
...Double Body...
Saat ini Felix dikejutkan dengan kemampuan unik baru nya yaitu Double Body atau tubuh dua yang dimana kemampuan ini memungkinkan pengguna mampu berpindah kesadaran di dua tubuh berbeda.
Felix pernah membaca sebuah komik yang rilis 8 tahun yang akan datang dan siapa sangka Felix akan mendapatkan kemampuan itu di tahun 2008.
...# 3 September 2008 (Malam)...
Setelah seharian mempelajari ketrampilan dua tubuh, Felix pun mendapatkan pemahaman nya yakni ...
Pertama, saat tidur Felix yang berpindah ke tubuh yang lain yang mana telah diujicobakan saat Felix yang berumur 15 tahun tidur maka, Felix yang berumur 28 tahun akan bangun. Namun, tubuh yang tidur tidak bisa bangun sendiri.
Kedua, kalau tubuh dipaksa bangun maka tubuh yang lain akan dipaksa tidur.
Ketiga, karena kedua tubuh itu hidup kondisi fisik, rasa lapar dan sebagainya akan terasa. Memahami itu, Felix pun memutuskan untuk mengunakan kedua tubuh dalam waktu 12 jam.
Dan, terakhir. Kesadaran Felix bisa bertahan 24 jam selama kedua tubuh saling bertukar kesadaran diwaktu yang menentukan karena jika tubuh yang kedua tidur panjang sedangkan tubuh yang pertama kelelahan, Felix bisa berganti tubuh yang kedua dengan kondisi yang prima baik fisik atau otak.
Memahami itu, Felix tersenyum kecil seraya melihat tangan nya, "Dengan ini, aku bisa lebih banyak melakukan aktifitas."
# 3 September 2008 (Malam/ Felix 28 Tahun)
Pada malam itu, Felix pun mengistirahatkan tubuh 15 tahun nya untuk bersekolah esok hari dan kini, dia mencoba tubuh 28 tahun nya.
Sebuah tubuh yang jauh berbeda meski, begitu Felix cukup senang mendapatkan kemampuan yang luar biasa tersebut.
Felix pun membasuh diri dan mencukur kumis dan janggut lalu, mengikat rambut nya yang sudah sebahu. Sesudah itu, dia mencoba baju milik nya akan tetapi semua baju yang Felix miliki tidak ada yang pas ukuran nya dengan ukuran tubuh nya yang berumur 28 tahun.
Hal itu membuat nya menghela nafas panjang, "Ahuufuu ... Seperti nya, aku harus membeli baju lagi untuk tubuh ini dan ...."
Gruukk
Suara perut Felix berbunyi.
"Ah, benar juga sudah seharian tubuh ini belum makan," gumam Felix seraya memegang perut nya.
Pada akhirnya, Felix pun memakai baju singlet yang ditutupi oleh sweater serta celana training. Setelah itu, Felix keluar dengan mengunakan mobil sport nya.
Ditengah itu, Felix tidak sadar bahwa ada Joko yang sedang ke warung dan melihat Felix dengan tubuh 28 tahun nya.
"Siapa ya dia? Paman atau ayah nya Felix kah? Meski begitu, dia terlihat jauh berbeda dari Felix," gumam Joko.
Dijalan Felix dengan santai melajukan mobil sport nya dan dia berhenti ke salah satu mall yang masih buka dan memarkir nya disana.
Setibanya di mall, Felix pun merasakan perbedaan nya yang dimana saat dirinya mengunakan tubuh 15 tahun nya semua mata wanita tertuju kepada nya akan tetapi dengan mengunakan tubuh ini sama sekali tidak ada yang melihat atau mungkin tidak menganggap ada.
Memahami itu, Felix pun menghela nafas panjang. "Sudah lah biarkan, lebih baik seperti ini daripada harus menjadi perhatian orang terus."
Lalu, Felix pun membeli beberapa pakaian, jaket dan aksesoris lainnya dengan ukuran Felix yang berumur 28 tahun yang berbadan gemuk pendek dan satu stel pakaian nya langsung Felix gunakan.
Seusai berbelanja, Felix pun makan di mall untuk mengisi perut nya yang kosong.
Kling!
[S-Banking: 3.000.000 rupiah telah dikeluarkan untuk kebutuhan sehari-hari. Saldo: 27.293.100.000 rupiah.]
Dan, sepulang dari mall. Felix pun menghentikan laju mobil ke minimarket yang tidak jauh dari sekolah tubuh yang satu nya lagi.
Setibanya di sana, Felix disambut oleh pemuda gemuk yang mengenakan kacamata di balik meja kasir.
