
***stay selalu di karya qu ya teman teman
happy reading.
Laura kesal***
Gerry menjauhkan wajahnya dari wajah Laura,dan dilihatnya Laura masih memejamkan matanya.
" Masih ingin lagi.." bisik Gerry, dan meniup mata Laura membuat Laura membuka matanya dan melihat wajah Gerry dekat dengan wajahnya.
" His...mas Gerry sengaja ya, putar film horor.." tuduh Laura dengan manjanya.
" Sengaja apaan, ngak..." ujar Gerry dengan mengeluarkan senyumannya.
" Ganti filmnya, coba Laura pulang ," ancam Laura.
" film ini aja ." Gerry memutar film Tom and Jerry.
" Apa mas koleksi film kartun ?" tanya Laura heran, kemudian ia melihat koleksi film yang dimiliki Gerry.
" kalau beban pekerjaan banyak, lihat film kartun jadi fresh..." cerita Gerry sembari tertawa.
" Lebih banyak Radit yang beli ini ." kata Gerry.
Sepanjang sore di hari sabtu, Gerry dan Laura asyik menonton film kartun koleksinya.
Laura meminta Gerry memutar film kartun jadul, yang masa penayangannya Laura belum Lahirππ.
drrt...drtt...drrt..
Handphone Laura bergetar, kemudian Laura melihat pesan yang masuk.Pesan masuk dari group gangs
Sinta: Laura kemana aja lu..
Laura : sibuk..
Yosi : sibuk apaan.?"
sinta : paling sibuk ama lakinyaπ
Laura : gw cari cincin dan ambil baju.
Yosi : sekarang lu dirumah?"
Laura : ya dirumah..
Sinta : kami ke rumahmu ya..
Laura : gw tidak di rumah daddy..
Yosi : lu di rumah siapa?"
Laura: apartemen mas Gerry
Laura: rey mana ?"
Yosi: ntah tu anak
Rey: he....cariin gw..rindu ya..!"
Sinta: ogah..,mana aja lu baru nongol..
Rey : gw baru nganter nyokap arisan..
Yosi : dikerubuti tante..tante lu..
Rey : πππ€ππ
Laura: pasti lu mau di jadikan calon mantu ama tante..tante
Rey: ππππ
Sinta : lu kabur,terus nyokap lu..
Rey : ntar gw jemput,mumet kepala cium parfum tu tante..tante.
Gerry sedari tadi memperhatikan Laura membalas chat dengan tersenyum.
" Asyik benar chat, sampai film dan mas di cuekin ." ujar Gerry.
" Ini mas, teman-teman Laura tadi mau kerumah ." cerita Laura.
" Suruh kesini aja ." tawarkan Gerry untuk teman-temannya Laura datang ke apartemennya.
" Bener mas, boleh mereka kesini .?" tanya Laura gembira.
" Iya, kirimkan alamatnya ." kata Gerry.
Laura : hai friends, mas Gerry ngundang kalian datang ke apartemen.
Sinta: He..Laura nongol lagi lu..,gw kira lu lagu enak...eak dengan mas mu.
Yosi : asyik...!" kirim alamatnya,biar meluncur gw.
Sinta : Yosi , jemput gw ya..
Yosi : ok
Laura : ini alamatnya ya Apartemen xxx no xx.
Laura : Bye semua
Rey: Bye
Sinta: Bye
Yosi : Bye
" Dah mas, terimakasih ya.." ucapan terimakasih Laura kepada Gerry karena telah mengundang teman-temanya.
" Ayo kita masak ." Gerry mengajak Laura untuk memasak untuk menjamu teman-temannya.
" Memasak mas,motong melon aja Laura berantakan ." ucap Laura dengan malu-malu.
Gerry tertawa terkekeh, mengingatkan dia saat pertama kali kerumah Laura.
"Kasihan mas nanti ya, makan nasi kotak terus ." ujar Gerry dengan muka memelas.
"Nyesel nih..! sudah ngelamar Laura ?" tanya Laura.
"Tidak ada kata menyesal di mulut ini ." ucap Gerry dengan tegas.
Β
Β
Hari pertunangan telah tiba, Pertunangan itu di adakan disalah satu hotel mewah milik keluarga Wardhana.
Para undangan yang terdiri dari kerabat kedua belah pihak, dan para relasi keluarga Wardhana dan keluarga permana. Membuat pesta pertunangan itu seperti menjadi tempat pertemuan para bisnisman.
" Gila...! baru pertunangan udah meriah begini ." celetuk Rey ketika tiba ditempat acara.
" Namanya anak konglomerat, ntar lu juga dibuat bokap dan nyokap lu seperti ini ." gurau Yosi pada Rey yang mengagumi dekorasi pertunangan Gerry dan Laura.
Karyawan perusahaan Gerry juga di undang, begitu juga dengan Dona dan Melinda.
Ketika di lihatnya keberadaan Yunita sekretaris Gerry mereka menghampirinya.
" Hebat banget meriahnya pesta pertunangan boss..." kata Melinda.
" Ini pasti keluarga Wardhana yang mendanai pesta ini, calonnya terkenal juga tidak ." ejek Dona.
" Betul Don, calonnya gw ngak pernah dengar ." sambung Melinda dengan sombongnya.
" Ntah cewek rendahan mana yang jadi tunangan boss, mungkin aja si boss dah kena guna-guna..!" seru Melinda.
Yunita yang mendengar rumpian cewek genit itu tertawa dalam hati.
" Tunggu aja, nangis darah kalian melihat calon tunangan si boss " batin Yunita dengan gembira.
Acara yang di tunggu yaitu pertunangan Gerry dan Laura akan di mulai.
Radit yang menjadi mc di pertunangan Geryy, memulai tugasnya.
" Sekarang kita sambut keluarga bapak Robert Wardhana ." kata Radit membuka acara.
Kemudian muncul papa dan mamanya di ikuti Gerry disamping mamanya.
Radit yang melihat raut wajah Gerry yang tegang mencoba menggodanya.
" Bapak Gerry, jangan tegang nanti pingsan terpaksa di gantikan prianya ." goda Radit kepada Gerry.
" Awas kau Radit..!" batin Gerry
" Sekarang kita sambut keluarga bapak Permana..." ucap Radit kembali.
Daddy dan mommynya keluar dan di ikuti Leo dengan mengandeng Laura yang cantik , dengan gaunnya yang sederhana tapi kesannya sangat elegan.
Melinda dan Dona kaget ketika mendengar Radit menyebutkan keluarga Permana, karena mereka tahu bahwa keluarga Permana salah satu orang terkaya di negara ini.
Melinda dan Dona menjadi malu dan minder karena menyebutkan keluarga Laura orang rendahan, tapi kenyataannya terbalik dari anggapan mereka.
Pesta pertunangan Gerry dan Laura sukses dilaksanakan dan menjadi trending topik menjadi pesta pertunangan termewah di abad ini.
Β
π***bersambung*** π
Β
like and comments ya terimakasih