Reborn Genius

Reborn Genius
Bab 59 | Ketua Perundung Sekolah Utopia (I)



...Ketua Perundung Sekolah Utopia (I)...


# 5 November 2008.


Setelah beberapa hari seusai kejadian Robert, suasana sekolah kembali seperti layak nya sekolah pada umunya namun, ada yang tidak berubah yaitu perundungan terhadap murid lemah.


Meski begitu, Felix yang tidak membiarkan tradisi itu bersarang di sekolah nya maka dari itu, dia menantang ketua Perundung dari kelas 12 bernama Goo Han Joon. Pria Korea Selatan yang tinggi, tampan dan memiliki badan yang kekar.


Lalu Goo Han Joon juga dikenal sebagai petarung yang tidak pernah kalah.


Mengetahui ada nya duel Felix dengan Goo Han Joon membuat seluruh murid berbondong-bondong melihat pertarungan tersebut.


"Felix dan Han Joon sedang bertarung satu lawan satu?!"


"Felix berkelahi?"


"Apa mereka benar akan berkelahi?"


"Apa ini bisa dikatakan berkelahi?"


"Ini namanya pembantaian."


....


Tidak hanya beberapa murid, disana juga Juan hadir untuk melihat pertarungan.


"Apa Felix sudah gila? Kenapa dia ingin melawan Han Joon?" gumam Juan.


Disana juga Lisa ikut menonton yang mana dia menatap khawatir kearah Felix apalagi ditambah komentar dari para murid sekitar nya.


"Apa kita bisa menghentikan mereka?"


"Felix bisa saja mati beneran?"


"Kalau begitu kau saja yang menghentikan mereka."


"Tapi, bagaimana cara nya menghentikan mereka?"


....


"Felix, Bodoh!" gumam umpat Lisa dengan tatapan khawatir.


Disisi lain, Han Joon memberikan kesempatan Felix untuk mundur.


"Felix, apa kau beneran ingin bertarung dengan ku?"


Felix tersenyum kecil, "Tentu saja. Aku ingin menghentikan Perundungan, pemerasan dan diskriminasi."


Mendengar itu, Han Joon tersenyum remeh. "Pahlawan kesiangan, kamu pikir ini komik Wbtoon. Baiklah. Tapi, untuk mewujudkan itu kamu harus menjadi ketua perundung dan Jika kamu berhasil mengalahkan ku, gelar itu akan kuberikan kepada mu. Namun, jika kamu kalah. Kamu harus menjadi budak selama kamu di Sekolah Utopia. Bagaimana?"


Felix tersenyum dan sontak memasang posisi kuda-kuda tinju. "Baiklah, aku setuju."


"Kalau begitu, aku mulai!" seru Han Joon seraya melesatkan serangan tinju lurus nya.


Namun, Felix berhasil menghindari nya.


Melihat kecepatan tinju Han Joon membuat Felix terkagum. "Kecepatan tinju yang hebat."


Han Joon terus melesat serangan tinju nya. Dia sangat paham dengan olahraga tinju maka dari itu, Han Joon terus menyerang seraya menutup celah hingga Felix kesulitan untuk menyerang balik.


Tapi, sesaat melihat celah. Felix sontak menyerang balik dengan tinju nya.


Buk!


Serangan telak mengenai pinggang Han Joon hingga membuat serangan berhenti dan melemah.


Menyadari itu, Felix sontak melesatkan serangan lanjutan.


"Ini lah kesempatan ku!"


Sebuah pulukan lurus melesatkan ke wajah Han Joon hingga dia mundur beberapa langkah.


Felix yang sangat paham bahwa kekuatan nya masih lemah. Dia melesatkan serangan lanjutan nya.


"Terimalah serangan terakhir ku."


Sebuah tendangan samping melesatkan kearah leher Han Joon sehingga membuat nya jatuh.


Serangan itu membuat Han Joon kesulitan untuk bangun kembali. Disisi lain, Felix juga kelelahan dengan memegang kedua lutut nya disertai nafas yang berat.


Han Joon yang terkapar melihat kearah Felix. "Felix, ternyata kamu kuat juga."


Felix tersenyum, "Aku hanya beruntung. Jadi, bagaimana?"


"Aku mengaku kalah. Ketua Perundung kuserahkan kepada mu."


Mendengar itu, semua murid terkejut bahwasanya sosok perundung terkuat dikalahkan oleh seorang pahlawan kesiangan, Felix. Namun, mereka tidak bisa memungkiri kemampuan bertarung dari Felix.


"Bertanding yang bagus," ucap Felix.


Felix dan Han Joon pun saling bertukar senyum.


Ding!


[Quest selesai. Bos Monster Goo Han Joon berhasil dikalahkan.]


[Anda mendapatkan 1x Kartu Sihir, 1x Kunci masuk Trial.]


[Kunci Dungeon tingkat rendah sudah dimasukkan kedalam menu Inventori.]