"Selamat datang!" sapa penjaga minimarket.
Felix pun tersenyum menjawab nya dan berjalan ke barang yang ingin dibeli nya. Namun, saat hendak mengambil barang yang ingin dibeli nya. Dia teringat sesuatu dan langsung menoleh kearah pria gemuk.
"Bukan kah dia yang pemuda yang dibully oleh Jin Seong dan kelompok nya," batin analisa Felix.
Tidak lama kemudian, datang pemuda yang lain. Dia sosok pria kecil, kurus dan mengenakan kacamata. Pemuda itu masuk dengan tubuh yang gemetar serta melihat sekeliling nya. Lalu, dia mengambil power bank dan memasukkan kedalam kaos nya.
Felix yang melihat itu, dia pun sontak mengerutkan keningnya. "Dia..."
Tidak hanya Felix, penjaga toko juga menyadari nya dan menyapa nya.
Tanpa jawaban, Pemuda pencuri itu sontak berlari meninggalkan toko, "Tunggu!"
Dan, meninggalkan Felix seorang diri di toko.
"Oi, kenapa tinggalin aku sendiri disini?"
Felix yang tidak nyaman akan situasi itu, dia keluar juga dan memutuskan membantu penjaga toko itu namun ...
"Kemana aku harus mengejar nya?" Felix pun mengunakan sistem nya. "Viki, kemana pergi nya penjaga toko?"
Kling!
[Kearah jam 9 dan sisi gedung. Biaya: 10G. Saldo: ]
Dan, berkat Viki. Felix berhasil menemukan penjaga toko sedang dibully oleh beberapa pemuda nakal yang tidak lain pemuda itu berasal dari sekolah Utopia kelas biasa.
Felix yang melihat sikap itu, dia pun menghentikan nya.
"Oi, berhenti kalian semua!"
Ucapan Felix itu membuat semua nya terdiam menoleh kearah nya.
"Siapa bapak?" tanya salah satu pemuda.
"Paman, ini bukan urusan mu. Pergilah!" jawab pemuda yang lain.
Felix tersenyum remeh, "Karena ulah kalian. Aku jadi tidak bisa belanja. Cepat lepaskan penjaga toko itu!"
Sesaat kemudian, berdiri sosok pemuda yang jongkok di ujung gedung dan didalam kegelapan malam. Lalu, menghampiri Felix dan terlihatlah pemuda itu tidak lain Jin Seong.
"Paman, ini bukan urusan Paman. Pergilah dari sini!"
"Aku akan pergi bersama penjaga toko dan pemuda kacamata itu. Jadi, sebagai pemuda jangan bersikap kurang ajar ya terhadap orang tua."
Jin Seong pun membuang ludah nya, "Ciu ... Jangan salah aku jika tidak sopan."
Setelah itu, Jin Seong memasang kuda-kuda tinju. Felix yang melihat itu, dia menghela nafas panjang.
Tak lama kemudian, Jin Seong melesatkan tinju nya namun, dengan mudah nya Felix menghindari meski mengunakan tubuh 28 tahun nya.
Fakta kelima kemampuan Double Body, kemampuan motorik kedua tubuh yang diberikan sistem sama yang membedakan hanya kekuatan fisik.
Mengetahui bahwa Felix umur 28 tahun itu bisa menghindari nya membuat Jin Seong terkejut.
"Paman ini bisa menghindari nya."
Felix yang tahu bahwa Jin Seong sedang melamun, dia pun tidak membuang kesempatan dengan meraih tangan Jin Seong dan membanting nya.
Buk!
Jin Seong pun meringis kesakitan di tanah. Ketiga rekan yang lain menjadi ketakutan.
Felix menghela nafas kembali dan menasihati mereka. "Bukan kah sudah ku katakan untuk berhenti dan kalian masih muda untuk apa menyia-nyiakan waktu disini. Pulang lah selagi bisa!"
Lalu, para pemuda itu sontak berlari ketakutan dan salah satu nya membopong Jin Seong untuk pergi.
Setelah itu, Felix kembali melihat pemuda penjaga toko dan pemuda pencuri. "Kalian tidak apa-apa."
Pemuda penjaga toko dan pemuda pencuri sontak menghadap Felix.
"Terimakasih, paman," ucap penjaga toko.
"Terimakasih," sambung pemuda pencuri.
Felix yang berumur 28 tahun itu pun tersenyum namun, berbeda dengan senyuman tubuh umur 15 tahun. Senyuman Felix 28 tahun jauh lebih menakutkan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...