Oh My Senior

Oh My Senior
Cowok Resek



kringggg......kringgg......kringgg....


"huahhhhhhhhh........"


jam sudah menunjuk kan pukul 05.45 aku segera menuju kamar mandi dan aku segera mandi.


selesai mandi aku menaruh buku yang harus ku bawa hari ini ke dalam tas ranselku.aku sedikit buru buru karna hari ini aku ada piket kelas.dan kalian tau kan kalo aku nggak piket nanti bu ainun kambuh lagi.


aku turun menemui mama dan ayah yang sudah siap untuk sarapan.dan kak sanjaya belum bangun pada saat itu.


"Sarapan dulu ya.."kata mama menyuruhku untuk sarapan tapi karna jam udah menunjukkan pukul 06.15 aku langsung pamit kepada mama dan ayah.


"Ma..yah.. yaya ada jadwal piket hari ini.yaya berangkat dulu ya."jawabku sambil mencium tangan mereka.


"ya udah hati hati ya jangan ngebut bawa motornya "jawab mama sambil teriak karna aku sudah berjalan menuju garasi.


"iya maa."jawabku sambil teriak.


aku mengeluarkan motor ku dan segera berangkat ke sekolah.aku menggunakan motorku dengan kecepatan rata rata dan ya aku tertib.


Saat di tikungan aku hampir ditabrak mobil berwarna putih dan itu pasti mobil mewah.mobil itu berjalan dengan kecepatan penuh.dan mobil itu berhenti saat ingin menabrak motorku.


"Aaaaaaa........."aku menjerit histeris.dan orang yang ada di dalam mobil itu langsung keluar.


"Hah gila ya lo?"Tanya nya sambil melihat apakah mobilnya ada yang lecet.aku menyetandarkan motorku dan turun menghampiri orang itu.


"Elo yang gila bawa mobil kayak orang kesurupan.hah elo kak vicko kelas XII yang pinter main basket itu kan?"tanya ku.ya kak vicko adalah orang yang sangat terkenal di sekolahan selain dia pinter main basket dia juga ganteng,tinggi,putih,dan sempurna benget hampir semua siswi di sekolahan naksir sama dia.


"kalo sampe ada yang lecet di mobil gue awas aja lo."Jawabnya mengancam.dan dia langsung masuk mobilnya dan pergi gitu aja.


"Ih dasar aneh.yang salah siapa yang di marahin siapa."Kataku dalam hati.


aku langsung mengambil motorku dan segera menuju ke sekolah.


di sekolah aku udah di sambut sama mei dan xelina.


"Uwuwww tumben pagi an."kata mei sambil meledek.


"Kan vreya ada jadwal piket coba kalo enggak pasti dateng nya mepet."jawab xelina sambil cekikikan.


"Ah terserah....ayo ke kelas nanti bu ainun kambuh lagi."jawabku mengajak mei dan xelina ke kelas.mereka hanya mengangguk.


salesai piket guru mata pelajaran pertama udah dateng dan langsung melaksanakan pelajaran seperti biasa.


kringg..... bel tanda istirahat telah berbunyi kepada seluruh siswa diharapkan untuk meninggalkan ruang kelas masing masing**......


aku mei dan xelina keluar dari kelas dan segera menuju kantin langganan kami.


tiba tiba ada pengumuman....


"Untuk siswa yang bernama Vreya Diva Ananta kelas XI IPA1 segera menuju ke ruangan saya terima kasih."suara pak sandi yaitu guru olah raga kami.


"Eh gue di panggil tu duluan ya."aku langsung pergi untuk menemui pak sandi karna aku tau itu pasti penting.


"Eh tapi ya....."kata mei yang belum sampet selesai bicara.


di ruang olah raga udah ada pak sandi,kak vicko dan tim basketnya di tambah tim basket putri kelas XII yaitu tim basketnya kak celsi.


"Ada apa ya pak?"tanyaku dengan ragu karna aku junior sendiri di ruangan itu.


"Bapak mau kamu ikut lomba basket tahun ini dengan tim nya celsi.salah satu pemainnya baru saja kecelakaan sedangkan lomba akan diadakan sebentar lagi.saya tau kamu gak bisa basket tapi bapak yakin kalo kamu bisa jika ada yang mengajarin kamu."jawab pak sandi panjang lebar.


"Hah tapi pak...."belum sempet aku selesai ngomong udah di samber lagi sama pak sandi.


"Dan Vicko yang akan mengajari kamu di rumahnya karna vicko adalah orang yang paling bisa di andelin."lanjutnya


"Loh pak kenapa harus saya?" tanya kak vicko kepada pak sandi.


"udah lah vicko kamu mau mencoba membantah bapak? " jawab pak sandi dan dia mulai mengeluarkan aura galaknya.


"Ya udah pak".jawabnya singkat.dan pak sandi mengangguk


"Gue tunggu di rumah jam 3 sore.rumah gue di jalan rambutan no.23."mengarah ke arahku aku hanya mengangguk dan aku melihat kak celsi yang kesal dengan ku tapi siapa yang bisa membantah pak sandi.


Aku segera keluar dari ruangan dan segera menghampiri Mei dan Xelina di kantin.


Hai.....Maaf ya kalo semisal ada yang typo. jangan lupa di like dan komen ya dan jangan lupa kasih sarannya.


-MAKASIH-


😊😊😊