Reborn Genius

Reborn Genius
Reborn Genius | Bab 52. Update System



...Update System....


# 11 Oktober 2008.


Hari ini merupakan yang spesial untuk Felix lantaran dia pada hari ini ulang tahun yang ke 16.


Sarah, Ibu nya Felix. Beliau sibuk membuat makanan spesial yang dibantu oleh Nova dan Rendy.


Ditengah masak, Sarah melihat Nova dan Renaldy.


"Terimakasih, Nova, Renaldy. Kalian telah membantu ibu memasak untuk ulang tahun adik kalian."


"Ibu bicara apa? Aku juga tidak enak, jika ibu membuat makanan spesial seorang diri dan aku sengaja tidak masuk kuliah buat membantu ibu," jawab Nova


"Benar, Bu. Mari kita berikan kejutan untuk Felix sepulang sekolah nanti," sambung Renaldy.


Sarah pun bertukar senyum dengan kedua anaknya.


Sore pun tiba, Felix masuk ke rumah dengan keadaan sepi dan hening.


"Kenapa sepi sekali?" gumam Felix seraya melepaskan sepatu nya.


Felix masuk kedalam rumah nya, "Bu, Kak Nova, Kak Renaldy!" panggil Felix yang mengelilingi rumah.


Dan, sampai di ruang makan. Felix sontak dikejutkan dengan suara meriah.


"Selamat ulang tahun!" ucap serempak Sarah, Nova dan Renaldy.


Sesudah itu, Ibu dan kedua kakaknya menyanyikan lagu ulang tahun.


Melihat itu, Felix pun tersenyum kecil bahkan menitihkan air mata nya.


"Terimakasih, Ibu, Kak Nova, Kak Renaldy."


Sarah yang melihat itu, dia sontak memeluk Felix.


"Sudah-sudah. Ibu juga bangga memiliki putra seperti mu," ucap Sarah didalam pelukan Felix.


"Hahaha... Apa itu, kamu cengeng banget?" ucap Renaldy yang juga menitihkan air mata.


"Kak Renaldy, kamu juga nangis. Tapi, aku juga sih," sambung Nova yang juga menangis.


Lalu, Mereka pun pelukan bertiga. Sesudah itu, Felix dan keluarga makan bersama yang dimana sebuah kue tart dengan lilin diatas nya dihadapan nya.


"Sekarang, sebutkan permohonan mu Felix! Dan, tiup lilinnya!" seru Sarah.


Felix menganggukkan kepala dan mengepalkan tangan nya. Lalu, memanjat doa.


"Sebenarnya permintaan ku, ibu, Kak Nova, Kak Renaldy. Kita semua bisa hidup damai tanpa ada apapun yang menghalangi kebahagiaan keluarga ini. Terlebih lagi, aku ingin kembali ke masa lalu dan menyelamatkan ayah dari kecelakaan," pinta permohonan Felix.


Sarah, Nova dan Renaldy yang mendengar itu, mereka pun saling bertukar senyum kecil. Lalu, Felix pun meniup lilin namun ...


Sesaat lilin nya mati, seluruh ruangan menjadi gelap. Memahami itu, Felix sontak berdiri dan melihat sekeliling nya.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" Felix pun bertanya kepada Viki. "Viki, ada apa ini?"


Felix menunggu jawaban Viki namun tidak membuahkan hasil.


Felix yang sama sekali tidak tahu kenapa sekitar nya menjadi gelap dan tidak ada siapapun. Dia pun memutuskan untuk mencari keluarga nya.


"Ibu! Kak Nova! Kak Renaldy!" seru Felix yang terus menerus seraya mengelilingi rumah nya.


Meski begitu, Felix sama sekali tidak menemukan petunjuk apapun.


Sampai Felix berjalan ke taman depan rumahnya yang dimana dia melihat sosok pria dewasa yang tidak asing membelakangi nya.


"Ayah?"


Sosok pria itu berbalik badan yang dimana wujud Ayahnya tampak dan memberikan senyuman kepada Felix.


"Felix, akhirnya kita bertemu!" jawab wujud Ayahnya Felix.


Felix sontak menangis saat mendengar respon itu dan dia pun sontak berlari kearah nya. "Ayah!"


Namun ....


"Maaf, Felix. Aku bukan ayahmu. Ini hanya wujud yang ku gunakan dari ingatan mu."


Felix yang mendengar itu, dia pun menghentikan langkahnya.


"Apa maksudnya? Jadi, siapa kamu?"


"Aku ... Panggil saja Administrator Sistem yang berada didalam jiwa mu."


Mendengar itu, Felix pun menenangkan pikiran dan bertanya kepada nya.


"Sistem? Biasanya kamu tidak pernah mau mendengarkan ku?"


"Itu karena aku tidak bisa selalu mengawasi mu. Maka dari itu, ada yang ingin aku pertanyakan," jawab Administrator.


"Bertanya apa?"


