Oh My Senior

Oh My Senior
Rumah sakit



RUMAH SAKIT


Kak vicko langsung memanggil suster untuk menangani vreya.Vreya pun di bawa ke ruang rawat sedangkan kak vicko menunggu di luar.Tak lupa juga kak vicko meminta pihak rumah sakit untuk menghubungi keluarga vreya.


Selang beberapa menit keluarga vreya yang lengkap pun datang.


"Apa yang terjadi?"Ucap ayah vreya kawatir.


"Apa yang terjadi sama adek gue?"Kak sanjaya menyambar.Kak sanjaya memang sangat menyanyangi vreya sejak kecil.


"Om..tente...kak...vreya tadi di buli di UKS.Saya juga tidak tau pasti apa penyebabnya .Sebelumnya vreya juga sempat kecelakaan kecil waktu berangkat sekolah."


Nampak wajah khawatir di setiap wajah mama,ayah,Kak sanjaya dan juga kak vicko.entah mengapa dia tidak bisa jika harus melihat vreya seperti ini.


Kak sanjaya menjauh dari ruangan yang merawat vreya dan menelfon seseorang.


"Jon...cari tau siapa yang udah berani sama adek gue.Lo pastiin dia ga akan hidup senang setelah ini."kak sanjaya tegas menyuruh joni asistenya.


"Baik tuan muda."Jawabnya patuh.kak sanjaya memutuskan panggilanya.


Kak sanjaya pun kembali ke ruangan vreya.selang beberapa menit dokter yang menangani vreya keluar.


"Bagaimana keadaan anak saya dok?"Ayah vreya yang begitu khawatir sambil memeluk tubuh mama vreya.


"Nona Vreya baik baik saja.cidera yang ada di kakinya juga tidak begitu parah.Hanya saja lukanya yang mungkin akan agak lama untuk sembuh total.Kalian tidak perlu khawatir.Kami telah membalut luka yang ada di bagian kaki.Nona vreya juga akan sembuh secepatnya."Ucap dokter berusaha menyakinkan mereka.


"Bolehkah kami masuk?"Ucap mama vreya.Dokter pun mengangguk dan berpamitan untuk pergi.


Mama dan ayah vreya segera masuk ke dalam ruangan dimana vreya di rawat.sedangkan kak sanjaya dan kak vicko sedang berbicara serius di luar.


"Apa yang sebenarnya terjadi sama adek gue?Lo tau siapa pelakunya?"Ucap kak sanjaya serius.


"Ya kak gue tau.Dia Celsiana Bildhren.Putri tunggal keluarga Bildhren."Kak vicko ikut serius.


"Ah...dia tidak ada apa apanya.akan ku buat perusahaanya bangkrut dalam waktu tiga hari."


"Apa?Lo serius?"Kak vicko terkejut dengan perkataan kak sanjaya.


"Ya gue serius.Nggak ada satu orang pun yang boleh nyakitin adek gue."


"Oke kak gue akan bantu lo."


kak sanjaya mengangguk dan pergi meninggalakan kak vicko.


-DI RUANG RAWAT VREYA


"Iya ma vreya ngga papa."jawab vreya santai.Sebenarnya vreya masih marah karna tidak di ajak kakaknya melamar kak angel tapi vreya menahannya.


Mereka pun berbincang bincang.Vreya juga tidak menceritakan hal ini kepada ayahnya maupun mamanya.vreya sangat tau betul bagaimana jika ayah vreya marah,Ayahnya tidak akan segan segan untuk menuntut siapapun yang berani menyakiti anaknya.


Sedangkan kak vicko masih di luar.dan masih memikirkan sesuatu yang begitu aneh baginya


"Gue kenapa?kenapa gue ngga bisa liat tu cewek sakit? Kenapa gue tadi gendong dia?kan ada satpam yang bisa bantu kenapa harus gue?Kenapa gue sepanik itu tadi?ah sudahlah mungkin gue hanya kasian." Batin kak vicko.dia merasa bingung dengan dirinya sendiri.


-DI SEKOLAH


Pak sapto langsung meminta kak celsi dan teman temannya menuju ke ruang kepala sekolah.di ruang kepala sekolah kak celsi dan teman temannya di hajar habis habisan.pasalnya ini kali pertama di SMA mereka terjadi pembulian.


Mei dan Xelina yang mendengar kabar bahwa sahabatnya di buli pun menuju ke UKS dan meminta penjelasan terhadap kak briyan dan kak nico.


"Kak vreya kenapa?"Ucap mei


"Vreya di buli?"xelina menyambar.


Akhirnya kak nico dan kak briyan menjaskan apa yang mereka tau dari teman mereka.


"Apa kenapa bisa begitu.Ah gawat ini jika ayahnya vreya tau siapa pelakunya."Mei terkejut mendengar cerita dari kak nico dan kak briyan.


"Lah emang kenapa?"Kak nico penasaran.


"Ni ya kak,Keluarganya vreya itu kaya raya.Tapi vreyanya aja yang ngga mau keliatan mewah.keluarganya itu Punya banyak perusahaan dimana mana.Siapa sih yang nggak kenal sama keluarga Ananta."jawab xelina.


"Ya terus...."kak briyan menunggu jawaban selanjutnya.


"Ya kalo sampe kakak atau ayah vreya tau ada yang berbuat kaya gini sama anaknya...uh ngeri.bisa bisa perusahaan nya hancur dalam waktu dekat,dan ayahnya tidak akan segan segan menuntut nya tanpa ampun sampai mendapatkan balasan yang setimpal."jelas mei melanjutkan cerita xelina.


"Oh...ngeri juga ya.."jawab kak briyan kak nico pun mengangguk.


"Eh iya besok pulang sekolah kita ke rumah sakit yuk me." Ajak xelina.


"Mei doang yang di ajak gue enggak?"ucap kak briyan.


"Kalo mau ikut ya ayo."jawab xelina.


Mei dak kak nico mengangguk setuju.


...