
...Ketua Perundung Sekolah Utopia (III)...
Sejak ada System melakukan update, Felix merasa ada perubahan yang terjadi diantara;
Semua musuh sistem dikategorikan monster;
Informasi kemampuan dan lainnya berbentuk seperti game Virtual Reality.
Dan, hadiah semakin tidak nalar dan mirip seperti game.
Salah satunya Unique Card - Auto Battle.
Kartu ini memiliki kemampuan untuk sistem mengendalikan tubuh dan mengunakan kemampuan Host secara maksimal dengan perizinan dari Host.
......................
Di sebuah karaoke Felix sedang dikepung oleh beberapa murid perundung dan didalam misi nya, dia harus mengalahkan semua nya.
Ding!
[Event Quest.
Pergi bersama Hyundo dalam acara pesta (Selesai).
Membela Yohan (Selesai).
Mengalahkan Monster biasa Hyundo (Belum selesai).
Mengalahkan Monster Biasa Mansyur. (selesai).
Kalahkan monster biasa (0/31).
Kalahkan Monster Elit Mali. (Belum selesai)]
Hyundo yang merasa percaya diri dengan dukungan teman-teman nya, dia pun mengancam Felix.
"Hey, Felix. Kenapa kau melakukan ini? Sebenarnya, aku tidak berniat untuk menjadi musuh mu." Hyundo mendekat wajah nya ke wajah Felix. "Kau akan habis disini?"
Felix menenangkan diri dalam menghadapi situasi itu, mana-mana juga. Felix memahami bahwasanya mereka masih muda begitu juga jiwa mereka namun, tidak dengan Felix. Dia sudah memiliki jiwa umur 30 tahun. Meski begitu, dia ingin mencoba sesuatu.
"Aktifkan Full Auto Battle!" gumam Felix.
Ding!
[Full Auto Battle. Diaktifkan.]
"Hah? Apa kau bica-"
Sebelum Hyundo menyelesaikan kalimatnya, Felix sontak melesatkan tinju nya tepat di pelipis nya.
[Teknik Paul - Straight.]
Hyundo langsung terpental dan tidak sadarkan diri.
Ding!
[Anda berhasil mengalahkan monster Hyundo.]
Dan, pertarungan pun dimulai dan Felix sama sekali tidak sadar dan teringat apapun yang dilakukan nya dalam kondisi Full Auto Battle.
"Akhirnya, kau sadar juga? Kau seharusnya sudah bangun beberapa saat yang lalu."
"Oh, dia. Salah satu dari gadis perundung. Kenapa dia berada disini?" batin Felix.
Disaat yang bersamaan juga beberapa pemberitahuan datang.
Ding!
[Event Quest - Selesai.]
[Anda mendapatkan 1x kartu Permainan, 1x kartu set martial art Acak, 10x kartu Combat acak, 5.000G.]
Lalu, Felix tersenyum dan melihat kearah gadis berambut pendek.
"Kenapa kau ad-"
Sebelum menyelesaikan ucapannya, mulut Felix dijepit oleh kedua jari Gadis berambut pendek.
"Kecil kan suara mu!"
"Euph-" gumam tidak jelas Felix.
"Karena ini toilet perempuan."
"A-ada apa dengan situasi ini? Aku sama sekali tidak mengerti," batin Felix. Lalu, dia pun melanjutkannya dengan berbisik. "Kenapa aku disini?"
"Setelah kau berhasil mengalahkan banyak para perundung. Kau pingsan. Lalu, tidak lama kemudian polisi datang dan aku membantu mu untuk bersembunyi."
Felix tersenyum lebar kearah gadis berambut pendek. "Terimakasih. Nona telah menyelamatkan ku. Tapi, siapa yang melaporkan?"
"Hah? Kamu melaporkan polisi walaupun kamu juga minum? Kenapa?"
Gadis berambut pendek tidak menjawab. Lalu, dia mengalihkan topik.
"Aku melihat cara bertarung mu. Kupikir kamu pecundang. Tapi, kamu berbeda. Perundung biasa nya melakukan kekerasan hanya demi kesenangan atau melakukan kegiatan mereka. Namun, kamu melakukan kekerasan demi untuk seseorang yang bahkan tidak kamu kenal."
Mendengar itu, Felix menganalisa.
"Mungkin kah, dia jatuh cinta kepada ku tanpa disengaja," batin Felix.
Lalu, Felix pun mengucapkan terima kasih lagi.
"Tetap saja. Terimakasih. Tapi, bagaimana cara membayar nya?"
"Kamu harus menuruti permintaan ku."
"Permintaan apa?"
Gadis rambut pendek sontak mengembalikan ponsel Felix. "Nomor ku sudah ada didalam. Nanti ..." gadis berambut pendek mendekatkan wajahnya ke wajah Felix yang membuat Felix terbujur kaku dan memerah. "Aku akan menghubungimu. Paham?"
"Uh ... Oke."
...****************...
Sepulang dari tempat karaoke, Felix langsung pulang dan rebahan diatas kasur. Namun, dia terus membayangkan sosok gadis berambut pendek seraya melihat layar ponsel yang berisikan nomor kontak nya.
Mizuki.
"Imut nya.."
Sesaat kemudian, Felix teringat akan sistem beserta kemampuan nya dan membuat Felix tersenyum kecil. "Ah, iya. Aku kan tidak sendiri."
Felix yang memahami situasi nya itu, dia pun memutuskan untuk tidak menyia-nyiakan atau menimbun hadiah acak.
"Buka kartu."
Ding!
[Kartu Combat acak: Anda mendapatkan kekuatan fisik+8, Daya tahan +10 dan Kecepatan +1 km/jam.]
[Kartu sihir: Evaluation.]
[Pil Acak: 1x Stamina pil.]
[Kunci Trial: Sebuah Trial akan terbuka jika anda memutar pintu di pintu masuk monumen Nasional.]
[Kartu Permainan: Anda mendapatkan menu permainan - Zuma.]
Felix yang melihat semua hadiah itu, dia pun tersenyum kecil.
"Hadiah-hadiah ini mirip seperti hadiah game dan aku jadi sedikit heran dengan permainan Zuma ini."
Bersambung ... Ketua SMA Jaewoon Timur (IV)
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...