Melihat itu, Felix tersenyum kecil. "Seperti nya, aku mendapatkan barang yang menarik.


# 24 Oktober 2008


Keesokan paginya seluruh sekolah dihebohkan dengan hasil kemenangan dari Felix yang berhasil mengalahkan Han Joon.


Salah satu nya ada siswa sekelas dengan Han Joon juga membicarakan nya.


"Han Joon, hari ini tidak masuk sekolah?"


"Dia sedang berada di rumah sakit untuk dirawat. Dan, kamu tahu dia kalah di depan banyak orang. Itu pertandingan yang sangat seru bagiku."


"Iya, aku juga bernafas lega saat Han Joon tidak masuk."


....


Ditengah membicarakan Felix, salah satu teman nya ada yang memotong nya.


"Hei, kalian diam. Dia mau lewat?"


"Siapa?"


"Ketua Perundung SMA Utopia yang baru, Felix."


....


Felix yang berjalan di lorong, dia pun menjadi malu sendiri lantaran setiap murid baik siswa dan siswi melihat nya bahkan berbisik membicarakan nya.


"Kenapa jadi seperti ini? Aku bermaksud menghentikan Perundungan sekolah malah, aku jadi ketua perundung," batin Felix yang diakhiri dengan menghela nafas panjang. "... Ahufuu."


Ditengah Felix melangkah sebuah pemberitahuan quest baru datang.


Kling!


[Event Quest: Anda akan menerima undangan pesta berbahaya malam ini. Terima Quest atau abaikan.]


Felix mengerutkan keningnya dan terheran.


"Aku bahkan tidak tahu pesta seperti apa dan bagaimana aku kesana?" gumam analisa Felix.


Felix yang pandangan teralih layar udara yang dimana sesaat kemudian, Felix menabrak seorang siswa hingga dia terjatuh.


"Ma-maaf. Aku tidak memperhatikan jalan. Apa kamu baik-baik saja?" ucap siswa seraya bangun dari jatuh nya.


"Huh? Iya. Tapi, aku yang harus nya bertanya seperti itu," ucap Felix saat melihat siswa yang ditabrak mimisan dengan wajah nya yang bertapak merah. Lalu, Felix memberikan tangan nya. "Apapun itu, aku akan mengantarmu ke UKS?"


"Tidak perlu. Aku baik-baik saja," nolak siswa yang menepis tangan Felix.


"Tapi ..."


"Ini bukan apa-apa terimakasih. Sampai bertemu kembali," ucap siswa seraya berbalik badan dan meninggalkan Felix.


Melihat nya dari belakang, siswa itu berjalan sempoyongan yang membuat Felix khawatir.


"Apa dia benar baik-baik saja?"


Meski Felix khawatir, dia pun menerima keputusan siswa itu dan dia pun pergi kedalam kamar mandi.


Setibanya di kamar mandi, Felix sontak disambut oleh salah satu perundung dari kelas 10, Hyundo dan Felix mengenal nya lantaran dia rekan dekat dari Jin Seong.


"Oh, Felix."


"Hm?" jawab santai Felix.


"Ada yang ingin aku bicarakan. Haruskah berpindah tempat?" tanya Hyundo seraya menikmati Vape ditangannya.


Felix tidak begitu mempedulikan nya dan pergi ke WC. Setelah nya, pembicaraan dilanjutkan saat mencuci tangan.


"Apa maksudnya, Hyundo?"


"Sebelum itu, selamat karena kamu telah menjadi murid terkuat di SMA Utopia ini," jawab Hyundo.


Felix yang mendengar itu, dia pun menghela nafas panjang. "Jadi, maksudmu. Kamu ingin menantang ku."


"Bukan. Bukan. Malam ini aku akan pergi bersama para gadis. Mau pergi bersama? Sekalian kita rayakan naik jabatan mu."


Mendengar itu, Felix sontak tersadar bahwasanya Quest undangan yang dimaksudkan adalah undangan dari Hyundo.


Felix sempat ragu untuk menerima Quest lantaran Quest bertuliskan bahaya namun, jika tidak dilakukan maka, Felix berpikir akan melewatkan hadiah yang besar.


"High Risk High Reward," batin Felix dengan senyuman kecil.


Lalu, Felix pun menjawab. "Baiklah, aku akan datang."


"Oke. Kalau begitu, kita bertemu di ..."


Hyundo memberikan alamat dan waktu pertemuan. Lalu, dia pun pergi meninggalkan Felix.


Kling!


[Event Quest.




Pergi bersama Hyundo dalam acara pesta (Belum Selesai).




...




....




Hadiah: 1x kartu Permainan, 1x kartu set martial art Acak, 10x kartu status acak dan 6.000G.]


Gagal: Semua hadiah dan sistem menghilang.]


Felix yang melihat itu, dia tersenyum kecil. "Seperti yang kuduga. Tidak mungkin hadiah nya kecil dan ini sangat menarik."


Bersambung ... Ketua Perundung Sekolah Utopia (II).