Reborn Genius

Reborn Genius
Reborn Genius | Bab 51. Bertemu Alexa



...Bertemu Alexa....


...# 5 Oktober 2008 (Juan)...


Diakhir pekan ini, Juan dan adiknya Yui memutuskan untuk membeli buku pelajaran terutama Yui yang mana dia sedang mencari buku untuk tugas sekolah dan Juan pun menemui.


Juan merasa beruntung lantaran saat ini dirinya bukan lagi orang miskin bahkan mereka sudah tinggal di apartemen yang sederhana dengan uang sewa yang terjangkau olehnya.


Setibanya di toko buku besar, Yui yang sangat senang membaca buku. Dia sontak berlari kearah buku yang dituju nya.


"Yui, jangan jauh-jauh ya!"


"Iya, kak!"


Juan pun membiarkan Yui dan dia pun kearah stan buku yang lain. Tidak selang lama, seseorang menyapa Juan.


"Juan," suara wanita menyapa.


Juan yang mendengar itu, dia sontak menoleh kearah sumber suara yang mana suara itu dari Alexa dan ada Tiara disampingnya.


Tiara adalah sahabat dari Alexa yang sekelas dengan Juan juga.


"Hei, Alexa." Juan melihat kearah Tiara, "Hei, Tiara."


Alexa dan Tiara pun tersenyum manis dihadapan Juan.


"Lu, ngapain disini?" tanya Alexa.


"Aku sedang mengantar adik membeli buku dan ingin melihat beberapa buku. Kalau, kalian?"


"Kami juga sama, Juan. Iya ga Alexa," ucap Tiara seraya menyenggol pelan Alexa.


Alexa hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


Melihat sikap Alexa, Juan pun terpikir sesuatu.


"Apa kalian sudah makan siang?" tanya Juan.


Mendengar pertanyaan Juan, Alexa awalnya mengangguk kepalanya namun, Tiara menyenggol nya dan menjawab dengan lantang. "Kami belum makan. Apalagi Alexa dari kemarin dia belum makan?" ucap ledek Tiara.


"Eh?" Alexa sontak menoleh kearah Tiara dan menyenggol nya seraya bergumam tanpa suara. Lalu, dia menyadari sikapnya itu dan mengembalikan pandangan kearah Juan dan tersenyum kepadanya.


Juan yang melihat itu, dia hanya tersenyum kecil. "Baiklah, Ayo kita makan bersama! kebetulan aku juga belum makan."


Lalu, Tiara dan Alexa mengangguk kepalanya. Seusai Yui membeli beberapa buku, mereka pun pergi dan meninggalkan toko buku.


Setelah itu, mereka pun makan bersama seraya berbincang-bincang dengan Alexa dan Tiara.


Bahkan Alexa menceritakan tentang ibunya yang dibunuh tepat di apartemen nya yang dahulu dan sekarang, dia hidup dengan paman dan bibinya.


Mendengar itu, Juan pun merasa iba kepada Alexa.


"Maaf, Alexa," batin Juan.


Sesudah itu, Juan pun mengantar pulang Tiara dan Alexa yang diawali mengantarkan Tiara sesudah itu, Alexa.


Lalu, Alexa pun memandu arah rumahnya. "Iya, Juan. Berhenti disini saja!" seru Alexa.


Dan, Juan menghentikan laju mobilnya di depan rumah dengan kedai yang ada di lantai dasar nya.


Alexa pun menganggukkan kepalanya. "Juan, mau mampir?" tanya malu Alexa.


"Boleh saja jika kamu mengizinkan nya," jawab Juan.


Lalu, Alexa melihat kearah Juan. "Tentu saja, gua izinin! emangnya gua pejabat apa?" jawab Alexa.


Juan yang mendengar jawaban Alexa itu membuat nya tertawa kecil begitu pun Alexa. Lalu, Juan dan Alexa turun dari mobil dan bersama masuk kedalam rumah Alexa tersebut.


Setibanya didalam rumah Alexa, Juan melihat ada beberapa pengunjung yang sedang makan di kedai rumah itu dan terlihat wanita dewasa sedang melayani dan membawa makanan ke pengunjung nya.


Alexa yang melihat wanita dewasa itu sontak menyapanya, "Bibi, aku pulang!"


Saat wanita dewasa itu mendengar suara Alexa, dia sontak menoleh kearah pintu yang mana suara itu memang dari Alexa bersama dengan seorang pria disampingnya.


"Selamat datang, Alexa!" jawab bibinya Alexa. Lalu, dia menghampiri Juan dan Alexa.


Saat berdiri dihadapan Alexa dan Juan, dia sontak melihat Juan, "Alexa, siapa ini?" tanya bibinya Alexa.


Mendengar itu, Juan sontak memperkenalkan dirinya, "Aku Juan, Bu. Teman sekelas Alexa," ucap ramah Juan Seraya salam tangan kepada bibinya Alexa.


"Anak yang sopan. Kamu teman atau pacar nih..." ledek Bibinya Alexa.


"Bibi! Dia cuman teman. Jangan bikin gosip yang tidak-tidak," ucap malu Alexa seraya salah tingkah yang membuat Juan dan Bibinya tersenyum.


"Nak, Juan. Mau mampir. Biar saya siapkan makanan disini," ucap bibinya Alexa.


"Maaf, Bu. Aku tidak bisa berlama-lama karena ada urusan," jawab Juan.


"Begitu, jika ada waktu mampir ya dan Terimakasih sudah mengantarkan Alexa," jawab Bibinya Alexa.


"Iya, Bu. Sama-sama," jawab Juan dengan senyuman ramah. Setelah itu, Juan melihat kearah Alexa. "Alexa, aku pulang dahulu," ucap pamit Juan.


Alexa mengangguk kepalanya, "Iya. Hati-hati, Juan! sampai bertemu besok di sekolah," jawab Alexa.


Juan mengangguk kepalanya lalu, meninggalkan rumah Alexa.


Lalu, saat Juan hendak keluar rumah. Dia berpapasan dengan seorang pria yang memiliki aura yang sama dengan dirinya dan Felix hingga membuat Juan mengerutkan dahinya meski begitu, Juan tetap bersikap biasa dan tersenyum kepadanya.


Setibanya didekat mobil, Juan mendengar suara Alexa dari dalam.


"Paman Katsuo, selamat datang!" ucap Alexa.


"Alexa, kamu sudah pulang!" jawab pria tersebut.


Lalu, Alexa mengangguk kepalanya.


Saat mengetahui bahwa pria itu kenalan Alexa, Juan pun melanjutkan langkah bersama Yui disampingnya dan meninggalkan mereka lantaran rasa khawatirnya hilang.


Disisi lain, Paman Katsuo melihat kearah luar. "Alexa, kamu mengenal pria yang tadi keluar?"


Alexa menjawab nya dengan santai, "Oh, Juan. Dia teman sekelas ku."


Lalu, Paman Katsuo melihat kearah luar


"Kenapa ada seorang murid dengan hawa pembunuh didekat Alexa?" batin paman Katsuo.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...