Oh My Senior

Oh My Senior
Siapa?



Posisi mereka masih sama. Oxcel masih tidur di paha vreya,


Polsel oxcel berbunyi


"Cel polsel lo bunyi. " vreya berusaha membangunkan oxcel.


"Oyyy..." vreya sedikit teriak.


"Apa sih? " jawabnya ketus.


"Polsel lo bunyi. "


"Ambilin."


"Manja." vreya mengambil polsel oxcel.


"Siapa? " tanya oxcel.


Vreya melihat sekilas siapa yang menelfon oxcel.


"Liat aja sendiri." jawab vreya ketus. Sambil menyondorkan polsel oxcel.


Oxcel meraih polselnya. Dan ia segera mengangkat telfon tersebut.


_telfon_


Oxcel :"paan?"


vicko :"Lo di tanya guru."


Oxcel :"bilangin gue lagi ada urusan gitu,"


Vicko :"ogah."


Oxcel :"jahat lo. Tolong bilangin sama briyan ijinin gue."


Vicko :"bilang aja sendiri. "


Tut...


Oxcel meletakkan polselnya lagi. Vreya masih terus diam sambil memainkan polselnya.


"Yaya. " ucap oxcel.


"Emm."


"Lo laper ngga? " tanya nya.


"Enggak." jawabnya acuh.


"Boong bat lu. Perut lo barusan bunyi." oxcel tertawa.


"Woyy, orang lagi kerja kalian malah asik asikan becanda. Bantuin kek." kak sanjaya menyambar.


"Ogah." jawab mereke berbarengan.


"Dih, liat aja nanti." kak sanjaya melanjutkan pekerjaannya.


Polsel vreya tiba tiba berbunyi.


_telfon_


Vreya :"halo ma?"


Mama :"iya nak halo, kamu baik baik aja kan sayang? "


Vreya :"iya yaya baik baik aja ma, kenapa? "


Mama :"oh ngga papa, tadi guru kamu telfon mama katanya kamu ngga sekolah, kamu ngga papa kan? "


Vreya :"iya ma yaya ngga papa."


Mama :"kamu kenapa ngga masuk sekolah? "


Vreya :"ngga papa ma, yaya mau jalan jalan ama oxcel. "


Mama :"oh iya oxcel, mama mau ngomong. "


Vreya sedikit menjauhkan polselnya.


"Cel mama mau ngomong." ucap vreya.


"Sini." vreya memberikan polselnya kepada oxcel.


_kembali ke telfon_


Oxcel :"halo bunda."


Mama :"oh oxcel, astaga bunda rindu kamu."


Oxcel :"bunda bisa aja, oxcel juga rindu sama bunda. Bunda kapan pulang nya? "


Mama :"besok bunda akan pulang."


Oxcel :"oxcel akan menyambut bunda di rumah."


Mama :"Hahaha, sambut bunda mu ini dengan meriah ya."


Oxcel :"siap bunda."


Mama :"ya udah bunda tutup dulu ya telfonya."


Oxcel :"iya bunda."


Tut...


Oxcel memberikan polselnya lagi kepada vreya.


"Mama ngomong apa? " tanya vreya sambil menerima polselnya.


"Enggak, cuma ngomong bunda pulang besok." jawab oxcel.


"Mama pulang besok? " kak sanjaya tiba tiba menyambar.


"Iya bang. "Jawab malas oxcel.


"Kok di majuin ya? Bukannya jadwal mama pulang masih minggu depan." ucap kak sanjaya lagi.


"Lah anak laknat. Orang tua pulang bukanya bikin acara sambutan malah di heranin." sambar oxcel.


"Mama ngga nanyain sekolah? " tanya vreya.


"Enggak. Kenapa emang? "


"Ngga papa." jawab vreya santai.


Kurang lebih satu jam vreya dan oxcel berada di kantor kak sanjaya. Mereka hanya tidur, duduk, dan memakan cemilan seadanya.


"Kalian ngga pada bosen? Dari tadi gitu terus kerjaannya," ujar kak sanjaya.


"Bosen gue kak, cel ke mall yukk. Gue bayar sendiri deh." vreya merengek.


"Kita nonton, terus makan. " ucap oxcel.


"Huhhh, best emang bro gue. " vreya memasukan barang barang nya ke dalam tas.


