Is This Love

Is This Love
epi 53.Permainan Laura.



**hai semua yang suka dengan Laura and Gerry tinggalkan jejak ya.


kalau berkenan mampirkan vote.like n rate.


Trims.


Happy reading guys**.


Setibanya dikamarnya,Laura masuk kedalam kamar mandi dan disiramnya tubuhnya dengan air hanngat karena dia merasakan tak nyaman terkena salju ditubuhnya.


"Mandi?" tanya Gerry ketika dilihatnya Laura mengeringkan rambutnya menggunakan hairdyer.


"Rambut Laura lengket,kena salju." beritahukan Laura,kenapa dia membasahi rambutnya.


"Bukan keramas,nanti sakit keramas malam." kata Gerry lagi.


"Ngak mas,rambutnya hanya dilap pakai air hangat." ucap Laura.


"Mas,ganti baju dulu." Gerry beranjak dari sofa menuju kamar mandi.


"Lap pakai air hangat badannya mas." saran Laura kepada Gerry.


"Baik sayang." sahut Gerry sambil masuk kedalam kamar mandi.


Setelah selesai mengering rambutnya,Laura langsung naik ke pembaringan dan menarik selimut sampai dada dan mulai memejamkan matanya.


Laura merasakan tempatnya tidurnya bergerak tapi dia tetap pura-pura tidur,Laura merasakan Gerry mendekatinya.Dan Gerry memeluknya dan memberikan kecupan dilehernya.


"Mas.." Laura mendorong Gerry untuk menjauhin dirinya.


"Kenapa?" Gerry heran,karena mendapat penolakan dari Laura.


"Mas maaf,Laura ngak bisa melayani mas." beritahukan Laura dan kepalanya menunduk.


"kenapa,yang kita lakukan sudah sah." ucap Gerry.


"Bukan masalah itu mas." ucap Laura.


"Masalah apa,Laura takut.mas akan hati-hati." Gerry membujuknya.


"Mas ,Laura lagi palang merah." suara Laura pelan.


"Palang merah..?" Gerry ngak mengerti apa yang dimaksudkan Laura.


"Itu lo mas,tamu bulanan wanita." terangkan Laura.


Mendengarkan penjelasan Laura,Gerry kaget.


"Kapan?"


"Pas kita mau berangkat,waktu di pesawat keluarnya." beritahukan Laura.


"Kapan selesai?"


"Biasanya seminggu." kata Laura.


"Aw....!" teriak Gerry dengan kesalnya.


"Jadi selama honeymoon,kita ngak bisa cangkul mencangkul?" tanya Gerry dengan frustasinya.


"Ya mas,maafin Laura ya."


"Kita hanya bisa pelukan aja."


"Ya,kita tidur aja ya mas." bujuk Laura,kemudian Laura membaringkan tubuhnya didekat Gerry dan memeluknya.


"Sial,lebih baik honeymoon ditunda tadi."gerutu Gerry,dan Laura hanya tersenyum mendengar gerutuan Gerry.


Selama seminggu berada di Islandia,Laura begitu gembiranya.Mereka menjelajahi tempat wisata yang cukup terkenal di negara tersebut.


Hari terakhir mereka mengunjungi tempat pemandian air panas Blue lagoon tempat itu sangat terkenal dengan hotspringnya.


Hari ini Gerry dan Laura kembali ke Indonesia,setelah seminggu penuh melakukan honeymoon mengunjungi Islandia.


"Capek." tanya Gerry sambil menyibakkan rambut Laura yang menutupi raut mukanya.


"Lumayan mas,walaupun naik pesawat pribadi." Laura meletakkan kepalanya dipaha Gerry.


"Kapan kita mengunjungi Deddy dan mommy mas?" tanya Laura.


"Ntar malam aja,setelah istirahat." kata Gerry.


"Iya." jawab Laura masih berbaring disofa berbantalkan paha Gerry.


"Hari minggu nanti kita pindah." beritahukan Gerry tentang rencananya pindah kerumah baru.


"pindah kemana mas,apartemen ini sudah bagus." kata Laura.


"Mas sudah buat rumah yang ada halamannya."


"ini juga ada halamannya."


"Apartemen ini tidak leluasa,nanti kita kalau punya baby.Mas ingin dia bebas berlarian."


"Punya babynya belum tahu kapan juga." ujar Laura.


"Mas,ingin secepatnya.Sepertinya kamu sudah bersihkan?" tanya Gerry pada Laura.


"Mas,Laura kebelet." Laura berlari masuk kekamar mandi.


"Laura,nanti malam pakai lingerie yang kita beli waktu honeymoon." teriak Gerry dari sofa,tapi Laura tidak mendengar perkataan Gerry.


Setelah hampir 5 menit Gerry menunggu Laura disofa,tapi Laura tak muncul juga.


"Laura..!kemana dia?" Gerry masuk kedalam kamarnya dan dilihatnya Laura tertidur di ranjang.


"He ditungguin,malah enak-enakkan tidur disini..!" seru Gerry,kemudian dia juga ikut berbaring diranjang.


Karena kecapekan menempuh perjalanan udara lebih dari 20 jam,Gerry dan Laura tertidur sampai sore.


"Mas.." Laura menepuk-nepuk lengan Gerry untuk membangunkannya.


"E..e..." sahut suara parau Gerry.


"Dah jam 6 mas,katanya mau kerumah mommy.Laura mandi dulu ya."


Gerry masih bermalas-malasan dipembaringan,sampai Laura keluar dari kamar mandi.Gerry masih berbaring.


"Mas bangun,Laura pulang sendiri ya." ancam Laura.


"Jangan dong yang...apa kata Daddy dan mommy melihat anaknya balik sendirian,dikiranya kita marahan." Gerry beranjak dari ranjangnya.


Selagi Gerry dikamar mandi,handphone Gerry terus berdering.Laura mengambil handphone Gerry dan melihat panggilan tersebut privat number.


"Mas,handphone terus berdering tadi." beritahukan Laura.


"Kenapa ngak diangkat."


"Ngak ah,mana tahu mantan mas." ujar Laura.


"Ngak ada rahasia diantara kita,Laura boleh melihat isi handphone mas.Handphone mas ngak dikunci..." kata Gerry kepada Laura dan Gerry juga mengusap rambut Laura.


"Dah siap,biar cepat pergi cepat pulang.Mas ngak sabar nunggu malam." seringai Gerry dibibirnya.


Laura hanya tersenyum mendengar perkataan Gerry.


 


***Bersambung


 


Bila berkenan tinggal vote.rate and like ya teman-teman makasih***.