MIKA, I LOVE YOU

MIKA, I LOVE YOU
EPISODE 9



Sabtu pukul 07.00 pagi.....


"Den, jangan lari lari nanti jatuh". Teriak dewi pada Alvaro yang sedang berlari menuju kamar papa nya.


Alvaro membuka pintu kamar.....


"Papa sayang, bangun donk, udah pagi ini, ayo bangun... ". Ucap Alvaro yang naik ke atas ranjang papa nya, sambil menggoyang goyang kan badan papa nya.


"Sayang, papa masih ngantuk, biar kan papa tidur dulu ya". Ucap Raditya masih ngantuk.


"Ih papa masa kalah sama Valo, Valo aja udah bangun, ayo papa bangun". Ucap Alvaro lagi.


"Hhmmm". Balas Raditya.


"Papa, kalau belum bangun, Valo gelitikin nih ya". Ucap Alvaro smbil menggelitikin papa nya yang masih belum bangun.


"Hahahhahah... Iya iya, ini papa udah bangun, udah donk sayang... ". Ucap Raditya sambil tertawa karena di gelitikin.


Raditya bangun, dalam posisi duduk memeluk anak kesayangan nya.


"anak papa ini sudah mandi belum". Tanya nya.


"Udah donk pa, emang papa gak cium Valo udah wangi gini". Ucap Valo.


"Hhmmmm... Iya..udah wangi anak papa". Kata Raditya.


"Ya udah sekarang papa mandi, biar wangi juga kayak Valo". Perintah anak nya.


"Iya sayang, papa mandi dulu ya". Jawab nya.


Alvaro bangkit dari pangkuan papa nya, turun dari ranjang, dan beranjak keluar kamar. Sementara Raditya berjalan ke kamar mandi untuk mandi.


*********************


"Joko, panggilkan Mika ke sini". Perintah Ince.


"Iya nyonya". Jawab Joko sambil ke arah kamar tempat Mika dan kawan kawan nya berkumpul.


"Mika, kamu di panggil tante Ince, buruan". Suruh Joko.


"Mau ngapain bang? ". Tanya Mika.


"Haduhhh... Gak usah banyak tanya donk Mika". Jawab Joko kesal sambil meninggal kan mika, tidak lama kemudian, Mika pun menyusul bang Joko.


Semua teman teman nya saling pandang, penuh tanda tanya, tapi tidak ada yang berani bertanya.


"Tante, tante manggil Mika? ". Tanya Mika setelah bertemu dengan Ince yang duduk di sofa sedang membuka buka bungkusan plastik yang sudah dia pesan.


"Iya sayang, tante mau kasih kerjaan sama Mika". Ucap nya.


"Oh, jadi Mika udah dapat kerjaan tante, kerja di mana, jadi apa tante?". Tanya Mika penasaran.


"Nanti kamu juga tahu kok sayang". Ucap Ince sambil menarik tangan Mika pelan, untuk duduk di samping nya di sofa.


"Mika cantik, nanti kamu pergi ke tempat kerja kamu, nanti di antar sama bang Joko ya". Perintah nya.


"Apa cuma Mika aja tan? ". Tanya Mika lagi.


"Iya sayang, karena mereka nya cuma mau sama Mika aja". Ucap Ince pelan.


"Teman teman Mika yang lain gimana tan? ". Tanya nya lagi.


"Aduh mika, kamu gak usah mikirin yang lain, nanti juga mereka akan dapat kerjaan kok, kamu gak usah khawatir". Jawab Ince sedikit kesal.


"Nanti kamu berangkat nya jam 4 sore sama bng Joko, Joko tahu kok alamat nya". Ucap Ince.


"Tapi kamu harus pakai baju ini, tante sengaja beli ini mahal mahal loh sayang, terus kamu jangan lupa dandan yang cantik, biar mereka senang". Bisik Ince.


"Mika kan udah ada bawa baju buat lamaran kerja tante". Ucap Mika.


"Jangan bawel deh, kamu mau kerja atau gak? " Tanya Ince.


"Mau tante, tapi kerja di mana dan.... ". Tanya Mika penasaran.


"Udah ya, kamu gak usah banyak tanya, kerjaan ini sangat cocok buat kamu, yang pasti kamu gak akan kecewa, nanti tante akan gaji kamu 20 juta, besar kan? ". Ucap Ince.


Belum sempat di jawab Mika, Ince sudah mengajak Mika untuk siap siap pergi ke salon untuk dandan.


"Ayo sayang". Ucap Ince sambil menarik Mika yang masih duduk di sofa.


Mika yang masih bingung pun mengikuti nya. Mereka pun berjalan menuju mobil dan pergi ke salah satu salon yang ada di jakarta.


*****************


"Tuan, saya mau bicara sama tuan". Ucap Dewi pada atasan nya yang duduk di sofa keluarga sambil minum kopi dan melihat laptop nya.


"Ada apa wi". Balas nya sambil meletakkan kopi yang baru di minum nya.


"Tuan, maafkan saya, saya hari ini mau mengundurkan diri". Ucap nya pelan.


