Oh My Senior

Oh My Senior
Pasar Malem



-18.00


Aku bergegas untuk mandi dan persiapan untuk pergi ke pasar malem nanti.Aku menuju ke kamar mandi.Sekitar 15 menit aku pun keluar dengan ke adaan sudah memakai baju. Aku Menyisir rambutku dan mengambil tas ransel yang berukuran kecil untuk tempat dompet dan juga polsel.


"Yaya.....ni vicko udah dateng kamu buruan gih.."Ucap mama tiba tiba masuk ke dalam


kamar ku.


"Iya ma bentar lagi.."


"Kamu mau kemana tumben vicko njemput kamu..."


"Mau pergi ke pasar malem..."


"Kamu serius?"


"Iya...ya udah ma yaya turun dulu tadi katanya kak vicko udah nungguin."


"Oh iya sudah..."Ucap mama sambil senyam senyum sendiri nggak jelas.


Aku segera turun dan menghampiri kak vicko yang sedang asik mengobrol dengan kak sanjaya.


"Manusia es...cus kita berangkat.."Ucap ku tersenyum tanpa dosa.


"Kalian mau kemana?"Ucap kak sanjaya sambil mengangkat salah satu alisnya.Mama pun menghampiri kami di ruang tamu.


"Kepo....orang tua nggak boleh tau..."Ucap ku langsung mencium tangan mama di ikuti dengan kak vicko.


"Kak..tante kami pamit dulu ya..."Ucap kak vicko ramah.


"Iya hati hati ya..."Ucap mama.


"Hati hati bro..."kak vicko mengangguk dan segera menuju ke mobil.


Tanpa basa basi kak vicko langsung melajukan mobilnya dan segera menuju pasar malem.


-PASAR MALEM


Tak lama kemudian kami pun sampai.Di sana sudah ada Mei dan yang lainya.Kak vicko pun memarkirkan mobilnya dan segera menghampiri mereka.


"Lama amat bro....jamuran gue nunggunya."Ucap kak briyan sambil merangkulkan tanganya pada xelina.


"Kalian udah jadian?"Tanyaku yang melihat mereka berdua begitu mesra akhir akhir ini.


"Emm...."Seketika pipi xelina memarah dan melirik ke arah kak briyan.


"Udah...ga penting juga mendingan kita masuk.Udah ngga sabar ni gue."Ujar mei yang tiba tiba menyambar.


Mereka pun akhirnya mengangguk dan masuk ke pasar malam tersebut.Sangat indah.


"Eh itu bukannya kak celsi ya? tapi kok tumben ke sini...bukannya dia ngga suka tempat beginian?"Ucap mei sambil melirik ke arah kak celsi.


"Nggak tau..."Jawabku singkat.Dan tatapan mereka pun tertuju kepada seorang gadis yang mengenakan pakaian ketat dan mulai mendekat.


"Eh kalian di sini juga?"Ucap nya sambil tersenyum ke arah kami.


"Nggak biasanya.ada yang aneh." Batinku bergejolak.


"Iya kak kak celsi di sini juga?Sama siapa?" Jawab Xelina ramah dan tersenyum.Tapi sayang itu tak di hiraukan sama sekali.


"Emm...vicko lo disini sama mereka?Ikut gue bentar yuk?"Dan tanpa aba aba kak celsi pun menarik kak vicko untuk menjauh.


"Enak aja ambil ambil punya orang sembarangan..."Mei sedikit teriak dan marah.Karna dia tau kak vicko lah yang mengajakku kemari.


"Udah ga penting juga.Lanjut aja yuk?"Aku pun langsung menarik tangan mereka di ikuti Kak briyan dan kak nico.


Di sisi lain.


"Apaan?"Ucap kak vicko datar plusss dingin.


"Lo kesini sama anak kecil kayak gitu?Lo nggak malu?Asal lo tau ya gue itu bela belain kesini itu demi lo.Kita kan bisa pergi bardua dan yang pasti nggak ke sini.Gue tau kok lo itu terpaksa kan?Ya udah yuk kita ke mall aja..Kita belanja BERDUA."Jawab kak celsi panjang lebar dan sedikit menekan kata di bagian akhir sambil menarik tangan kak vicko.


"Lepasin...Gue nggak malu jalan sama mereka malahan gue malu kalo jalan ama lo.Dan satu lagi gue nggak pernah terpaksa jalan sama mereka."Ucapan itu sukses membuat kak celsi membulatkan matanya.dia tidak percaya seorang yang selama ini dingin berbicara sepanjang itu di hadapanya.


"Lo suka sama dia?"


"Dia?"


"Nggak usah pura pura...gue yang selama ini itu berjuang demi lo.Lo tau..."


"Oke cukup!gue nggak mau denger semua drama drama lo itu...Gue tau lo deketin gue cuma mau dapet ketenaran kan?"


"Gue nggak pernah ada niat kayak gitu?Udah gue sekarang mau jujur sama lo..."Tiba tiba suara kak celsi terhenti...dia menarik nafas nya panjang...


"Vicko gue cinta sama lo...gue sayang sama lo...dan gue tulus sama lo..."Ucapnya sambil menganggam tangan kak vicko.


Kak vicko terdiam dan merasa jijik melihat wanita murahan yang dengan gampangnya menyatakan cintanya kepada seorang laki laki.


"Gampang banget lo bilang cinta ke gue?Lo tau seorang perempuan itu di kejar bukan mengejar."Jawabnya dan langsung pergi meninggalkan kak celsi sendiri.


"Gue nggak bakal biarin lo jadi milik orang lain.Lo itu cuma milik gue...."Ucap kak celsi lirih.


-Sebagai awal konflik


Nggak ngerti lagi mau gimana semoga kalian suka ya...Jangan sungkan untuk memberikan saran di kolom komentar.