
-Pagi
Vreya menuruni tangga dengan seragam yang sudah rapi ia kenakan.Vreya turun perlahan sambil membenarkan dasinya.Ia pun langsung menuju meja makan.Terlihat lengkap dan vreya tersenyum.
"Ngga sibuk lagi?"Tanya vreya sambil menarik kursi untuk ia duduki.Tapi pertanyaan vreya tidak di hiraukan.
"Kamu mau sekolah?Kaki kamu masih sakit lo ya." ucap mama vreya sambil mengaduk susu.
"Yaya udah sembuh ma." Jawab vreya santai sambil memakan roti.
"Kamu ngga marah kan ya?"tanya ayah vreya.
"Enggak.Yaya ngga marah sama kalian.Yaya cuma mau waktu kalian aja.Yaya ngga minta lebih.Yaya cuma mau kita kaya biasanya aja sering ngumpul sama sering di rumah udah itu aja."Jawab vreya polos.mama vreya hanya tersenyum.
"Kalian masih sibuk?"Tanya vreya lagi.
"Enggak.kita udah ngga sibuk lagi.kita akan sering sering di rumah kaya biasanya.Iya kan ma yah?"Jawab kak sanjaya.
"Iya biar nanti ayah yang urus."Jawab ayah vreya. mereka tertawa kecil.
"Kamu berangkat bareng kakak kamu ya.Ngga mungkin dong kamu berangkat naik motor."Ucap mama vreya.
"Nanti yaya pulangnya gimana?"
"Nanti gue suruh vicko buat nganterin lo pulang."Jawab kak sanjaya sambil cengengesan.
"Kak sanjaya apaan sih."Mereka pun akhirnya tertawa cekikikan.
Selesai makan vreya dan kakaknya berangkat bersama.Setelah berpamitan dengan kedua orang tua mereka.
"Nanti jemput gue.Gue ngga mau tau."Ucap vreya saat sudah sampai di depan gerbang sekolah.
"Ngga mau."Jawab kak sanjaya meledek.
"Kakak...pokoknya gue ngga mau tau."Vreya langsung turun dari mobilnya dan segera menuju ke kelasnya.
Kak sanjaya di dalam mobil hanya menggeleng kan kepalanya.dan tersenyum.kak sajaya segera melajukan mobilnya meninggalkan sekolh vreya.
-DI KELAS
Vreya masuk ke dalam kelasnya menghampiri mei dan xelina yang sedang asik mengobrol.
"Kalian ngga nungguin gue?"Ucap vreya duduk di bangkunya.
"Lah kita kan ngga tau hari ini lo masuk.Lo juga ngga bilang kemaren."Jawab mei santai.
"Eh iya ya.hehe.."vreya tersenyum tanpa dosa.
"Eh vre lo tau ngga kalo lo itu sempet masuk berita mading sekolah."Tatapan xelina mulai serius.
"Udah lah jangan di bahas lagi kan gue udah bilang ngga penting."vreya tegas.
Mereka yang mengetahui kepribadian vreya pun hanya mengangguk.
Bel istirahat akhirnya berbunyi.Hal yang paling di nanti nanti setiap siswa.Vreya dan teman temannya sudah berada di kantin.Mereka memesan makanan seperti biasa.
"Lo tau ngga vre pas lo jalan ke kantin mata siswa siswi lain ngeliatin lo semua."mei sambil memasukkan bakso ke mulutnya.
"Iya vre lo ngga ada niatan buat ngasi perhitungan gitu. Ya gue cuma ngga mau lo jadi bahan omongan terlalu lama." Xelina ikut menyambar.
"Udah biarin aja nanti kalo udah cape juga berhenti sendiri." Jawab vreya santai.
Seperti biasanya kak vicko dan teman temannya mulai menghampiri mereka.
"Vre lo udah baikan?kok berangkat?" Ucap kak briyan dan duduk di sebelah xelina.
"Ya ampun kak kan kemaren lo ke rumah gue.Masak iya lupa sama keadaan gue."Jawab vreya bercanda.
"Oiya ya...hehe.."kak briyan cengengesan
Mereka akhirnya mengobrol ria.Dengan pembahasan yang tidak penting.sedangkan kak vicko tengah asik dengan game online nya.
Tiba tiba polsel vreya berbunyi.menandakan ada pesan masuk.Vreya mengerutkan dahinya.Tidak biasanya ada yang mengirimkanya pesan saat jam sekolah.Vreya langsung mengambil polselnya.
-Chat.
Brthr Lknt
Nanti gue ngga bisa jemput lo.