"Loh kenapa? Apa ada yang salah? ". Tanya Raditya.


"Hhhmmmm.... Ya udah lah kalau gitu, kapan kamu mau pulang? ". Tanya Raditya.


"Besok pagi tuan, saya naik bis ke terminal". Jawab nya.


"Ok, nanti saya akan urus gaji kamu, kamu bisa minta sama pak Usman". Jawab nya.


"Baik tuan, terimakasih dan saya minta maaf sama tuan kalau saya ada salah selama saya bekerja di sini". Ucap Dewi.


"Iya, tidak apa apa, saya juga ya, kalau saya keras sama Dewi". Balas Raditya.


"Kalau begitu saya siap siap dulu ya tuan". Ucap Dewi.


"Hhmmm... ". Balas nya sambil meminum kopi nya lagi.


"kalau pengasuh Alvaro pergi, aku harus cari di mana lagi pengasuh nya, hhhmmm.... Kerjaan juga lagi banyak". Gumam Raditya.


Setelah beberapa jam kemudian......


"Pak usman". Raditya memanggil kepala pelayan nya.


"Iya tuan". Jawab pak Usman menghampiri bos nya.


"Saya mau pergi keluar dulu, bapak jaga rumah ya"!. Perintah nya pada pelayan nya.


"Tapi pak Trisno lagi libur tuan, apa perlu saya hubungi pak trisno supaya bisa bawa mobil? ". Tanya Usman.


"Gak usah pak, saya suruh pak Trisno untuk istirahat dulu, kasihan dia, saya juga bisa kok bawa mobil sendiri". Jawab Raditya.


"Baik tuan". Jawab usman.


Raditya pun pergi menuju ke parkiran mobil nya, ada beberapa mobil dan motor yang ada di parkiran itu. Akhir nya dia memutuskan memakai mobil imut berwarna silver.


*************************


"Tante, apa ini gak salah? Pakaian ini terlalu seksi dan ini make up nya terlalu tebal tante, Mika gak bisa kalau harus berpenampilan seperti ini". Ucap Mika setelah selesai berdandan dan memakai pakaian yang di beli Ince.


"Gak kok sayang, udah cocok dan cantik, mika, kalau di jakarta emang begini caranya kalau mau melamar kerjaan, kamu gak usah mikir macam macam". Jawab Ince.


"Tapi tan.... ".


"Udah, kamu tenang aja, percaya sama tante". Ucap ince memotong ucapan mika.


"Joko, ini udah sore, kamu segera antar kan Mika ya, kalau saya naik taksi online aja". Perintah Ince.


"Tante gak ikut? ". Tanya Mika...


"Ya ampun sayang, kan yang mau kerja itu kamu, bukan tante, udah tenang aja, nanti juga kamu akan terbiasa". Ucap nya.


Tak berapa lama, Ince menyuruh Joko mengantar Ince.


"Cepat antar Joko, ingat, antar sampai selesai, jangan sampai ada kesalahan". Ancam Ince bisik.


"Baik nyonya". Jawab nya.


"Ayo, kita berangkat". Ajak Joko.


Mika dan Joko pun pergi, sesampai nya di mobil, joko yang juga membawa 2 anak buah nya sudah menunggu di mobil. Sebenar nya ada perasaan takut di dalam hati Mika. Tapi dia berusaha untuk tenang.


Di sepanjang perjalanan hati dan perasaan nya tidak tenang, apalagi dengan pakaian nya, seumur hidup nya dia tidak pernah memakai pakaian seperti itu.


***********************


Raditya tiba di salah satu toko roti, dia pun memarkirkan mobil nya dan masuk ke toko, ada 2 orang karyawan toko itu mengucap kan salam untuk Raditya, mereka terpesona dan kagum dengan ketampanan dan kharisma dari tamu yang baru masuk itu.


Mereka saling tatap, begitu juga dengan pembeli yang ada di situ.


"Ma, ngapain kamu lihat lihat orang itu sementara suami kamu ada di sini". Ucap salah satu pembeli yang tidak senang melihat isteri nya memandangi raditya.


"Ih papa, mama kan cuma lihat aja". Balas isteri nya


"Jangan macam macam kamu ya ma, nanti papa gak kasih uang belanja lagi sama kamu". Ancam nya pada isteri nya.


" kalau papa gak kasih uang belanja, nanti mama gak kasih jatah sama papa". Balas isteri nya lagi.


"Papa bisa jajan di luar kok". Jawab nya lagi.


"Oh gitu, kalau gitu mama juga selingkuh cari laki laki lain". Ucap nya Gak mau kalah.


"Ma????? ". Ucap suami nya sedikit keras.


"Udah ah pa, malu di lihat orang". Jawab nya.


Mereka pun terdiam,


sementara Raditya cuek cuek saja, dia sadar kalau dia menjadi pusat perhatian di tempat itu, tapi dia abaikan, karena dia sudah terbiasa dengan hal begitu. ..........


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, FAVORITE, KOMENT NYA YA.. BIAR AUTHOR NYA LEBIH SEMANGAT