"Bagaimana kemampuan yang kuberikan kepada mu yang pasti nya bisa mengubah kehidupan mu?" sambung tanya Administrator.


Felix yang mendengar itu, dia pun menghela nafas panjang.


"Bagaimana ya ... Sebenarnya kamu sudah merubah kehidupan ku menjadi kacau. Aku selalu terlibat dalam perkelahian, permainan uang dan S3x bebas. Jika terus begini, lama-kelamaan aku bisa mati." Felix pun merubah ekpresi menjadi senyuman kecil. "Meski begitu ... Sistem ini juga menyenangkan dan sungguh curang. Di masa waktu sebelumnya, aku selalu menjaga jarak dengan para perundung, selalu melakukan apa yang mereka suruh, dipukuli dan merintih kesakitan. Sampai semua itu terasa wajar. Tapi, sekarang aku bisa melawannya dan melindungi serta membantu orang lain. Kalau bukan bantuan anda, mungkin aku sudah mati di laut dan menjadi makanan ikan. Jadi, Terimakasih."


"Oh, begitu ya. Aku senang mendengar nya. Sekarang, giliran mu bertanya?"


"Maaf, aku bertanya kurang sopan. Sebenarnya, Siapa anda? Apa anda Dewa atau semacamnya?"


"Bukan itu, maksudku."


Felix yang mendengar itu, dia pun mengambil kesimpulan bahwa Administrator tidak mau mengungkapkan identitas nya dan Felix pun menghargai itu.


"Selain itu ... Kenapa anda memberikan aku kekuatan? Yang mana sebenarnya aku pecundang sejati," ucap Felix dengan mengepal kedua tangan nya.


"Karena kamu telah berbuat baik," jawab Administrator.


"Berbuat baik?" tanya balik


"Suatu hari nanti kamu akan tahu. Felix, pada pertemuan ini. Aku akan meningkatkan dan memperbaharui sistem yang ada di jiwa mu."


Mendengar itu, Felix sontak tersenyum senang. "Benarkah? Kalau begitu, silahkan!"


Kling!


[Progress Update ... Selesai.]


[System Ver 0.5 telah diubah System Ver 1.0]


[Fitur baru: Market, Peningkatan kinerja dan peningkatan beberapa aspek lainnya.]


Felix pun tersenyum kecil bahkan sampai menitihkan air mata. Lalu, dia pun meminta sesuatu.


"Bolehkah aku memeluk tubuh anda untuk terakhir kalinya?"


Administrator tersenyum kecil dan menjawab, "Silahkan!"


Mendengar itu, Felix sontak berlari dan memeluk nya. "Ayah .....!"


Administrator itu menerima pelukan Felix dan mengelus-elus nya.


"Felix, aku yakin kamu akan menjadi sosok pria kuat, berkuasa dan suka menolong."


Ditengah pelukan itu, tiba-tiba pandangan Felix kembali ke meja makan yang dimana dia bersama keluarga nya dan dalam proses Felix itu, Sarah dan kakak-kakak melihat Felix yang sedang melamun bahkan sampai menitihkan air mata nya.


"Felix, ada apa?" tanya Sarah.


Perkataan sang ibu itu pun menyadarkan lamunan Felix.


"Tidak apa-apa," jawab Felix dengan senyuman kecil.


"Apa yang lakukan, cepat potong kue nya dan bagikan!" seru Nova.


Felix menganggukkan kepalanya dan memulai memotong kue. Lalu, kue pertama nya untuk sang ibu.


Setelah itu, untuk kedua kakaknya dan mereka pun makan bersama dengan penuh suka cita.


Malam hari nya, Felix yang penasaran dengan Administrator Sistem. Dia pun mencoba memeriksa sistem nya yang dimana Felix dikejutkan dengan perubahan layar sistem lebih rapih dan ...


"Wuah ... Aku tidak tahu kalau status menu berubah menjadi seperti ini."


Kling!


[Status:


Nama: Felix Megantara.


Umur: 16 tahun.


Title:


• Leader of Greed.


(Skill: Absolute Negosiator )


• Master of Lust.


()


Combat:


Health Point \= 11.600


Mana Points \= 5.800


Strength, 200 | Vitallity, 400


Intelligence, 999 | Agility, 250


Pesona, 500 | Mentallity, 300


Ability.


Skill: Art (A) / Drive (S) / Hukum (A+) / IPA (A) / IPS (S) / IPU (S) / Matematika (S) / Politik (S).


Bela diri: Boxing (A) / Karate (S) / Kyushiki Karate (S)


Unique Skill: Fast Learning / Fast Regeneration / Photographic Memory.


Passive: Body Muscle Lv. 10 / Charm.


Game Skill: Tidak ada. ]


Melihat itu, Felix tersenyum kecil.


"Layar status ini sungguh-sungguh mirip game RPG. Memang nya aku mau pergi ke dunia Isekai," gumam Felix.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...