MIKA, I LOVE YOU

MIKA, I LOVE YOU
EPISODE 8



"Ayah, coba telepon mika, ibu kangen sama mika". Pinta Lina, ibu mika kepada Rudi ayah nya Mika.


"Sebentar ya bu, ayah cari Hp dulu". Ucap laki laki yang sudah mendampingi nya selama hampir 30 tahun itu.


Dia pun pergi ke kamar dan mengambil Hp kecil yang masih sangat kuno, hanya menelepon dan mengirim sms, bahkan aplikasi kamera nya pun tidak ada.


Setelah menemukan Hp nya, dia melangkah kan kaki nya ke teras depan, menyusul isteri tercinta nya.


tuuutttt.... Tttuuuuttt..... Tttuuuuttt.....


Belum di angkat.....


"Gimana yah?". Tanya isteri nya penasaran.


"Belum di angkat bu". Jawab nya.


"Coba lagi yah, mungkin putri kita tidak dengar". Saran isteri nya lagi.


"Iya bu". Jawab suami nya.


Tttuuuutttt..... Tttttuuuttt.... Ttttuuuuttt....


"Hallo yah". Jawab di seberang telepon, mika.


"Akhir nya di angkat bu, hehehehe". Jawab suami nya dengan senang.


"Hallo nak, ini ayah sama ibu, bagaimana kabar mu di sana nak? ". Tanya ayah nya.


"Iya yah, mika baik baik aja kok di sini, ayah sama ibu gak usah khawatir, yang penting ayah dan ibu juga baik baik saja". Jawab Mika menenangkan hati orang tua nya.


Mika tahu, kalau kedua orang tua nya khawatir terhadap nya.


"Ayah sama ibu juga baik baik di sini kok nak, apa kamu sudah bekerja di sana? ". Tanya ayah nya lagi.


"Belum yah, tapi sudah ada beberapa yang bekerja, mika dan beberapa nya lagi belum bekerja yah". Jawab Mika.


"Gak apa apa kok nak, kamu yang sabar aja, nanti juga rejeki kok. Yang penting semua baik baik aja". Jawab ayah nya menenangkan hati dan pikiran anak nya.


"Iya yah, ngomong ngomong ibu dan Dimas di mana yah? ". Tanya Mika.


"Dimas masih di sekolah, kata nya ada les komputer, mungkin sebentar lagi dia pulang, kalau ibu mu ada di sini, di samping ayah, apa kamu mau bicara? ". Tanya ayah nya.


"Iya yah, mika kangen juga sama ibu". Jawab Mika.


"Ini, putri mu mau bicara sama kamu, dia kangen kata nya". Sambil memberikan Hp nya yang mungil itu kepada isteri nya.


"Hallo nak, ini ibu, ibu kangen banget sama kamu". Jawab ibu nya.


"Mika juga kangen bu, ibu nya jaga kesehatan ya, tenang aja sama Mika, mika bisa jaga diri kok". Jawab Mika menenangkan perasaan ibu nya.


"Ibu tahu kok nak, ibu percaya sama kamu". Ucap ibu nya.


"Ibu, udahan dulu ya bu, nanti Mika kabari lagi". Ucap Mika.


"Iya nak, hati hati ya sayang". Balas nya.


"Iya bu, kirim salam sama Dimas ya bu". Jawab nya.


Obrolan orang tua dan anak nya pun berakhir, mereka sangat senang masih bisa berbicara dengan putri kesayangan nya itu. Sambil memakan singkong rebus dan teh manis, mereka berbicara di depan teras. Kehidupan yang sangat sederhana namun terlihat damai.


"Orang tua mu ya mik?". Tanya Lilis.


"Iya lis, mereka kangen, aku juga kangen banget sama mereka". Jawab Mika.


"Iya wajar lah, karena kita kan gak pernah pergi pergi jauh dari kampung". Jawab nya.


"Heeemmmm... ". Ucap nya.


"Aku berharap kita cepat cepat dapat kerjaan, supaya aku bisa kirim ke kampung". Kata mika.


"Aku juga mik, mana adik ku mau ujian lagi, kita udah 2 mingguan di sini". Balas Lilis.


Mika hanya membalas dengan anggukan.


Pukul 23.00 WIB.....


