
Bagaimana masih stay at home.
Jumpa lagi dengan Laura and Gerry ya..
Hari sudah malam,jam sudah menunjukkan pukul 12 malam dan suasana diluar hening.Laura belum bisa memejamkan matanya,dia terus membulak balik tubuhnya dan perasaannya gelisah.
"Kenapa ini,hati kok ngak tenang ya," guman Laura.
Tok...tok...tok...
"Laura..," panggil daddynya
Tok...tok...
" Sudah tidur.." panggil papanya lagi
" Belum dad..," sahut Laura yang langsung dibukanya pintu kamarnya dan dilihatnya Daddy,mommy dan kak Leo berdiri didepan pintu kamarnya dengan ekspresi muka yang risau dan sedih.
" Ada apa mom,Dad..?" tanya Laura penasaran,ketika dilihatnya Kedua orang tuanya dan kak Leo tak bisa berucap.
" Ada apa,kak..?" perasaan Laura sudah tak enak,sepertinya ada yang mau dikatakan orang tuanya.Tapi mereka ragu untuk mengucapkannya.
" Radit tadi menelepon,mengatakan Gerry dan dia mengalami kecelakaan ." cerita Daddynya.
" Terus...!" Laura menunggu cerita Daddynya lagi.
"Mobil mereka terjun ke sungai,dan Gerry belum diketemukan ." cerita Daddynya dengan hati-hati,takut dia Laura menjadi shock.
Laura mendengar cerita daddynya dengan ekspresi yang bingung,pikirannya tak menentu.
" Tidak...itu tidak benar,mas Gerry janji besok mau jemput Laura dikampus !" teriak Laura histeris.
" Laura,sayang tenang dulu..." kata mommynya sembari memeluk Laura untuk menenangkannya.
tiba-tiba tubuh Laura luruh lunglai dalam pelukan mommynya.
"Laura...sayang,mas...Laura kenapa !" mommynya memanggil daddynya,ketika dirasakannya tubuh Laura yang dipeluknya tak bertenaga.
"Leo angkat Laura ." perintah daddy pada Leo
Leo mengangkat Laura,kemudian dibaringkannya tubuh adeknya itu ke pembaringan.
Setelah membaringkan Laura,Leo berlari keluar kamar.
" Laura...princess.." Daddy menepuk-nepuk pipi Laura dengan lembut ,tetapi Laura tidak juga merespon.
Kemudian mommy menciumkan minyak gosok ke hidung Laura,kemudian Laura menggeliat dan tersadar.
"Mommy..! Daddy...!" itu tidak benarkan itu hanya mimpi..!" teriak Laura dengan histeris.
"Laura,tenang dulu sayang ." hibur Daddynya sembari memeluknya.
"Tidak....!" Laura semakin histeris dengan meronta-ronta dari pelukan Daddynya.
" Leo....!" panggil Daddynya karena tidak melihat keberadaannya sedari tadi.
Bik Inah datang dengan tergopoh-gopoh ,setelah mendengarkan panggilan dari majikannya.
" Ada apa pak ?" tanya bik Inah.
" Mana Leo..?" tanya Daddy sambil memegangi Laura yang meronta.
" Tolong bawakan air minum bik.." ujar mommy yang ikut memegang Laura,karena Laura terus meronta dan ingin berlari keluar dari kamarnya.
" Tidakkk....!" pekikan Laura terdengar keras dikeheningan malam.
" Tenang dulu sayang,Gerry pasti tidak apa-apa..." hibur mommynya.
" Gerry tidak akan ninggalin anak Daddy..." sambung Daddynya lagi
Tak lama kemudian Leo tiba dengan membawa Dokter Rizal.
" Ada apa pak..?" tanya dokter Rizal
" Laura histeris dok.. " jawab Daddynya.
Daddy menjelaskan awal mula Laura histeris,kemudian dokter Rizal menyuntikkan obat penenang kepada Laura.
" Sampai besok pagi,Laura akan tidur." terangkan dokter Rizal.
" Terimakasih dok ." kata Daddy Laura.
" Leo antar dokter ." ucap Daddynya.
Kemudian Daddy Laura menelepon seseorang,dan berbicara di telepon dengan sangat lama.
Setelah selesai berbicara ditelepon, Daddynya masuk kembali ke kamar Laura.
" Bagaimana mas,dah ada informasi terbaru ?" tanya mommy Laura.
"Tim sar,sudah turun ke lokasi.Mereka menyusurin sungai ." ucap Daddynya.
Setelah mengantarkan dokter,Leo masuk kekamar Laura.
" Daddy, bagaimana kalau Leo pergi ke lokasi kecelakaan.." kata Leo pada orang tuanya.
" Pergilah ,jenguk Radit di rumah sakit xx ." ucap Daddynya.
" Bawa mang Diman ." sambung Daddynya lagi.
" Oke Dad.." kata Leo yang langsung keluar dari kamar, dan bergegas pergi ke lokasi kecelakaan bersama mang Diman.
Laura tertidur dengan tenangnya, muka cantiknya masih tersisa bekas air mata yang tadi berderai.
" Bagaimana besok jika Laura terbangun mas ." ucap lirih mommynya.
" Kita doain, biar besok ada kabar baik.. " sahut Daddynya.
" Dah mas pergi tidur, biar saya jaga Laura ." ujar mommy Laura.
" Sini aja kita tidur..." kata Daddynya yang kemudian membaringkan tubuhnya di ranjang sisi laura.
Mommy Laura mengikuti suaminya,membaringkan dirinya di samping Laura dan mengelus rambut panjang Laura.
Â
🤕***Next*** 🤕
Â
yang sudah mampir,bila berkenan tekan like ya trims ya teman..teman.