Reborn Genius

Reborn Genius
Reborn Genius | Bab 44. Operator 002 (I)



...Operator 002 (I)...


Kling!


[Operator System telah terinstal .... Selesai.]


[ID: OP002. Juan telah terdaftar.]


Juan yang melihat itu, dia pun sedikit terkejut lantaran dia sama sekali tidak tahu tentang pengetahuan Sistem karena tahun 2008. Komik dan Novel yang masih sedikit dan belum begitu ada yang membahas tentang hal tersebut.


Lalu, Juan lebih tertarik dengan pinjaman 10 juta rupiah dari paman Felix.


"Seperti nya, aku harus menyelesaikan urusan ekonomi dulu," gumam Felix seraya melihat segepok uang rupiah di tangan nya.


Sepulang dari kerja paruh waktu, Juan disambut oleh sosok ibu berbadan besar dan bermuka sangar.


"Ibu kontrakan," sapa Juan yang baru turun dari motor.


Ibu itu pun menghampiri Juan, "Juan, mana uang kontrakan nya!"


Setiap bulannya, Juan harus membayar uang kontrakan sebesar 500 ribu sedangkan gajinya di super market hanya 1,5 juta. 500 ribu untuk biaya bulanan mereka dan 500 ribu untuk biaya kontrakan. Sedangkan, biaya sekolah ditanggung oleh sanak saudara mereka. Namun, dua bulan ini sanak saudara mereka tidak ada yang mengirimkan uang bantuan untuk sekolah Juan dan adiknya.


Meski begitu, Juan beruntung lantaran saat ini dia membawa uang yang cukup besar.


"Iya, Bu sebentar."


Juan pun mengambil dompet dan memberikan 15 lembar uang seratus ribu kepada ibu kontrakan.


"Ini bu, uang kontrakan nya. Saya sudah lunas kan."


"Cih ... Buktinya kamu bisa. Kenapa ditunda-tunda. Ya sudah terimakasih," jawab cules ibu kontrakan yang sontak berbalik badan dan meninggalkan Juan.


Juan yang melihat Bu kontrakan hanya tersenyum kecil.


Baru setelah itu, Juan masuk kedalam rumah yang dimana Yui sedang bersembunyi dibalik sarung.


Juan mengerti, mereka takut akan kedatangan ibu kontrakan sampai-sampai mereka tidak berani membuka pintu.


"Sudah tidak apa-apa, keluar lah!"


Saat Juan menyerukan itu, Yui pun keluar dari sarung nya.


"Kakak, baik-baik saja kan?" tanya Yui


"Tenang saja. Kakak bisa mengatasi nya." jawab Juan seraya mengelus-elus kepala adiknya tersebut.


"Kakak memang terbaik!" ucap bangga Yui.


Juan pun ikut tersenyum mendengar pujian adik nya tersebut.


"Baiklah, sekarang kalian ingin makan apa?"


"Aku ingin makan telur ceplok," jawab Yui


"Baiklah, kakak akan masakan!"


Sesudah itu, Juan pun pergi ke dapur dan mempersiapkan sarapan dirinya dan Yui. Lalu, mereka pun makan bersama.


Lalu, Juan membasuh diri dan mempersiapkan diri ke sekolah namun, sebelum itu. Juan mengantarkan adik nya sekolah.


Saat istirahat sekolah pun tiba seusai membelikan makanan untuk teman-teman, Juan berdiam diri dikelas dan mencoba cincin yang diberikan oleh Felix.


Ring Of Quest.


Sesaat Juan memutar pelan cincin itu sebuah layar udara pun muncul dengan tulisan;


[Apakah anda ingin memulai Quest? Iya / Tidak.]


Sejujurnya, Juan yang melihat itu. Dia sedikit takut namun, uang jaminan yang berikan oleh Paman Felix cukup banyak dan membantunya. Maka dari itu, tanpa ragu menekan [Iya]


Akan tetapi, sesaat menekan [Iya] tidak sengaja layar itu menembus dan menyentuh badan perut sosok siswi sekelas nya. Lalu, saat menoleh keatas wanita itu Alexa.


"Wah ..." gumam reflek Juan.


"Ini nama nya pelecehan," ucap dingin Alexa.


Juan yang memahami itu, dia sontak melepaskan tangan nya dan tersenyum, "Sebenarnya..."


Plak!


Sebelum menyelesaikan Juan sudah ditampar.


Meski begitu, Juan tidak marah lantaran merasa memang itu salah nya.


Lalu, Alexa duduk didepan Juan dan memberikan perintah.


