? Kita drivethru kan." kata Aira. "Gw aja." kata ku. Aku langsung turun dari mobil dan langsung ke arah waiters center nya. "Permisi!" ucapku. "Selamat datang di starbuck! Mau pesan apa kak?" tanya waiters. "Saya mau matcha pink drink nya satu, cotton candy frappuccino nya satu, Cadburry Frappuccino nya satu, Pappermint Mocha nya satu, terus sebentar!" kata ku.


"Mas Dante mau apa?" tanya ku. "Saya apa aja neng." katanya yang ku jawab anggukan. "Sama coffe latte deh ya mbak." kata ku. "Baik totalnya, Dua ratus lima puluh dua ribu mbak. Pembayaran di perhentian berikutnya ya!" kata mbaknya.


Aku langsung kembali ke mobil dan duduk disebelah Mas Dante. Biar ga ribet guys!


Setelah melakukan pembayaran, dan sudah mendapatkan pesanan. Aku langsung memberikan Coffe latte yang aku pesan untuk Mas Dante. "Ini ya mas." kata ku seraya memberikan minumannya. Aku langsung balik ke belakang bersama dengan ketiga sahabat ku. "Nih guys!" kata ku. "Thank you, Nes!!" kata Aira.


"Nes, abis ini kita langsung ke apart aja deh. kekenyangan gw, biar bisa langsung tidur aja." kata Cinta. "Okay, Mas Dante langsung ke apart aja ya." kata ku. "Siap!" jawab Mas Dante.