Vreya DA
Ayah?
Brthr Lknt
Lagi pacaran sama mama.
Vreya DA
Lah terus gue gimana?
Brthr Lknt
Lo pulang sama vicko.
Vreya DA
Ngga ah gue mau pulang sendiri.
Brthr Lknt
Gue ngga mau tau.
Vreya DA
Dih.
Vreya DA
Vreya DA
p
Vreya DA
Kak
Vreya DA
LAKNAT
(Read)
____________________
"Gue ngga mau pulang sama manusia es.Uhh gimana ini.apa gue numpang xelina aja?Uh ide bagus." Batin vreya kembali bergejolak.
"Lin gue nanti balik bareng lo ya.Kakak gue ngga bisa njemput.Lo mau kan?Xelina baik deh."vreya mengeluarkan puppy eyes nya kepada xelina.
"Bukan gue ngga mau vre.Tapi gue ngga bawa mobil." Xelina cengengesan.
"Lah kalo lo me?"
"Gue sama kak nico hehe.."jawab mei ikut cengengesan.
"Astaga kalian ini pacaran terus..."Vreya kesal.
"Lo nanti sama gue."Kak vicko tiba tiba menyambar.Sambil mengarahkan polselnya. Dan yang benar saja kak sanjaya sudah mengirimkan pesan tersendiri untuk kak vicko.
-Chat.
+62
Gue minta tolong.Anterin adek gue pulang gue lagi sibuk.
-Sjny.
__________
"Seenak jidat aja kakak gue nyuruh nhuruh orang."Ucap vreya setelah membaca pesan dari kakak nya itu.
"Sebelum adek nya deketin dulu kakaknya." Kak briyan mulai menyambar sambil tertawa.
"Mau gue tampar?"Vreya ketus.
"Jadi galak.Ati ati vic di makan nanti lu."Kak nico ikut ikutan menyambar dengan tertawa.
"Kalian....."Ucap vreya kesal.Sedangkan kak vicko santai sambil melanjutkan game nya.
"Udah udah kalian ini...Pusing tau ngga sih gue."Ucap mei yang dari tadi asik makan bakso.
mereka pun akhirnya mengobrol seperti biasa.
-Pulang Sekolah.
Bel pulang sekolah akhirnya berbunyi.Vreya dan teman temannya sedang menunggu orang yang akan mengantarkan mereka pulang.
Tak lama kak briyan dan kak nico datang.Mei dan xelina langsung menghampiri mereka dan pergi setelah berpamitan kepada vreya.
Setelah beberapa saat nampaklah kak vicko yang menghampiri vreya menggunakan motornya.
"Naik!"Ucap kak vicko.
"Lo bawa motor?Sejak kapan?"Tanya vreya heran.
"Udah lama.Udah cepetan naik."
"Gue ngga bawa helm manusia es."
"Nanti beli di depan."
tanpa pikir panjang vreya menuruti kak vicko untuk naik motor denganya.Kak vicko segera melajukan motornya.
"Jangan ngebut gue bawa rok."Ucap vreya sedikit teriak.
"Iya..."Jawab kak vicko.
Akhirnya mereka sampai di toko helm.Kak vicko memarkirkan motornya dan segera turun di ikuti oleh vreya.
"Pilih aja gue tunggu di sini."Ucap kak vicko.
"Helm nya mau yang kaya apa?Gue ngga tau selera lo."
"Terserah lo aja."
"oke terserah gue ya..."Vreya berjalan masuk dan memilih helm.
Vreya menemukan helm berwarna kuning yang sangat cantik baginya.Vreya juga punya helm di rumah berwarna hitam yang biasanya vreya pakai saat menaiki motornya.
"Gue mau yang ini."Ucap vreya menunjukkan helm yang ia pilih kepada kak vicko.
"Ambil aja."Ucap kak vicko santai.Vreya langsung mengambilnya dan kak vicko langsung membayarnya.
Kak vicko pun langsung melajukan motornya dengan kecepatan rata rata.Beberapa saat kemudian Sampailah di depan gerbang rumah vreya.
"Makasih manusia es."Ucap vreya sambil menyondorkan helm nya.
"Udah bawa aja."Jawab kak vicko saat melihat vreya ingin mengembalikan helm nya.
"Enggak ah gue udah punya di rumah.Ini kan juga elo yang beli."
"Ya udah."Jawabnya langsung mengambil hlem dari tangan vreya.
"Gue duluan."
"Oke."Vreya mengangguk dan segera masuk ke dalam rumahnya.