"Gua mau roti lapis. Cepat pergi sekarang dan oh, iya. Ba-Bi."


"Lu tahu berapa cantiknya kaki Gua dan kamu tahu, gua juga memiliki 500 ribu follower di pacebook. Jadi, kalau Gua sampai jatuh karena ke Kantin? Apa kamu mau tanggung jawab?"


"Baiklah, aku akan pergi," jawab tegas Juan yang beranjak diri dan berdiri disamping Alexa.


"Ba-Bi, lu memang baik. Dan, ini uang nya.." ucap Alexa seraya memberikan uang kepada Juan.


"Iya."


Juan pun menerima uang itu dan pergi ke kantin. Dalam perjalanan ke kantin, Juan melanjutkan melihat layar yang dimana dia melihat sebuah misi yang sama dengan apa yang sedang dilakukan nya.


[Quest.


1.Membantu Alexa membelikan makanan dan minuman pesanan nya (Belum Selesai)


???.


Hadiah: 1 kartu emas, 1 kartu perak.


Batas: Sebelum pulang sekolah.]


Juan yang melihat itu, dia pun tersenyum lantaran menurut nya misi itu mudah. Akan tetapi, diluar dugaan Juan. Kantin itu ramai hingga dia kesulitan untuk membela makanan pesanan Alexa.


"Yang benar saja. Seperti nya, aku harus berjuang juga."


Beberapa saat kemudian, semua murid dihebohkan dan perhatian teralih pada pintu masuk. Juan yang penasaran dengan sosok yang baru hadir, dia pun menoleh kebelakang yang dimana Juan melihat Felix bersama Jin Seong dan teman-teman sekelas nya.


Kehadiran mereka membuat beberapa murid memberikan komentar baik.


"Wuah ... Felix semakin tampan saja!"


"Lihat! Jin Seong semakin keren."


"Kita seperti melihat artis saja."


...


Juan yang melihat mereka merasa minder bahwasanya sosoknya yang gemuk dan berwajah biasa saja tidak mungkin bisa bergaul dengan mereka. Apalagi, Juan mengingat kejadian sewaktu Jin Seong meminta maaf.


Memahami itu, Juan hanya bisa menghela nafas.


"Ahufu ... Tidak mungkin aku bisa dekat dengan mereka. Tapi, berkat mereka aku bisa masuk barisan."


Juan pun berbalik badan dan berjalan kearah meja kantin.


Ditengah itu, Felix memanggil Juan yang mana panggilan itu tidak mungkin dilontarkan dari sosok pria sempurna seperti Felix.


"Juan."


Mendengar itu, Juan menghentikan langkah nya dan menoleh kearah belakang yang membuat nya terkejut lantaran panggilan itu berasal dari Felix yang menghampiri nya.


"Felix."


Felix pun tersenyum dan menghentikan langkah didekat Juan.


"Hei, Juan. Bagaimana kondisi mu?"


Juan tersenyum seraya menjawab nya, "Iya, aku baik-baik saja."


"Syukurlah," jawab santai Felix.


Juan yang mendengar itu, dia pun tersenyum kecil.


Setelah itu, Felix dan Juan bersama-sama membeli makanan dan minuman di kantin. Selain itu, Felix juga membayarkan semua makanan dan minuman Juan yang dibeli nya.


Awalnya Juan menolak namun, Felix memaksa hingga akhir uang Alexa disimpan oleh Juan.


Beberapa saat kemudian, pemberitahuan datang dari cincin milik Juan.


[Quest.


1.Membantu Alexa membelikan makanan dan minuman pesanan nya (Selesai)



Mencium Alexa (Belum Selesai.



Hadiah: 1 kartu emas, 1 kartu perak.


Batas: Sebelum pulang sekolah.]


Melihat itu, Juan pun terkejut dan terdiam. "Apa-apaan misi ini?!"


Dalam perjalanan kembali ke kelas, Juan terus mencari cara.


"Meski saat ini sedang mencari cara tapi ... Bagaimana caranya? Pacaran saja tidak. Bagaimana mana bisa ciuman? Apakah aku harus berpacaran dulu dengan Alexa? Sudah beruntung kalau tidak di tampar dan di sumpahin mati. Apa aku harus melakukan nya dengan paksa? Mana bisa aku melakukan hal seperti itu," batin analisa Juan.


Juan pun terus mencari cara sampai dia tiba dikelas nya yang mana saat itu sedang jam istirahat dan Alexa sendiri dikelas.


"Ah, iya. Jam olahraga. Inilah satu-satunya kesempatan ku."


Bersambung ... Operator 002 (II)


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...