Reborn Genius

Reborn Genius
Bab 63 | Ketua Perundung SMA Utopia (Selesai)



...Ketua Perundung SMA Utopia (Selesai)...


Saat ini Felix sedang panik sendiri, bagaimana tidak? Ini pengalaman pertama nya selama 30 tahun diajak seorang gadis dalam berkencan ke hotel.


Memikirkan itu, Felix beberapa kali menelan ludah nya sampai di lift. Dia memberanikan diri untuk mempertanyakan nya.


"Mizuki, secepat apapun progress kita. Bukan kah ini terlalu cepat. Karena kita harus fokus pada study kita. Lagipula hatiku belum siap!"


"Jangan khawatir. Kamu diam saja, aku akan mengatasi semuanya," jawab Mizuki.


"Haruskah?"


Pemikiran Felix yang masih rencana Mizuki pergi kamar bersama, dia pun semakin bingung sampai lift berhenti dilantai paling atas dan setibanya di lantai itu ada tulisan yang tertera bahwa lantai tertutup.


Lepas dari itu semua, tujuan Mizuki bukan lah ke kamar hotel melainkan sebuah lantai hotel yang terbengkalai dengan berbagai lukisan graffiti di sisi tembok nya.


Lalu, di ruangan itu sedang mengadakan pertemuan yang mana Felix melihat anak-anak nakal yang duduk rapih didepan nya serta ada panggung kecil dilengkapi dengan layar proyektor dan podium.


Hal itu tentu membuat Felix menaruh kecurigaan.


"Mizuki, sebenarnya alasan kita ke sini?"


Sebelum Mizuki menjawab, Felix mendengar jawaban dari seorang pemuda yang tidak asing.


"Ini pertemuan Dewan Perundung dan para ketua perundung."


Mendengar itu, Felix sontak menoleh kearah sumber suara yang mana suara itu berasal dari Han Joon.


"Go Han Joon? Kenapa kamu disini?"


Han Joon pun berjalan menghampiri dan berdiri disamping Felix.


"Untuk hadir ke pertemuan ini dan apa kamu tidak tahu siapa Mizuki?"


Felix sontak melihat Mizuki, "Eh? Memang nya siapa?"


"Dia kakak kelas mu, Yukawa Mizuki. Sosok gadis yang dikenal sebagai Ratu kelas 12 dan Ketua dari perundung putri SMA Utopia. Meski, dia jarang ke sekolah namun, nama nya cukup terkenal."


"Eh? Aku baru tahu. Maaf, kak Mizuki."


Mizuki melipatkan kedua tangan nya, "Cih ... Hentikan omong kosong mu, Han Joon."


Sesaat kemudian, pandangan mereka teralih pada pembawa acara yang membahas tentang Felix.


Tok! Tok! Tok!


Suara ketukan palu terdengar dari podium disertai perkataan dari pembawa acara.


"Kepada semua senior, dimohon tenang!" seru pembawa acara.


Mendengar itu, semua tamu yang hadir terdiam dan mendengar dengan seksama pembawa acara yang ada didalamnya.


"Seperti yang diumumkan sebelumnya. Inilah agenda selanjutnya yaitu ada orang berbahaya yang membuat masalah dengan Dewan Perundung dan kejadian itu berada di Bar Karaoke. Kelas 11 di sekolah SMA Utopia, Felix Megantara."


Beberapa anak disana sontak memberikan komentar nya.


"Dia kah? Seseorang yang mengalah banyak anak-anak perundung dan bahkan ketua perundung sekolah SMK Bakti, Mali."


"Hmm ... Dia keliatan biasa saja."


Lalu, pembawa acara menyambungkan perkataan nya.


"Ayo kita putus kan secepatnya! Anggota yang setuju melenyapkan Felix, angkat tangan!"


Seluruh tamu undangan mengangkat tangan nya.


Tok! Tok!


"Semua nya setuju, kalau begitu mulai saat ini Lee Felix sudah dipastikan menjadi target bagi 467 anggota perundung."


Kling!


[Sub Quest: Kencan dengan Mizuki (VII). Sebagai pria sejati, kamu harus menunjukkan sisi Keren dihadapan gadis.]


