STRONG IN BETRAYAL

STRONG IN BETRAYAL
Bab 32. MALAM PENGANTIN



Tonight there'll be no distance between us


What I want most to do,


is to get close to you..


Tonight...


Tonight I celebrate my love for you


And soon this old world will seem brand new


Tonight we will both discover how friends turn into lovers


When I make love to you


Tonight I celebrate my love for you


And that midnight sun is gonna come shining through


Tonight there'll be no distance between us


What I want most to do, is to get close to you


Tonight I celebrate my love for you


Tonight


Sebuah lagu yang di nyanyikan oleh penyanyi aslinya yaitu Peabo Bryson and Roberta Flack, cukup indah dan merdu dinyanyikan kembali oleh penyanyi yang di sewa oleh wedding organizer, Lady dan Rey berdansa untuk pertama kalinya, mata Lady sangat berbinar memancarkan begitu banyak cinta yang siap di curahkan sepenuhnya kepada Reynold suaminya.


Ketika acara dansa telah selesai, mereka melanjutkan kepada acara selanjutnya, hingga tibalah acara foto bersama, beberapa teman dan kerabat pihak keluarga Lady lah yang paling banyak mengambil bagian dalam sesi foto bersama ini, namun pihak keluarga Reynold juga ikut andil.


“Yah... kini yang merasa menjadi teman Mempelai Pria..., silahkan maju ke depan, teman kerja, boleh juga teman saat masih SMA, atau teman main kelereng dulu mungkin, mari silahkan maju ke depan yah....” panggil MC.


Beberapa teman dan rekan kerja Reynold mulai naik ke atas panggung, juga Riska berjalan dengan anggunnya ikut naik keatas panggung, Reynold menatap gerakan tubuh Riska dengan tiap hentakan kakinya yang melangkah seolah sedang menginjak jantungnya yang berdegup dengan kencang pada tiap detak jantungnya.


“Permisi..” ucap suara serak itu lalu dengan sengaja berdiri di sebelah Reynold, hal ini tidak begitu di perhatikan oleh Lady, Lady tetap saja fokus menatap pada kamera, namun hal ini tidak luput dari pandangan mata Victor, yang seolah memahami bahasa tubuh anaknya, Reynold terlihat gelisah dengan senyuman yang begitu palsu serta di paksakan saat blits camera beberapa kali menyala.


“Terima kasih...” ucap Lady bersamaan dengan Reynold, dan ketika itu, semua teman – teman Reynold menyalami kedua pengantin tersebut, termasuk Riska yang dengan anggun menyalami Reynold dan Lady, saat tiba menggenggam tangan Lady, Riska mengucapkan sebuah kalimat singkat.


“Jaga suamimu yah.. selamat..” bisik Riska kepada Lady, sedikit tertusuk ngilu di bagian dada mendengar kata – kata itu, Lady langsung mendongakkan wajahnya untuk melihat dengan jelas siapa gerangan yang baru saja bersalaman dengannya, namun Riska keburu membalikkan tubuhnya, sehingga hanya bagian belakang tubuh Riska saja yang terlihat jelas sedang menuruni tangga panggung tempat kedua mempelai bersanding.


Tubuh yang begitu sintal berjalan dengan anggunnya membuat Lady cukup penasaran, hingga bertanya kepada Reynold,


“Siapa dia kak?” tanya Lady,


“Oh..., dia teman dosenku.., kenapa dengannya sayang?” Rey berusaha untuk menenangkan rasa penasaran Lady dengan menjawab pertanyaan itu setenang mungkin, lantas membelai wajah Lady dengan lembut, lalu sengaja menunjukkan kemesraan di depan Victor yang sejak tadi menatap penuh curiga kepada Rey.


“Dia..., dia suruh aku menjaga suamiku..” ucap Lady dengan tertawa kecut penuh dengan kekhawatiran.


Setelah acara resepsi pernikahan mereka selesai, Reynold dan Lady segera meninggalkan tempat resepsi tersebut dan beranjak ke sebuah hotel bintang lima untuk beristirahat, sesampainya di hotel, Lady mengharapkan ada kemesraan yang akan terjadi diantara mereka berdua, karena sejak dari Bandung hingga saat ini Lady tidak pernah disentuh sama sekali dengan Rey, apalagi suara serak nan seksi seorang wanita yang bergaun merah tadi sangat membuat Lady cemas bukan main.


