
semua telinga yang mendengar terbelalak mendengar ucapan alan. membuat semuanya terdiam beku untuk sesaat. sedangkan jimmy dan natalia yang sudah tau hubungan mereka, hanya tersenyum mendengar pengakuan dari alan
"Apa?" gumam Miya yang tak percaya. lelaki yang di idamkan dalam pandangan pertamanya malah suka dengan seseorang yang ingin dia singkirkan. juga seorang wanita yang sangat di benci olehnya .
"maaf tuan Alan. apa maksud perkataan mu? saya tidak mengerti" ucap ayah alin
"iya tuan wijaya.. saya khusus membuat pesta di perusahaan anda untuk memperkenalkan kekasih saya. Calon istri Alan jackson " ucap alan bangga
membuat ayah dari alin menebak bahwa anaknya adalah kekasih yang di maksud dari tuan Alan di depannya
"jadi putri ku?" tanya ayah alin. ayahnya sempat berpikir Alin melakukan hal itu karena ingin membantu perusahaan ayahnya. bahkan wijaya berpikir sekarang putrinya adalah wanita simpanan oleh sang presedir. dan bahkan merelakan perasaannya hanya ingin membantu keluarganya
"tuan wijaya... anda jangan berpikir yang aneh aneh.. saya dengan serius akan segera melamar alin menjadi tunangan saya" ucap Alan begitu tegas. membuat wijaya tak mampu berkata apa apa lagi dan mempercayai perkataan alan dengan sikapnya yang begitu serius
"Apa?" batin alin.. dia terkejut bukan main. didalam kontrak dia hanya akan menjadi kekasihnya hingga satu tahun.
"bagaimana alan berpikir akan menjadikan ku tunangannya" lanjutnya masih tak percaya dengan yang di dengarnya
"tuan alan bercanda kan?" tanya Miya hampir tak percaya dengan apa yang di dengar olehnya
"memang saya menampakkan wajah bercanda?" tanya alan serius
"tuan alan hanya melihatnya sekarang. bagaimana bisa langsung menjadikannya kekasih mu?" ucap Miya yang tak terima dengan keadaannya
jimmy dan Natalia hampir tertawa mendengar perkataan Miya yang bahkan tidak tau apa apa
"baru pertama kali melihatnya? ga salah?" batin natalia
"kata siapa baru pertama kali melihatnya? bahkan kita sudah menjalin hubungan kurang lebih dari satu bulan... iya kan sayang?" ucap alan yang merangkul alin dalam pelukannya
"aah i.. iya " ucap alin gugup menjawabnya
"tidak.. aku tidak percaya... bukankah alin selama satu bulan ini adadi luar negeri. kenapa bisa bersama dengan tuan? apa jangan jangan alin hanya membuat alasan. dengan kuliah agar bisa bermain dengan pria pria di luar sana?" ucap Miya begitu cerewet ingin menjatuhkan alin
"Miya.. jaga bicara mu" bentak ayah dari alin
Miya pun terdiam. dia sangat geram pada alin
"Miya memang benar. Alin kuliah di luar negeri.. bahkan demi dirinya, aku rela mengejarnya kemana pun dia berada... selagi dia masih ada di bumi aku tetap akan mengejarnya sampai dia berada dalam pelukan ku (mendekap alin dengan erat) jadi selanjutnya aku tidak mau ada yang mengatakan hal jelek tentangnya " ancam alan dengan memandang sinis pada ibu dan anak tiri dari keluarga wijaya itu. pandangan benci dan dingin yang alan berikan pada Miya. membuat Miya semakin benci terhadap alin
Pesta terus berlalu... semua rekan bisnis sekaligus pegawai perusahaan dari ke dua belah pihak menikmati hidangan yang sudah disiapkan malam itu. ada juga yang hanya menikmati pemandangan malam berbintang di balkon, tempat khusus untuk beristirahat. Alin masih tak percaya dengan semua yang di dengannya di ruang inti dari acara tersebut beberapa menit yang lalu
"bagaimana bisa alan bermain main dengan kata pernikahan " gumam alin
kemudia mendengar suara langkah kaki mendekat dengannya.......
♡**PENGUMUMAN♡
Di karena kan author masih ada acara.. bisa jadi update di tunda untuk sementara waktu... tapi author janji, jika ada waktu luang pasti tak sempatkan untuk menulis kelanjutannya
makasih buat para pembaca, tetap dukung penulis dengan like dan komentar... jangan bosan bosan nunggu update ya😘❤**