
-PAGI
"Pagi ma...Ayah sama Kak Sanjaya mana kok nggak keliatan?"Ucapku kepada mama.
"Ayah sama kakak kamu udah berangkat tadi pagi."Jawabnya sambil mengaduk susu.
"Ohh..Ya udah ma yaya berangkat dulu ya.."Ucapku langsung mencium punggung tangan mama.
"Ini minum dulu...udah di bikinin juga..." Ucap mama menyondorkan segelas susu.
Dan aku langsung menghabiskan susu yang di buat oleh mama.Setelah habis aku langsung keluar dan berangkat menggunakan motorku.
-TEMPAT PARKIR
Aku langsung menyetandarkan motorku dan melepas helm ku.aku juga melepas jaket jeans ku dan meninggalkannya di motor.
Setelah aku meletakkan jaket aku membuka tas ranselku untuk mencari polsel.aku terus berjalan sambil mencari polsel ku di dalam tas.
Bruk....
Aku menabrak seseorang...
"Punya mata nggak sih?"Ucap kak vicko.ya aku menabrak manusia es.
Oh iya aku belum sempet cerita.kenapa aku manggil kak vicko manusia es dan bukan cowok resek lagi?Ya karna kak vicko itu orang nya dingin pakek banget.Pertama ketemu sih resek tapi tatapan mata yang begitu datar jadi keliatan dingin.nah dari itu aku manggil kak vicko Manusia es
"Eh manusia es maaf ya nggak liat hehe..." ucapku cengengesan tanpa dosa.
"Kalo jalan itu ngeliat depan kalo nabrak gini siapa yang susah?"Jawabnya tegas.
"Eleh....nggak lecet juga...emang lo susah apa?Berdiri bisa , ngoceh bisa , Ceramah bisa terus susahnya apa?"Jawabku
"Baju gue kusut.."Ucap nya ngegas.
"Dikit doang...lebay..."Ucapku dan aku pun pergi dari tempat itu.
"Dasar nggak sopan. belum tau gue siapa?" Ucapnya sedikit teriak.aku membalikkan badanku.
"Siapa?Manusia es?kalo itu mah gue tau.."Ucapku santai.
"Lo bener bener nggak punya sopan santun..." Jawabnya dengan nada kesal.
"Orang kaya lo nggak pantes di hargain..."
"Lah emang lo siapa?Gue senior lo di sini?..."
"Lah terus kalo lo senior kenapa?gue harus hormat sama lo?Gue harus nurut sama lo?Gue harus nyetrika in baju lo itu?dih ogah...."aku pun pergi meninggalkan kak vicko sendiri.Kak vicko mendengus kesal.
-DI KELAS XI IPA1
Aku masuk ke kelas dan melemparkan tas ranselku ke meja yang berada di sebelah mei. Hingga membuat gadis itu terkejut.
"Kenapa bukk....pagi pagi udah cemberut aja.." Ucap mei sambil cekikikan.
"Au...ah..."Ucapku singkat dan langsung duduk di bangku kosong sebelah mei.Xelina pun memutar posisinya.
"Lo kanapa sih..."Ucap xelina sambil menatapku heran.
"Kalian tau manusia es?Iya masak kan gue nggak sengaja nabrak dia gitu...Dia marah marah sama gue.gue udah minta maaf tapi dia malah ngatain gue nggak punya sopan santun.lagi pula bajunya nggak kenapa kenapa.Nggak ada cairan minum atau apapun itu..."Ucapku panjang lebar sambil meletakkan kepala ku ke meja yang berbantalan tas.
"Oh itu toh...gue kira apaan ...."Ucap xelina.
"Lagian ya vre lo itu berantem terus kerjaannya kalo ketemu dia....Sekali kali lo itu hangat sama dia.Dia dingin lo Panas....gila gila...."Ucap mei panjang lebar.
"Udah capek gue..." Ucapku malas sambil mulai memejamkan mata.
Di sekolah kami perpustakaan adalah ruang paling adem setelah taman belakang sekolah. tentu saja karna di perpustakaan itu tidak terlalu banyak orang.ya...walaupun ada tapi mereka tidak berisik dan dapat membuat kenyamanan bila berada di sana.
"Gue Cari buku bentar kalian tunggu sini dulu." Ucapku kepada mei dan xelina dan mereka hanya mengangguk.
Aku berjalan di salah satu bagian rak buku yang menujukkan rak kelompok buku fisika dari kelas X sampai dengan kelas XII.
Di sampingku ada seorang pria yang sedang melihat lihat buku fisika kelas XII.
"Ah dia lagi males banget gue...."dengusku kelas.Ya orang itu adalah kak vicko.
"Ngapain lo kesini?"Ucapnya santai.
"Lah emang kenapa?Ini tempat umum kali..."Ucapku dan segera pergi meninggalakan manusia es yang masih melihat lihat buku .
Saat aku membalikkan badan ,aku menabrak seorang wanita yang membawa banyak buku.Serentak aku langsung terjatuh di iringi dengan buku buku yang berhamburan.
Tapi sebelum itu dengan sigap kak vicko menangkap ku dan manahan agar aku tidak jatuh.ya kalian tau lah gimana gambaranya. Kak vicko menatapku dan aku manatapnya balik.
Deg.
jantungku yang serasa berhenti berdetak.Dan ini adalah pertama kalinya aku merasakan hal yang seperti ini.memang aku belum pernah jatuh cinta.karna bagiku cinta itu pembunuh. buktinya aja ada orang yang mau bunuh diri cuga gara gara putus cinta ...
Dan saat itu pula Mei , Xelina , Kak nico , dan kak briyan datang.mereka membulatkan mata mereka masing masing melihat apa yang sedang terjadi.
Aku pun tersadar dari lamunan ku dan segera beranjak dari kak vicko.Kak vicko hanya mambenarkan seragam nya.
"Maaf kak saya tidak sengaja."Ucap seorang wanita kelas X dan itu adalah adek kelas kami.Dia pun mulai mengambil satu demi satu bukunya.
Aku yang melihat itu pun langsung membantunya membereskan buku buku yang berserakan.
"Iya saya juga salah kok.ya sudah ini bukunya.Dan saya juga minta maaf."Ucapku sambil tersenyum ikhlas dan di balas anggukan dan senyuman.
Wanita itu pun segera pergi dari tempat itu dan dan nampak jelas wajah yang ketakutan yang tertara di wajah wanita tersebut.
"Eh lo...."Ucap mei yang masih bingung.
"Udah jangan berpikiran yang aneh aneh gue lagi males." Ucapku langsung beranjak pergi meninggalkan mereka berlima di perpustakaan.
Aku pun segera pergi dari perpustakaan dan menuju ke UKS untuk tidur dan melupaka apa yang terjadi beberapa menit yang lalu.
●
●
●
●
Ini guys kalo gaya vreya dan Vicko kalo lagi ada di sekolah nya.
-Vreya Diva Ananta
-Vicko Alex Prasetyo
Terima kasih udah mampir.
Salamat membaca.