“Rey..., apakah aku bisa minta tolong bukakan baju pengantinku Rey? Ini sangat berat Rey...” pinta Lady kepada Rey yang sedang membuka sepatunya,


“Iyah..., sini berbalik lah...” Rey lantas membuka resleting baju pada punggung mulus Lady, tubuh ini..., sudah lama tidak di jamah olehnya, Ia menatap punggung mulus Lady namun ingatannya malah tertuju pada punggung milik Riska, segera saja Rey menggelengkan kepalanya untuk membuang pikiran kotornya itu.


“Apakah kau lelah?” tanya Rey kepada Lady..


“Iyah sedikit...,” jawab Lady dengan perasaan berdebar,


“Mau berendam dengan air hangat?” kembali Rey bertanya masih membantu Lady membuka baju pengantinnya yang super megah,


“Iyah boleh kak...” sahut Lady dengan pipi bersemu,


“Baiklah Aku siapkan airnya yah..” lalu Rey melangkah meninggalkan Lady yang sedang menahan rasa gugup.


Beberapa saat, Rey keluar dari kamar mandi dan menyiapkan handuk untuk Lady maupun untuk dirinya, terlihat bahwa perut Lady mulai membuncit, dan dadanya mulai terlihat lebih besar dari sebelumnya juga bagian bokong Lady terlihat lebih padat, membuat Reynold semakin ingin menghabiskan malam mesra dengan wanita yang kini telah menyandang status sebagai Istrinya.


Ketika mereka berdua duduk di dalam bathtub, Rey mulai membasahi punggung Lady dengan air hangat, sebuah kesegaran dirasakan oleh Lady dengan wewangian aroma Terapy yang dituangkan oleh Rey kedalam air tersebut.


“Lady...” panggil Rey,


“Iyah kak..” sahut Lady dengan gugup,


“Apakah ketika kita pulang dari sini nanti kamu mau ikut denganku untuk tinggal di apartemenku? Kata Papaku.., ketika sepasang anak manusia sudah menikah maka sebaiknya mereka tinggal sendiri dan tidak tinggal dirumah mertuanya, walaupun rumah tinggal mereka sangat sederhana tetap saja itu jauh lebih indah dibandingkan tinggal bersama mertua..” Rey tiba – tiba saja teringat akan ucapan sang papa, dan begitu saja mengungkapkan keinginannya saat mandi bersama.


Lady lalu membalikkan tubuhnya berhadapan dengan Reynold, lalu ia membelai wajah Reynold, walaupun malu tapi dorongan cinta dan sayang membuatnya berani untuk memberikan sentuhan lembut kepada suaminya,


“Kak..., aku juga sempat berpikir untuk keluar dari rumahku dan ikut tinggal di tempat tinggalmu kak, Lady akan bicarakan ini sama mama dan papa yah..., kita akan pamit dengan mereka yah kak..., Lady akan ikut kemanapun kakak pergi...” ucap Lady dengan sungguh – sungguh.


Sebuah perasaan lega dirasakan di dada Reynold mendengar apa yang diucapkan oleh Lady, Ia yakin jika Lady hidup bersamanya maka rumah tangga mereka pasti akan baik – baik saja, dan Rey juga berjanji pada dirinya sendiri, akan menjaga Lady dan buah hatinya, Reynold berharap bisa melupakan Riska dan memulai kehidupan yang memang seharusnya di jalani, bukankah hubungan Rey dengan keluarga Tuti juga Felix adik tirinya telah membaik? Maka dengan rukunnya dan bahagianya rumah tangga dengan Lady akan semakin menyempurnakan kehidupannya.


“Terima kasih sayang..., aku akan mempersiapkan kamar yang terbaik untuk kita berdua, dan juga aku akan mempersiapkan kamar untuk anak kita..” ucap Rey sambil memeluk Lady,


“Terima kasih juga kak Rey..” bisik Lady, lalu mereka menghabiskan malam penuh dengan kemesraan sebagai pasangan suami istri yang sah, membuat segalanya terasa begitu indah bagi Lady, puncak sukacitanya kini adalah menjadi istri Reynold Hariyadi.


To Be Continue...


Hai Guys teman – temanku yang baik hati, boleh dong like and comentnya.. biar Author makin semangat dan semakin terinspirasi, Thank You


Btw, Jangan lupa mampir di novel pertama Author yang berjudul “Aku Adalah Indah” sudah end serta lanjutannya “Aku Adalah Indah” part 2 yang saat ini juga lagi on going.


Follow IG Author yah.. @lizbet.lee


Jangan lupa like dan voting yah.. teman – teman 