Memahami situasi itu, Felix mengerutkan keningnya. "Mizuki, ada apa ini? Mungkin kah, kamu berniat menjual ku?"


Mizuki tidak menjawab hingga pembawa acara menyambung ucapan nya.


"Masalah itu akan kita selesaikan dan kita lanjutkan ke agenda selanjutnya."


"Tunggu sebentar!" seru Han Joon yang mengangkat tangan nya.


Pembicaraan pembawa acara pun terhenti dan pandangan nya teralih pada Han Joon, Mizuki dan Felix.


Saat melihat Felix, para perundung sontak terkejut.


"Dia bukan kah siswa yang ada di layar tadi."


"Apa maksudnya ini?"


"Apakah mereka menangkap pemuda itu?"


...


Han Joon pun tidak mempedulikan komentar mereka dan melanjutkan pembicaraannya.


"Dia Felix. Ketua Perundung SMA Utopia yang baru. Gelar itu didapatkan karena dia telah mengalahkan ku."


Beberapa perundung sontak memberikan komentar nya.


"Anak sekurus itu?"


"Dia ketua nya?"


"Itu Gila, Hahaha...."


....


Lalu, salah satu perundung mengangkat tangan nya. "Bisa saya bicara?"


Sosok itu tidak lain siswa besar yang sebelumnya di kalahkan oleh Felix, Ketua Perundung SMA Bakti, Mali.


"Aku mengakui kemampuan nya. Seseorang yang mampu mengalahkan 30 lebih perundung dalam satu pertarungan."


Lalu, salah satu perundung beranjak diri. Sosok pria tinggi yang memiliki rambut gimbal sebahu. "Aku menolak nya. Beraninya kamu memukul anak-anak di sekolah ku."


"Siapa kamu?" tanya dingin Felix.


Pemuda itu berjalan menghampiri Felix dan berhenti tepat dihadapan nya.


"Aku Wu Ochun, ketua perundung SMA Kasih," ucap Wu Ochun dengan senyuman lebar.


Sesaat kemudian, Wu Ochun sontak melesatkan pukulan dengan cepat kearah Felix namun, berkat [Auto Battle] pukulan itu berhasil dihindari dengan mudah.


Wu Ochun yang melihat kecepatan Felix yang tinggi, dia pun tersenyum lebar. "Sungguh menarik! Jadi, gerakan mu cepat juga!"


Melihat sambutan Wu Ochun itu, pembawa acara menengahi nya.


"Karena bertarung sepihak maka tidak akan membuahkan hasil yang maksimal maka dari itu ..."


Sebelum menyelesaikan kalimatnya, para perundung yang duduk sontak berdiri dan mengesampingkan kursi yang di duduki nya.


"Pertandingan satu lawan satu akan diselenggarakan," sambung pembawa acara.


Mendengar itu, Felix tersenyum kecil dan melangkah ke tengah arena yang dibuat secara singkat.


Mizuki yang melihat itu, dia pun sedikit khawatir. "Felix, kamu yakin?"


"Iya. Jika mundur maka, aku akan mempermalukan kalian sebagai murid SMA Utopia."


Han Joon yang mendengar itu, dia tersenyum dan merespon nya.


"Jika sampai kalah, ketua Perundung aku ambil alih."


"Tidak akan dan aku akan menyelesaikan nya dalam waktu 5 detik," jawab percaya diri Felix seraya terus melangkah ketengah yang mana Wu Ochun sudah ditengah.


"Aku pikir kamu takut dan menolak pertarungan ini," ledek Wu Ochun.


Felix tersenyum kecil, "Jadi, apa pertaruhan nya?"


"Sederhana. Kalau kamu menang maka permasalahan ini ku anggap tidak ada namun, jika kamu kalah. Maka, SMA Utopia berada di bawah kekuasaan ku."


"Baiklah. Lagipula, aku tidak berniat untuk kalah."


"Cih .. Dasar bocah sombong! Terima ini!" seru Wu Ochun seraya melesatkan tinju nya kearah ulu hati Felix.


