
Selama diperjalanan, Aldrick ikut terlelap bersama Lisa di pesawat. Aldrick memeluk erat tubuh Lisa seperti bantal nya, dia meletakkan kepala nya di bahu Lisa seperti biasa. Beda dengan kursi Aulia dan Zefann yang sedang berdebat karena Aulia kalah bermain ToD.
"Mana ada, pertanyaan nya cuma boleh satu kali setiap putaran Pak." Kesal Aulia yang selalu diintrogasi oleh Zefann.
"Anggap saja ini hukuman, karena kamu berani memberikan obat pencuci perut di minuman saya kemarin."
Aulia meringis saat Zefann mengingatkannya tentang kejahilannya kemarin, Sedangkan Zefann mendengus kesal karena Aulia membuatnya harus bolak balik ke toilet karena meminum teh buatan Aulia. Aulia memilih diam dan bersandar di kursinya, beberapa saat kemudian ia ikut masuk kedalam alam mimpi. Zefann tersenyum kemudian meletakkan kepala Aulia di dada bidangnya.
Chupp
Zefann mengecup dahi Aulia lembut, "Tetaplah dengan saya Lia, saya tidak mau kehilangan kamu." Gumam Zefann memeluk tubuh Aulia.
_________
Aulia, Zefann, Lisa dan Aldrick menginjakkan kaki nya di negara sakura tersebut. Beberapa orang suruhan Aldrick ada dibeberapa titik yang tak diketahui oleh Lisa dan Aulia. Aldrick juga meminta 1 maid yang ada di mansion nya untuk mendorong box bayi si kembar karena ia dan Aulia yang menggendong Sabitha dan Thalitha.
Kak Aldrick sangat memperhatikan keselamatan Lisa! ~Zefann Barrack Fonata.
"Kak, kalau nggendong kok kaku banget?" Tanya Lisa membenarkan gendongan Sabitha.
Aldrick meringis dan tersenyum tipis, dia menepuk nepuk pantat Sabitha agar bayi tersebut kembali terlelap. Pipi si kembar juga sedikit memerah karena belum bisa menyesuaikan suhu negara ini dengan negaranya.
Bagaimana tidak kaku? biasanya aku hanya membunuh bukan mengasuh! ~Aldrick Barrack Fonata.
Aldrick mengajak mereka ke hotel untuk semalam, dia tak ingin mengambil resiko karena sewaktu-waktu Mama nya akan melakukan hal nekat. Begitu mendapat kamar, Lisa langsung masuk karena beberapa hari ini memang dia jarang tidur. Aldrick tersenyum melihat Lisa kembali terlelap, dia meletakkan Sabitha di samping Thalita kemudian keluar untuk menelpon orang suruhannya.
"Hallo, bagaimana semuanya? apa sudah selesai?"
"Sejauh ini baik-baik bos, kemarin sempat Nyonya Jione kemari dan menanyakan mempelai wanitanya."
"Hemm.. berikan saja penjagaan ketat, tapi ingat. Jangan ada yang menggunakan baju hitam dengan logo Hawasaki, cukup pakai baju setelan jas atau apa yang penting jangan pakaian yang sering kalian gunakan untuk bertugas!"
Aldrick memutuskan panggilan sepihak, pria itu sudah menduga kalau Mama nya akan memata-matai nya karena belum tau mempelai wanitanya. Aldrick duduk di pinggiran ranjang Lisa, dilihatnya dengan seksama wajah gadis yang membuat nya gila dan hampir lepas kendali hanya dengan melihat foto Lisa.
"Jangan pernah meninggalkanku, Lisa."
____________
Zefann mendengus kesal saat bajunya basah, sedangkan Aulia tertawa lebar melihat kekesalan Zefann yang tak mau ikut berenang. Tadi saat Aulia berenang, gadis itu meminta Zefann mendekat. Dan pada akhirnya tangan Zefann ditarik Aulia hingga ikut tercebur ke kolam renang.
"Hehehe, kalau gini kan mau berenang." Tawa Aulia senang.
"Kalau gini saya tadi akan melepas baju saya dulu, Lia." Kesal Zefann.
"Yaudah lepas dulu sono." Usir Aulia kemudian berjalan-jalan di air.
Zefann menggelengkan kepala, dia berenang menepi dan naik keatas. Zefann melepas kaos nya menampilkan dada bidang dan perut kotak kotak yang membuat Aulia meneguk susah payah salivanya. Zefann tersenyum jahil dan langsung menceburkan tubuhnya ke kolam.
Hap!
Aulia terkejut saat ada tangan melingkar diperutnya, kepala Zefann muncul membuat Aulia mencubit perut Zefann namun tak bisa. Hal itu membuat Aulia makin kesal.
"Hahaha, gak bisa ya?" Ledek Zefann membuat Aulia menampol wajah Zefann.
"Awas aja nanti." Kesal Aulia.
"Kamu meminta saya kemari agar saya mengajarimu berenang bukan?" Tebak Zefann membuat Aulia menundukan kepala dan mengangguk.
Zefann tertawa dan langsung memegangi pinggang Aulia, Aulia terkejut sesaat. Namun ia langsung mengikuti arahan dari Zefann. Dalam hati, Zefann bersorak senang saat ini.
Hahahahahaha.. dapet untung banyak kalau ngajarin Aulia berenang.