My First Love Is My King

My First Love Is My King
BAB 42



" Lily .. Kenapa akhir-akhir ini kamu terlihat murung?" Tegur Mona kepada sahabatnya yang telah 2 bulan ini tidak bertemu kekasihnya lagi.


Hhhfffttt.


Lily menghela nafas.


" Entahlah Mon.." Jawab Lily singkat sambil mengusap keringat di keningnya.


Siang ini cukup terik menyapa, sehingga pekerjaan di ladang jagung lebih melelahkan dan menguras keringat.


" Yaudah yuk istirahat dulu." Kata Mona sambil menyodorkan segelas air putih untuk Lily.


"Makasih Mona. Yuk duduk disana" Lily menunjuk bangku di bawah pohon.


Mereka berdua menuju bangku itu dan kemudian merebahkan badannya ke bangku itu.


" Bukannya kamu sudah jadian sama orang yang kamu cintai itu ? kenapa kamu masih terlihat murung ? "


"Iya juga sih."


" Atau ibumu kembali sakit lagi ?"


" Kesahatan ibuku semakin membaik Mona"


"Lalu kenapa Lily ? Lalu apa yang membuatmu kali ini sangat murung ?"


" Tentang dia Mona."


"Kekasihmu ?. Pria yang tinggal di pulau seberang itu ?."


"Hemm..emmm" Lily mengangguk.


"Ada apa dengan dia ?"


" Ayahnya mengajaknya ke kota. Katanya sebentar. Katanya kalau dia sudah menyelesaikan urusan di kota, dia akan datang mencari dan melamarku. Tapi ini sudah 2 bulan berlalu dia tidak kunjung datang. Aku khawatir dan sangat cemas Mona." Lily melipat wajahnya.


Mona menoleh ke arah Lily dan menatapnya.


" Kamu tahu tidak apa yang aku alami juga ?"


" Tidak. Mana ku tahu kalau kamu tak memberitahuku."


" Aku sudah jadian sama Leon."


Mbrrrrrr.. mbrr...


Lily tersentak kaget, menyemburkan air putih yang baru saja ia teguk saat mendengar apa yang di katakan sahabatnya itu.


Mona menepuk pundak Lily.


" Pelan-pelan Ly.. sampai tersedak gitu."


" Yang bener Mona ?? Kok bisa sih? aduuhh Aku ikut seneng banget dengernya."


Gyuutt ..


Lily memeluk Mona.


Mona sedikit tersenyum dan menampakkan wajah sedihnya.


" Loh.. Kok malah sedih sih kamunya Mona ?"


" Gimana tidak sedih Lily.. aku juga di tinggal Leon ke kota untuk menyelesaikan ujian akhir di sekolahnya."


" Loh ???"


Lily ternganga dan membungkam mulutnya dengan ke dua tangannya.


" Jadi kita memiliki cerita yang sama dong." Ucap Lily. " Lalu bagaimana dengan Pak Zubair, Apakah dia merestui kalian." Tanya Lily penasaran.


" Syukur lah, Pak Zubair telah merestui hubungan kita. Leon juga sudah ketemu ibuku dan tanpa sengaja sekalian makan malam bersama kita. kamu tau gak ?"


" Tau apa ?"


" Ibuku sangat bahagia melihat Leon mencintaiku. Begitu besar harapannya tertumpu pada Leon agar bisa membahagiakanku."


" Aku doakan semoga semuanya berjalan lancar ya Mona."


" Lalu bagaimana dengan pria itu Lily ?? apakah orang tuanya merestui kalian ?"


Lily mengangguk.


" Tapi dia belum pernah sama sekali ketemu ayah dan ibuku Mona. Katanya sih nanti kalau dia sudah kembali dari kota."


" Ya sudah aku doakan kamu juga.Semoga orang yang kita cintai secepatnya kembali dan segera memenuhi janjinya yaa.."


" Moga kita bisa nikah barengan yaa Mona."


" Kira-kira siapa duluan ya diantara kita yang punya anak duluan? Hehehehe" Mona tertawa.


Ke dua sahabat itu saling tertawa dan saling berandai-andai tentang hari yang mereka damba-dambakan.


" Aku gak sabar nunggu datangnya hari itu Mona. Apa yang akan kau lakukan setelah kau menikah ?"


" Aku akan jadi Nyonya Leon dan membangun beberapa rumah untuk di sewakan. hihihi" Mona tertawa geli. " Kalau kamu Ly ?"


" Aku tetap membiarkannya menjadi nelayan Mona dan kita akan memiliki banyak anak. m Aku bahagia menjadi istri seorang nelayan." Mata Lily berbinar.


Apa yang Lily dambakan adalah keinginan yang sangat sederhana. Hanya ingin menikah dengan orang yang di cintainya, memiliki banyak anak, dan hidup bahagia selamanya. Dia juga menyukai profesi kekasihnya itu apa adanya.


Akankah Lily dan Mona mampu mewujudkan mimpi indah mereka yang sangat sederhana itu ?


Ataukah akan ada kejutan di beberapa episode ke depan ??


Tetep setia ya buar para my lovely readers...


Dan ikuti terus alur cerita My First love is My King.


BERSAMBUNG...


.


.


.


.


Terimakasih para readers telah membaca novel perdanaku ini.


Jangan lupa terus dukung aku !


Dengan cara Like, Coment, dan rate bintang 5.


Untuk para Author hebat, bebas tinggalkan jejak disini agar aku bisa ngedukung kalian juga.


Sayangheee dari Author. ❤