
Aku terus menuruti semua instruksi yang di berikan kak vicko.Dia bahkan sangat dewasa saat mengajariku.Katika aku melompat dan memasukkan bola tiba tiba kaki ku tergelincir. Dan itu rasanya sangatlah sakit.
Brukkkk......!
"Aww...."aku menjerit karna rasanya benar benar sangat menyakitkan.
"Ehhh....lo kenapa?"Kak vicko langsung menghampiriku.
"SAKIT."kataku karna aku sudah tidak tahan lagi.tanpa basa basi kak vicko langsung membawaku ke pinggir lapangan.dan dia pergi gitu aja tanpa sepatah kata pun.
"Eh cowok resek mau kemana lo? ini sakit banget......tanggung jawab kek."Sambil teriak karna kak vicko benar benar sudah masuk ke dalam rumahnya.
Aku mencoba untuk mengurut kaki ku.aku ngeliat ada warna ungu ungu biru gimana gitu di bagian daerah mata kakiku.dan aku benar benar tak bisa berdiri.
Tak lama kemudian datang tu si cowok resek sambil membawa minyak yang ga tau juga itu minyak apa dan membawa air hangat untuk mengompres kakiku.
"Udah sekarang lo diem.tarik nafas dan tahan bentar ya."Kata kak vicko sambil mengoleskan minyak itu di kakiku.
"Tahan bentar...."Kata kak vicko lagi.
Krekkk!!!
"Aduhhhhh....sakit tau pelan dikit napa." sambil memegangi kakiku yang entah di apakan sama cowok resek itu.
"Udah lo diem aja.salah siapa juga gaya gayaan.baru masukin bola satu aja udah sombong banget.ini ni akibatnya,kalo udah gini siapa yang susah? gue juga kan yang susah?"Katanya panjang lebar sambil mengurut kakiku.kak vicko mengusap kakiku dan mulai mengompresnya.
"Ih bawel banget sih.orang lagi sakit malah di ceramahin." jawabku dengan kesal.
"Emang dasar kepala batu!" Katanya lirih hampir tidak terdengar
"mau di bawa ke dokter ga? atau mau di bawa ke tukang pijit? takutnya nanti pas perlombaan kaki lo masih sakit."katanya lagi
"Ga perlu!"Jawab ku singkat
"Ya udah."sambil mengompres kakiku dangan air hangat.
"Udah mendingan belum?"tanya nya sambil melihat ke arahku.
"Udah lumayan kok.ya udah biar aku aja."mengambil kompresan yang di bawa kak vicko.
"Ya udah!"jawabnya singkat dan memberikan kompresannya kepada ku.
setelah beberapa saat tiba tiba dari arah pintu masuk lapangan basket ada seseorang wanita yang mengajak ku untuk makan bersamanya.dan tak lain itu adalah tante ratna.
"Vicko ayo ajakin vreyanya makan laper pasti dianya."kata tante ratna.
"iya ma sebentar."Jawabnya ramah
"Mama tunggu di dalem ya nak."ucap
"Iya maa...."tante ratna masuk kembali ke dalam rumahnya.
"Bisa berdiri ga lo?"Tanya nya dengan tatapan sinis.
"Bisa kok."jawabku singkat.
"Ya udah ayo buruan udah di tungguin mama di dalem."
"Iya iya..bawel banget sih..."
Aku mengambil tasku dan menyusul kak vicko yang tidak jauh berada di depan ku.aku berjalan dengan sangat hati hati dan dengan keadaan kakiku yang masih sedikit sakit.
t"Kaki kamu kenapa vre?"tanya nya saat melihatku berjalan dengan kaki yang masih sedikit pincang.
"Enggak kok tante tadi cuma kesleo aja."jawabku.
"Udah di kasih obat belum?takutnya nanti kalo sakitnya parah."tanyanya lagi.
"Udah kok tante."sambik tersenyum ke arah tante ratna.
" oh ya udah.duduk dulu."suruh tanye ratna dengan sanyuman.
"iya tente"aku tersenyum balik kepada tante ratna.dan aku duduk di sebelah tante ratna.
Sedangkan kak vicko sedang manaruh tempat air dan kompresanya di dapur dan mengembalikan minyak itu di kotak P3K.
"tumben yang dateng ke rumah cantik biasanya itu itu aja?"kata adik kak vicko dengan polos.
"Emang biasanya siapa?"tanya kak vicko sambil menarik kursinya untuk ia duduki.
"Itu kak siapa namanya ma? yang centil banget itu lo ma yang sering bangat dateng ke rumah sambil bawa makanan banyak."Tanya nya kepada mamanya.
"Siapa sih?"tanyanya balik sambil mangingat ingat dan sambil mengambilkan nasi.
"Oh mama inget itu lo siapa namanya??.....emmmm celsiana bukan sih?"
tanya tante ratna kepada ziva.
"Iya.....kak celsi.pacar kakak tersayang."jawabnya sambil meledek kakaknya.
"Ngaco...itu bukan pacar kakak!!" jawabnya dengan tegas.
"Terus??? ohhh iya pacar kakak kan ini."jawabnya sambil menunjuk ke arah ku.sedangkan aku hanya tersenyum saja.
"Hai kak kenalin nama aku Ziva akhsya prasetyo panggil aja ziva." jawabnya lagi sambil memperkenalkan diri kepada ku.
"Halloo nama aku vreya."jawabku dengan ramah.
"Hallo kak vreya."dia menyapa dan aku hanya tersenyum.
"Sama sama aneh!"Sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"Ya udah sekarang kalian makan aja....."Kata tante ratna sambil tersyum melihat tingkah laku anak anaknya.
Sedangkan ayah kak vicko hanya tertawa.
Kami melaksanakan makan malam dengan penuh candaan. itu sangat lah seru dan membuat ku kagum terhadap keluarga mereka yang haromis.dan tak kalah juga dengan keluargaku.
haii guysss......
Gimana kabar kalian? samoga baik baik aja ya
jangan lupa like dan komen.dan juga kasih sarannya ya.
maaf kalo masih ada yang typo.
-MAKASIH-
😊😊😊