Melihat itu, Felix sontak menghindari serangan Wu Ochun kembali. Namun ...


"Aku sudah lihat!" seru Wu Ochun yang melanjutkan serangan dengan tangan kiri nya.


Melihat itu, Felix juga melesatkan serangan lurus.


Pukulan lurus itu tidak diarahkan ke tubuh Wu Ochun tapi, dia mengarahkan nya ke pukulan Wu Ochun yang datang hingga tangan Felix saling beradu dengan Wu Ochun.


Buk!


"Aaa ..." teriak Wu Ochun yang langsung mundur beberapa langkah lantaran kesakitan.


Para perundung terkejut saat melihat teknik Felix tersebut.


"Ketepatan yang luar biasa!"


"Tidak hanya, pukulan nya juga kuat."


....


Felix yang melihat celah dan kesempatan dari Wu Ochun. Dia melesatkan serangan lanjutan dengan mengepal kuat seraya mengunakan teknik yang baru dipelajari nya.


[One Inch Punch.]


Teknik One Inch Punch merupakan teknik Jeet Kune Do yang mengumpulkan tenaga dalam nya di tangan kanan nya dan melesatkan serangan kearah lawan hingga membuat lawan pingsan dalam satu pukulan.


Meski kuat, Teknik ini membutuhkan durasi untuk bersiap dan tanpa ragu Felix melesatkan tinju nya.


Buak!


Sebuah pukulan keras melesatkan kearah ulu hati Wu Ochun hingga terpental dan tidak sadarkan diri.


Semua anak perundung terdiam dan hanya menatap heran.


"Jadi, siapa lagi yang ingin maju?"


Saat Felix bErtanya seperti itu tidak ada anak perundung yang ingin menerima tantangan itu. Banyak diantara mereka menundukkan kepalanya dan ada juga yang tersenyum kecil.


Lalu, pembawa acara menengahi nya dengan kembali ke podium dan berkata ...


"Dengan ini masalah selesai dan Selamat bergabung kepada Ketua Perundung SMA Utopia yang baru."


Tak lama kemudian, pertemuan pun usai dan Felix mengantar Mizuki untuk pulang.


"Aku tahu ini sedikit membingungkan. Tetapi, aku memiliki rencana yang lain. Jadi, jangan terlalu di pikirkan. Untuk sekarang, bersyukurlah kamu bisa menghindari pelenyapan dari para perundung itu."


"Iya," jawab santai Felix.


Mendengar itu, Felix pun merenung.


"Yah, dia benar. Jika aku tidak meninggikan reputasi dengan menjadi ketua. Mungkin, hal buruk akan terjadi. Aku lega, ini tidak menjadi lebih buruk," batin Felix.


Beberapa saat kemudian, Felix dan Mizuki tiba di rumah Mizuki. Lalu, mereka menghentikan langkahnya.


"Ini rumah ku."


Felix menganggukkan kepala, "Oh, iya. Jaga diri. Ya."


"Kamu juga. Sampai bertemu lagi," ucap Mizuki seraya berbalik badan dan tersenyum.


Felix juga tersenyum dan berbalik badan untuk pulang ke rumah nya.


Ditengah perjalanan, Felix mendapatkan pemberitahuan sistem.


Ding!


[Sub Quest: Kencan dengan Mizuki. Selesai.]


[Menghitung poin ... Selesai.]


[Selamat anda mendapatkan 10x kartu Combat acak, 1x Kartu Permainan dan 1x Kartu Pesona.]


Melihat itu, Felix tersenyum lebar dan tanpa ada keraguan, dia sontak membuka nya.


"Buka kartu."


Ding!


[Kartu Combat acak: Anda mendapatkan Kekuatan fisik+8, Kecepatan +3 Km/jam, Stamina +8]


[Kartu Permainan: Anda mendapatkan Game Spin.]


[Kartu Pesona: anda mendapatkan Charisma +10.]


Melihat itu, Felix tersenyum lebar dan kepercayaan diri dalam bertarung serta pesona semakin besar.


Seusai itu, dia pun menutup mata dan tertidur.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...