Oh My Senior

Oh My Senior
Malesin



Aku langsung menghampiri Mei dan xelina di kantin langganan kami.Mereka masih ada di sana.aku langsung menghampiri mereka dengan wajah yang sedikit kesal.


"Kenapa, lomba lari lagi?"Tanya mei sambil memasukkan bakso ke dalam mulutnya.


"tapi tumben lu ikut lomba lari tapi mukanya di tekuk gitu? Kenapa?"Tanya Xelina.


"Masalahnya gue gak di suruh ikut lomba lari."Jawabku kesal


"Lah terus?"tanya mei lagi


"Masa gue di suruh ikut lomba basket."Ucapku kesal.


"Hahh...."Ucap mereka berbarengan.


"Tumben pak sandi nyuruh lo ikut lomba basket."tanya mei


"Iya.dan asal kalian tau ,gue di suruh ikut tim nya kak celsi.katanya salah satu dari timnya kak celsi kecelakaan.terus yang lebih parahnya lagi gue di suruh latian di rumahnya kak vicko yang resek itu."jawabku panjang lebar.


"Hah!! kak Vicko yang ganteng dan pinter basket itu.beruntung banget lu."jawab xelina sambil terkejut.


"Dan apa lo bilang? Resek? yuhu....Genteng gitu lo bilang resek."Jawab mei


"Hellooo....kayak gitu bilang ganteng.asal kalian tau ya tadi pagi dia hampir aja nabrak gue dan dia marah marah ke gue.yang salah siapa yang di marahin siapa.sok banget gitu. dasar cowok resekkkk."jawabku kesal.


tiba tiba kak vicko dan teman temanya datang dan dia mendengar semua yang aku ucapin.dia menghampiriku dan...


"Yang resek itu elo pakek mau latian di rumah gue segala lagi."kata kak vicko.


"Itu kalo bukan kemauannya pak sandi juga gue ogah."Jawabku


"Dasar! mobil gue lecet tu." jawabnya sambil ngegas.


"Yang nabrak itu elu.dan yang harusnya marah itu gue."jawabku menggebruk meja dan berdiri.


"Awas aja lo.pakek bilang gue resek segala lagi sadar diri dong.mendingan juga gue ganteng lah elu cantik juga kagak."Jawabnya.


"Eh elu yang harusnya ngaca.asal lo tau ya gue ini primadona tauk." jawabku dengan penuh kePD-an. sedangkan mei dan Xelina hanya melihat saja.


Ya kata temen temen gue, gue itu cantik, tinggi,putih dan gue punya rambut yang lurus dan panjang.ga salah kalo banyak orang yang suka sama gue hehe...


"Ihhhh......daras cowok resekkkkk....." kataku sambil teriak dan dia hanya melambaikan tangannya.dan gue langsung duduk lagi.


"Tu kan gue kan udah bilang resek banget."kataku kesal.


"Lo gila ya main samber samber aja lo tau kan dia senior kita."jawab mei


"Eh tapi kak vicko lebih ganteng kalo di lihat dari deket sumpah ganteng banget." kata Xelina yang sedang mengagumi kegantengan cowok resek itu.


"Meiii....dia aja gak sopan sama adek kelasnya ya udah.dan cowok resek itu kan udah mau nabrak gue tadi dan dia ga minta maaf sama sekali.jadi wajar dong gue kayak gitu."jawab ku


"Ah ya udah serah lo."Jawab mei dengan tatapan bodo amat.


"Hihhhhh....... "menjawab mei dengan kesal.


setelah membayar makanan yang kami pesan, kami segera masuk ke dalam kelas.dan menyelesaikan jam pelajaran yang sebantar lagi pasti ada bel pulang.


PULANG SEKOLAH


"Gue pulang duluan ya."malambaikan tangan kepada Mei dan xelina .gue segera menuju tempat parkir sekolah.


"Okeeeee......"kata mereka berbarengan.


di tempat parkir. gue ketemu cowok resek lagi.


"Eh ada kepala batu.jangan lupa jalan rambutan no.23."katanya yang berada di dalam mobilnya.


"Ih dasar cowok resek."jawabku dan aku langsung pergi meninggalkan si cowok resek itu.


Hai guyss....


Lagi semangat ni....jangan lupa like dan komen ya.dan jangan lupa juga kasih saranya. Maaf kalo masih ada yang typo.....


-MAKASIH-


😊😊😊