
Slmt membaca...
***
-Rumah Vreya
Kringgg.....kringgg.....kringg....
"Iya iya bawel banget sih jam beker gue...Huaahhh...."Vreya langsung mematikan jam bekernya.Vreya duduk di kasurnya sambil mengumpulkan nyawa bahkan vreya tidak ingat kalo kakinya sakit.
Vreya beranjak dari tempat tidurnya seperti biasa.Tiba tiba kaki vreya merasakan sakit.Ya wajar saja kan vreya belum sembuh vreya nya aja yang pikun.
Bhuk...
"Awww......."Rintih vreya dari dalam kamar nya.Kakaknya yang kebetulan lewat mendengar vreya merintih.Kak sanjaya pun langsung masuk ke dalam kamar vreya.
"Lo kepana?...Astaga...."Kak sanjaya langsung membantu vreya untuk berdiri dan menuntunnya kembali ke kasur.
"Lo mau ngapain sih.Kebanyakan gaya lo kaki masih sakit juga."Kak sanjaya menyambar.
"Lah iya kaki gue sakit ya?Lupa gue hehe..." Vreya cengengesan tanpa dosa.
"PIKUN.Emang lo mau ngapain sih?" ucap Kak sanjaya lagi.
"Mau mandi lah gue mau sekolah."Jawabnya santai.
"Ehh ngarang ngga boleh sekolah dulu.Lo itu belum sembuh total yang artinya lo itu masih sakit.Nanti kalo lo sakit di sekolah gimana?Nanti kalo banyak yang tanya tanya soal kemaren gimana? nanti kalo pulang sekolah Ayah sama gue ngga bisa jemput gimana?"Ucap kak sanjaya panjang lebar.
"Kakak gue itu ternyata cerewet ya.Kaya emak emak."Ledek vreya.
"Enak aja emak emak.gue itu khawatir sama adek gue sendiri masa ya ngga boleh."
"Ya nggak gitu juga.Tapi ya udah deh gue juga lagi males sekolah.Hehe..."Cengengesan tanpa dosa lagi.
"Dasar pemalas.Mau jadi apa lo gede?"
"Orang lah,ya kali dedemit."
"Astaga adek gue."Kak sanjaya menepuk jidatnya pasrah.
"Udah sono lu kerja.Cari duit yang banyak."Mendorong kak sanjaya untuk keluar dari kamarnya.
"Ga mau.Gue ngga mau kerja.solanya nanti ada tamu spesial."Kak sanjaya santai.Santai terus dah:(
"Siapa?Jangan bilang gue di jodohin?"Vreya panik.
"Ngarang.Nggak mungkin lah ayah njodohin lo.Kayak ngga tau aja ayah gimana."
"Lah terus?"
"Nanti keluarga kakak ipar lo mau kesini." Tersenyum bangga.
"Lah beneran?Embak gue mau kesini?Kapan?"
"Nanti...Jadi gue memutuskan ngga ke kantor sekarang.Ya udah lah gue mau siap siap biar ganteng....hahahaha"Kak sanjaya tertawa cekikikan sambil keluar dari kamar vreya.
"Narsis lo...."Teriak vreya dari dalam kamarnya.
Vreya pun merebahkan badanya dan meraih polselnya.Terdapat banyak pesan dari grup. dengan rasa malasnya vreya mematikan polselnya dan meletakkannya kembali ke tempat asalnya.
"Mama....."Teriak vreya dari dalam kamarnya.Tak lama kemudian mama vreya datang dengan makanan di tanganya.
"Kenapa?Sakit ya?"Mama vreya duduk di sebelah vreya yang sedang berbaring malas.
"Enggak kok ma.Vreya cuma mau mandi.Mama bantuin vreya ya?"
"Ya udah yuk mama bantuin."
Dengan hati hati mama vreya menuntun vreya ke dalam kamar mandi dan memandikan vreya.Setelah beberapa menit kemudian mama vreya juga membantu vreya untuk memakai pakaiannya.
"Udah beres kan?Mama keluar dulu ya.Mau nyiapin makanan buat kakak ipar kamu.Ni makanannya di makan nanti kalo butuh apa apa panggil mbak lia aja."
"Iya ma."Vreya mengambil makanan yang di berikan mamanya dan langsung memakannya.Mama vreya pun segera keluar dari kamarnya.
Setelah makanan habis vreya mulai merasa bosan.Ia pun membuka laptopnya dan menyetel beberapa drama korea yang ia koleksi selama ini.
Sudah bosan menonton vreya beralih mengambil beberapa novel yang tergeletak di atas laci tempat tidurnya.
