
Oh iya aku sempet lupa.Aku sekarang kelas XI IPA1.Bukan kelas unggulan sih,malah sebaliknya di bandingkan kelas sebelah yaitu kelas XI IPA2.siswa-siswinya emang pinter pinter dan juga anteng anteng.Setiap masuk ke kelas itu karena alasan tertentu uhhh kagum bener dah.Entah apa yang nempel pada badan mereka huhhh....
Kelas IPA1 atau lebih tepatnya kelasku itu orang nya rumit rumit,kebiasaan banget ada hal yang lebih mudah sok sok-an nyari yang susah kayak muridnya pinter aja.yang pinter mah cuma satu dua orang doang.
sakarang kelasku kedatangan murid baru nih namanya Xelina Anggraini dan dia sekarang udah jadi sahabat aku.Dia baik aja pakek banget.Dia pernah nraktir mei bakso gara gara uang sakunya mei ketinggalan di kelas dan itu malah sebelum kita akrab sama Xelina.
"Jajan bakso yuu,gue laper banget ni."ajak mei merengek karna perutnya yang udah bunyi itu.
"Enggak ah udah kenyang gue.makan soto tadi."sambil memegang perutku yang masih ke isi penuh.
"Ya udah anterin aja.Ayo lahhh.....pliss!" dengan tatapan memohon dan membuat ku meresa kasian.
"Yaudah ayoo tapi jangan lama-lama dan jangan makan banyak banyak gue gak mau nunggu TITIK."kataku dengan penuh tatapan tajam.memang kalo Mei makan bakso itu 5 piring aja kuat dia mah.
Setelah Mei makan 2 mangkuk bakso dan 3 es teh manis 4 di tambah punyaku.Mei merasa kurang karena dia biasa makan bakso 3 porsi.Tapi anehnya walau makannya banyak tetep aja badanya ideal dan gak gemuk.
"Udah buruan bayar! sekalian ini punya gue."kataku sedikit kesal karena Mei kelamaan.
"Iya.marah marah mulu cepet tua lu" jawabnya sedikit meledek.
Mei beranjak dari tempak duduknya dan membayar makananya yang udah dia makan tadi.
"Berapa bu?"tanya Mei kepada bu kantin.
"Jadinya 40 ribu mbak"kata bu kantin ramah
"Oh sebentar ya bu."jawabnya sambil mencari uang di saku nya.Dan dia baru ingat kalo uangnya ada di tas bersama dengan polselnya.dan kantin yang saat ini berbeda dari biasanya dan lumayan jauh dari kelas mereka berdua.
"Vreyaa!! shuttt....sini!"kata mei memanggilku.aku yang sedang duduk langsung menghampiri mei.
"kenapa?"tanyaku singkat.
"Uang gue ketinggalan di tas vreya!" jawabnya sambil sedikit berkaca kaca.
"Hah.lo tau kan uangku pas dan kelas kita jauh me...lagian lo ada ada aja deh." jawabku kesal.
"iya kan gue juga ga tau.aduh terus gumana ni?"jawab mei merengek.
"Ya gimana gue juga ga tau!" jawabku bingung sambil mencari ide.
"Kenapa?"tanyanya.
"itu uang mei ketingalan mana bayarnya ga dikit lagi."ocehku pada xelina yang dari tadi bungung melihat aku dan mei mondar mandir ga jelas.
"Oh itu...pakek uang gue dulu aja kalik kan kita sekelas gampang juga masalah itu mah."kata xelina dengan santai
"Gimana me mau gak lu?"tanya ku pada mei yang sedang benar benar bingung.
"Yaudah deh.mau gimana lagi aku ga mau nyuci piring lagian bentar lagi udah bel.tapi ga papa kan lin?"tanya nya pada xelina
"ya ilah ga papa kalik santai aja."
"makasih ya lin baik deh."jawab mei yang udah mulai ceria lagi.
"iya ." sambil tersenyum manis ke arah mei.
Setelah Xelina membayar kami bertiga langsung kembali ke kelas dan pada saat itu bel udah bunyi.
Dan sejak saat itu kita bertiga jadi akrab banget sampai sekarang.
-Xelina Anggraeni
-Vreya Diva Ananta
-Meilinda Putri
-Xelina Anggraeni
haii guyss.....
Maaf ya kalo jelek baru pertama kali soalnya. jangan lupa kasih saran di kolom komentar ya.....
Makasih😊