LARA

LARA
Prolog



Satu, satu


Aku sayang ibu


Dua, dua


Juga sayang ayah


Tiga, tiga


Sayang adik kakak


Satu dua tiga


Sayang semuanya ......


Lagu itu terus berputar layaknya kaset rusak yang tak ingin berhenti. Berputar dengan terus melantunkan nyanyian yang membuat sang pendengar muak bukan main.


"Senja! Matiin musiknya!" teriak sang gadis dari dalam kamar.


Teriakan sang gadis seakan tak didengar. Musik itu tetap terus berputar tanpa ingin berhenti.


"Senja, kamu dengar Kakak ngomong, gak, sih?" ucap sang gadis yang sudah keluar kamar.


"Senja?" panggilnya saat mendengar tak ada sosok yang ia cari.


Ia mengedarkan pandangan ke ruangan kecil yang hanya mempunyai satu sofa kecil yang di depannya terdapat meja usang. Perlahan ia maju mendekati meja untuk mematikan tip usang yang terus melantunkan lagu anak-anak tersebut.


"Senja!" panggilnya kembali saat yang ia panggil belum muncul juga.


Lara mulai menyusuri rumah untuk mencari Senja. Mencari keberadaan adiknya yang membuatnya cemas bukan main.


"Senja!" teriak Lara.


"Tenang lah, Lara!" suara yang berasal dari arah belakang Lara membuatnya terkejut bukan main.


"Aku di sini. Selalu di sini. Takkan pernah meninggalkanmu," lanjutnya dengan nada tenang.


"Apa yang sedang kau lakukan?" tanya Lara penasaran.


"Kau tidak ingat?" tanya Senja dengan alis terangkat.


Lara menggelengkan kepala. Ia benar-benar bingung melihat adinya yang menggunakan celemek panda berdiri di depan kompor dengan banyak bahan makanan yang berserakan di  meja.


"Ada yang spesial hari ini?" tanya Lara lagi saat melihat Senja yang tak kunjung menjawab pertanyaannya.


"Eheem." Hanya deheman singkat yang diberikan Senja.


"Ahh, terserah kau saja, Senja." Lara pergi meninggalkan Senja. Tak kunjung mendapatkan jawaban membuatnya malas.


"Hari ini hari di mana kedua orang kita pergi, Lara," ucap Senja tenang sambil terus memasak. "Apa kau tidak mau merayakannya?"


.


.


.


Hai hai haaaaiii......


Well come back:v


Hari ini kita bawa yang manis-manis yak!😂


Gimana? Kurang pendek gak prolognya?


Jangan lupa vomentnya gaesss!


Ketjup-ketjup manjah


Megabite