Jam sudah menunjukkan pukul 10.45 dan biasanya di sekolah itu sekarang sedang jam istirahat.Vreya membuka polselnya mendapat beberapa pesan dari grup dan nomer tidak di kenal.
-Chat.
+62
kapan lo sembuh?(Vicko.)
Vreya DA
paling 3 hari lagi kenapa?
Manusia es
Vreya DA
Boleh.Kapan acaranya?
Manusia es
Minggu depan.
Vreya DA
Oke ship.Kabarin lagi aja.
Manusia es
oke.
_______________
Setelah membalas cht dari kak vicko ia membuka grup yang hanya berisi 3 orang dengan dirinya.siapa sangka chat yang hanya berisi 3 orang dengan dirinya rame hingga 300 cht.
-CIWI CIWI
Vreya DA :"Rame banget dah?Kenapa ngga chat pribadi aja sih?"
Meilinda putri :"Serah kita dong.Ni sekolah sekarang lagi istirahat.Kita lagi makan sama kak briyan sama kak nico.Tapi ngga ada kak vicko.Ngga tau kemana dianya."
Vreya DA :"Bodo amat gue ngga nanya dan ngga peduli."
Meilinda putri :"Lah kan.Eh lo udah tau belum kabar tentang kak celsi?Dia di keluarin dari sekolah dan perusahaannya bengkrut."
Vreya DA :"Bodo ah ngga penting juga."
Xelina Anggraeni :"Eh dia juga sempet bilang ke kita katanya dia bakalan bales dendam suatu saat nanti."
Vreya DA :"Kan gue udah bilang ngga penting."
_________________
Vreya langsung mematikan polselnya dan meletakkannya di tempat biasa.Tak lama kemudian mama datang ke kamar vreya.
"Sayang?Mau ke bawah ngga?Kakak ipar sama keluarganya udah pada dateng."Mama vreya lemah lembut.
"Iya deh ma.Vreya juga kangen sama embak."
"Ya udah yuk biar mama bantu."
Vreya mengangguk.Mama vreya menuntun vreya dengan sangat hati hati saat menuruni tangga.
Vreya yang kini sudah berada di ruang utama vreya langsung mencium punggung tangan mama dan papa kak angel.Dan jangan lupa vreya juga memeluk kak angel.
"Anak kamu kenapa?"Tanya papa kak angel kepada ayah vreya.
"Ah biasa anak muda.Urusan gitu gituan." Jawabnya santai.semua hanya tertawa kacil.
Mereka pun akhirnya berbincang bincang tentang pernikahan kak Sanjaya dan kak angel.Vreya hanya mendengarkan dan sama sekali tidak mengerti apa sedang mereka bicarakan.
Yang vreya tau hanyalah pernikahan yang akan di adakan dua minggu lagi.Karna pemaksaan dari para calon pengantin yang ingin di percepat pelaksanaannya.
Setelah pembicaraan panjang vreya akhirnya memutuskan untuk kembali ke kamarnya di bantu dengan kak angel.
"Mbak kita jalan jalan yukk...Vreya bosen dari tadi di rumah mulu."Rengek vreya kepada kak angel.
"Vreya kaki kamu kan masih sakit.Besok aja kalo udah sembuh embak akan bawa kamu ke mall gimana?"
"Nggak usah.Anak manja jangan di ladenin.Mendingan keluar aja dari pada di sini ngga jelas."suara kak sanjaya yang tiba tiba masuk ke kamar vreya.
"Maaf anda siapa ya?Apa saya kenal dengan anda?"Vreya yang kini dengan bahasa formalnya mulai meledek kakaknya itu.
"Oh oke kalo gitu.Sayang kita jalan jalan aja yuk...Kita nonton , Belanja , ke taman pokonya terserah kamu deh."Kak vicko mulai membujuk kak angel.
"Sana gue ngga minat sama begituan."Vreya ketus kini menyambar.
"Gue ngomong sama calon istri gue bukan sama lo."
"Oh..."
"Udah kita di rumah aja."Lerai kak angel.
"Tapi kan mau nya kita cuma...."Tiba tiba terpotong.
"Ya mbak vreya setuju."Vreya senyum penuh kemenangan.Kak sanjaya hanya pasrah.
mereka pun akhirnya bercerita tentang pengalaman mereka masing masing dan pastinya juga di iringi dengan perdebatan antara kakak adek tersebut.
karna sudah menjelang petang kak angel dan keluarganya pun berpamitan.
Vreya pun kini sudah tertidur pulas di dalam kamarnya setelah berbagi cerita dengan kakak dan embaknya.
...