Raditya berjalan keluar kantor nya, Ya.. Dia baru beranjak mau pulang dari kantor menuju rumah nya. Pakaian nya pun sudah tidak terlihat rapi lagi, dasi nya sudah di tarik kendor, kemeja nya sudah keluar dari celana nya, rambut pun sudah acak acakan, walau pun begitu, tapi tidak memudar kan kharisma ketampanan nya.


"Ayo pak, kita pulang". Ucap raditya setelah sampai di parkiran, dia membangunkan sopir nya pak trisno, agar segera melanjutkan perjalanan.


Ada rasa kasihan di hati Raditya melihat sopir nya yang sudah lebih tua dari nya, bahkan sudah sepantaran dengan ayah nya. Karena sopir nya akan ikut pulang kalau atasan nya juga pulang, sebalik nya.. Jika bos nya belum pulang, berarti dia harus menunggu.


"Maaf ya pak, karena saya bapak istirahat nya berkurang". Ucap nya pada Trisno, yang sudah 20 tahun bekerja pada nya.


"Gak apa apa tuan, nama nya juga pekerjaan, tuan juga kan karena ada pekerjaan, heheheh". Jawab nya sambil tertawa kecil.


"Oh iya pak, besok kan sabtu, bapak istirahat aja ya, gak usah kerja dulu". Perintah nya.


"Loh, kenapa tuan, biasa nya juga saya kerja tuan? ". Tanya nya khawatir.


"Gak apa apa kok pak, biar bapak nya juga bisa santai dulu, istirahat yang cukup, besok nya baru bapak masuk kerja lagi". Jawab nya menenangkan hati sopir nya.


"Oh gitu ya tuan, baik lah tuan, terimakasih".


Jawab nya dengan senang dan tenang.


Sepanjang perjalanan mereka, tidak ada obrolan lagi. sangkin lelah nya Raditya memejam kan mata nya. Melihat tuan nya memejam kan mata, ada tersirat rasa kasihan dalam hati nya.


*****************


"Ince, kirim kan yang nama nya Mika ke alamat xxx". Perintah Burhan pada Ince melalui Hp.


"Ince doank nih pak? ". Tanya Ince.


"Iya, soal nya pelanggan saya suka sama foto nya Mika". Jawab Burhan.


"Tapi bayaran nya mahal nih pak". Kata Ince.


"Ah kamu, uang mulu, saya bayar kamu 100 juta, gimana? ". Tawar Burhan.


"Beneran nih pak? ". Tanya Ince antusias.


"Iya, tapi kalau gagal, jangan harap saya bayar kamu sepeserpun". Ancam nya.


"Tenang aja pak, beres, kapan saya antar kan pak? ". Tanya Ince.


"Sabtu jam 4 sore kamu antar dia". Suruh Burhan.


"Baik pak, pembayaran nya kapan nih? ". Tanya Ince lagi.


"Ya ampun, belum di kerjain juga udah minta bayaran, emang nya saya pernah gak bayar? ". Jawab Burhan kesal.


"Iya pak, iya, hehehehe". Jawab nya cengengesan.


"Ingat, suruh dia dandan yang cantik, oh ya, suruh pake baju seksi, biar pelanggan kita makin senang". Perintah nya.


"Iya pak". Jawab nya.


"Nanti kalau sudah ketemu dengan pelanggan kita, baru saya transfer kan pembayaran nya, ngerti kamu? ". Tanya Burhan.


"Baik pak, saya akan kerjakan". Jawab Ince.


Mereka pun mengakhiri obrolan nya.


"Yes, akhir nya dapat jackpot, hahahahahaha, 100 juta.. Come to mama, hahahaha". Ucap nya sendiri.


"Oh ya, mendingan aku beli dulu baju seksi


buat di pake si mika besok". Ucap nya lagi.


"Joko...Joko.. ". Teriak Ince memanggil Joko.


"Iya, nyonya". Jawab nya sambil berlari.


"Temani aku ke mall sekarang". Perintah nya.


"Baik nyonya". Jawab nya.


Ince membawa tas kecil nya, sambil berjalan keluar rumah, sementara si Joko mengikuti nya dari belakang.


.


.


.


.


.


.


Wah.... Bagaimana ini? Mika sudah akan di jual ke lelaki hidung belang, apa yang akan terjadi nih ya???


Ikuti terus kelanjutan nya ya...


Oh ya... Jangan lupa LIKE, VOTE, SARAN DAN KOMENT NYA PLEASE....