MY LOVE For MAFIA

MY LOVE For MAFIA
DITOLAK?



Ini adalah hari kedua Lisa berada di AFN'T Group tanpa masuk kuliah. Aldrick memberikan surat dispensasi kepada mahasiswa dan mahasiswi yang berhasil masuk melalui tes hari kemarin. Sesuai permintaan Aldrick, Lisa membawa Thalita dan Sabitha ke kantor membuat para gosiber dari pegawai kantor lama terdengar. Lisa tak ambil pusing, dia langsung masuk lift menuju ruangan Aldrick karena Aldrick meminta Lisa agar membantu pekerjaannya yang menumpuk. Lisa keluar dari lift kemudian mengetuk pelan pintu kaca.


Krieeeeeettttt


Pintu kaca didorong oleh Lisa sehingga menimbulkan sedikit suara, Lisa tersenyum dan menundukan sedikit badannya tanda hormat dengan atasannya.


"Selamat pagi Pak." Sapa Lisa meletakkan kedua bocah kembar disamping meja nya.


"Pagi." Sahut Aldrick singkat.


"Bagaimana dengan produk baru yang kita iklan kan minggu kemarin?" Tanya Aldrick to the point.


"Sangat baik, setelah diadakan promosi. Tingkat penjualan selama seminggu terakhir ini meningkat pesat, dan perusahaan AWS Company menawarkan kerja sama diperusahaan kita." Jelas Lisa seprofesional mungkin saat bekerja.


Aldrick tersenyum tipis, "Kinerja kamu sangat baik Lisa. Apa ada kesulitan selama ini?" Tanya Aldrick membuat Lisa menunduk.


"Jawab, apa ada masalah?" Tanya Aldrick yang sudah tau tentang gosip di perusahaannya.


"....."


Lisa memilih menunduk tak berani menatap bos besar nya itu, Aldrick menghembuskan nafas kasar sebelum kembali berbicara dengan Lisa yang bisa menguras emosi nya, entah mengapa saat Aldrick emosi, ia tak bisa membentak Lisa sekalipun. Dia akan memilih merendam emosi nya dengan minum alkohol saat malam hari.


"Kelakuanmu sudah memberikan jawaban untukku, Shafin sudah saya mutasi!" Mata Lisa membulat sempurna mendengar ucapan Aldrick yang membuatnya terkejut.


"Kenapa pak?" Tanya Lisa reflek.


"Dia memukul salah satu kariawati disini, dan saya tidak akan membiarkannya begitu saja. Apa benar itu Shysy?" Tanya Aldrick menyeringai membuat Lisa tanpa sadar mengangguk.


Memang benar, kemarin Shafin menampar keras Lisa saat Lisa tak sengaja menabrak kaki Shafin dengan kereta dorong nya. Hal itu membuat Shafin marah dan menampar wajah Lisa keras hingga berbekas, untung saja Lisa membawa make up untuk menutupi memar yang ada dipipi nya. Hal tersebut tak luput dari pengawasan Aldrick tentang Lisa, setelah kejadian itu, Aldrick memutasi Shafin tanpa sepengetahuan Lisa.


"Saya suka sama kamu, apa kamu mau menikah dengan saya?" Pertanyaan tersebut sukses membuat Lisa mengangguk.


Aldrick tersenyum puas, dia bangga telah bisa mendapatkan hati Aulia adiknya Lisa. Lisa saat ini berada dalam pengaruh magic Aulia atas permintaan Aldrick. Tapi, jauh dihati yang terdalam milik Lisa, dia juga sudah jatuh hati pada pria bernama Aldrick karena kesan manis yang selalu diberikan oleh Aldrick. Aulia menghilangkan magic dari tubuh Lisa, gadis itu tersadar kemudian menatap takut Aldrick yang ada diatas tubuhnya.


"Sekali lagi saya bertanya sama kamu, apa kamu mau menikah dengan saya?" Tanya Aldrick serius.


Lisa meneguk susah payah salivanya sendiri, gadis itu antara takut dan ingin menjadi satu. Dia mendorong tubuh Aldrick agar menjauh darinya. Aldrick memberikan waktu berfikir untuk Lisa setelah pengaruh magic.


"Sudah saya katakan pak, saya penyakitan, kalau organ saya dijual gak bakalan mahal pak." Cicit Lisa pelan membuat Aldrick tertawa renyah.


"Hahahahah!! kamu pikir saya ingin menjadikan kamu istri itu untuk saya jual organ kamu?" Tanya Aldrick mengelap sudut mata nya yang mengeluarkan air mata membuat Lisa kesal.


"Yakan biasanya orang seperti bapak modus aja buat ngejual organ dalam." Kesal Lisa membuat Aldrick makin tertawa.


"Saya sudah kaya, saya gak perlu menjual Organ, saya suka sama kamu. Apa kamu mau jadi istri saya?" Tanya Aldrick membuat Lisa menggeleng.







Minta tolong kasih like tiap chapther ya? kalau suka😘, jangan lupa kasih komentar nya juga biar author bahagia wkwkwk😆. Thank you all😍