"Akhirnya pada pergi, Gue bisa pacaran ama angel dan ngga ada yang ganggu." batin kak sanjaya dan tersenyum.


"Lo napa bang? Kerasukan? " oxcel menatap kak sanjaya heran.


"Enak aja lo ngomong, udah cepet kalian pergi. Gue mau ada miting." jawabnya ketus.


"Boong, lo mau pacaran kan sama kak angel kan? " goda vreya.


"Sok tau."


"Tuu, kak angel ada di depan. Ngga Mau di samperin? " ujar oxcel.


Ngekk....


Pintu terbuka. Seorang gadis cantik bak model dengan mengenakan pakain khas ceo nya masuk ke dalam ruangan. Perlu kalian ketahui angel adalah seorang ceo di perusahaanya sendiri. Perusahaan yang ia bangun dari usahanya sandiri.


Kak sanjaya tersenyum.


"Embakk..." vreya memeluk angel.


"Ohh vreya, kamu ada di sini? " angel membalas pelukannya.


"Iya mbak, "vreya tersenyum hangat.


Pandangan angel tertuju pada oxcel.


"Vreya siapa dia? " menunjuk oxcel.


"Oh mbak, ini oxcel. Sepupu vreya sekarang dia tinggal di sini." ujar vreya.


"Halo kak, oxcel. " oxcel mengulurkan tanganya.


"Hahahahah, angel." ia membalas ururan tangan oxcel sambil tertawa kecil.


"Oh ini oxcel yang sering kamu ceritain? " ujar angel kepada kak sanjaya.


"Emm. "Ujar kak sanjaya cuek. Huhuu dia marah karna dari tadi di kacangin.


"Heii, kamu kenapa? " angel mengampiri kak sanjaya.


"Nggak." jawab nya cuek.


"Emm, ngga enak ni jadinya. Yaya pergi yukk." ucap oxcel.


"Ehh. Oh oke." oxcel menarik tangan vreya.


"Kak, mbak yaya sama oxcel pergi dulu ya." ujar vreya sambil berjalan menuju keluar ruangan.


Kak sanjaya dan angel melihat kepergian vreya dan oxcel sambil menggelangkan kepalanya.


"Kamu kenapa sih? " ucap angel bingung.


"Huhh, kamu harusnya meluk aku bukan yaya. Yang kamu sambut dulu itu aku bukannya yaya, dan tadi kenapa kamu jabat tangan sama oxcel?" kak sanjay merajuk.


"Cemburu rupanya. Sudahlah, mereka kan adik adikmu. Kamu ngga mungkin kan cemburu sama mereka." ujar angel berusaha menenangkan kak sanjaya.


Kak sanjaya membuang nafasnya kasar. "Hemm." kak sanjaya berdiri menghampiri angel.


"Ngga mau peluk? " kak sanjaya merentangkan tanganya.


Angel tersenyum dan menghampiri kak sanjaya lalu memeluknya. Kak sanjaya membalas pelukan angel.


"Gimana kerja kamu? Kamu akhir akhir ini sibuk banget." ujar kak sanjaya sambil melepaskan pelukanya.


"Ya gitu, ada proyek baru. Lumayan juga kan. " angel tersenyum.


"Pekerja keras." kak sanjaya mencium kening angel lembut.


Angel tersenyum. "Karja kamu gimana? " tanya nya.


"Nggak gimana gimana, semuanya baik baik aja." jawab kak sanjaya.


"Kalo kita udah nikah kamu tetep mau kerja? " tanya kak sanjaya.


"Iya, boleh kan." angel mengeluarkan puppy eyes nya.


"Boleh dong, tapi kamu ngga boleh capek capek ya." jawabnya.


"Iya." angel tersenyum.


Di sisi lain vreya dan oxcel.


Mereka sudah sampai di mall. Mereka berjalan sambil bergandengan tangan.


"Langsung nonton apa gimana? " tanya oxcel.


"Makan dulu aja, gue laper huhuu." vreya memegang perutnya.


"Ya udah cuss."


Mereka berjalan menuju restoran yang berada di dalam mall tersebut.


Tiba tiba dari arah belakang.


"Oxcel? " ucap nya.


Serentak vreya dan oxcel menoleh ke belakang.


...