Is This Love

Is This Love
epi 17 Rencana berdua



***salam jumpa lagi friends dengan cerita qu,semoga happy ya.


cerita ini hanya untuk hiburan semata ya


stay at home aja bersama is this love💘💘***


Suara deburan ombak dan kicauan burung pagi mengusik mimpi Laura,Laura mengerjapkan matanya.


Dialihkannya pandangannya kesisinya dan dilihatnya temannya Yosi dan Sinta sudah tidak berada dipembaringan lagi.


" kemana mereka ,buset kenapa gw ngak dibangunin..." guman Laura.


kemudia Laura bangkit dari pembaringan dan berjalan keluar kamar untuk mencari keberadaan teman-temannya.


Diluar kamar didengar suara tawa yang berasal dari teras depan.Laura berjalan menuju asal suara dan dilihatnya Yosi,Sinta,Radit dan Gerry sudah berada diberanda menikmati sarapan pagi.


" Kenapa gw ngak dibangunin sih...?" tanya Laura pada kedua temannya dengan muka yang sewot.


" Heh...non,dah capek ini tangan nepuk- nepuk pundak elu...ya .Bukannya bangun, malah bangun itu selimut makin ditarik nutup muka..." ledek Sinta.


" Ya ini bibir makin dower teriak-teriak bangunin elu..." kata Yosi lagi.


" Ngak usah lebay deh,kalian dua..." gerutu Laura ketika dilihat Gerry dan Radit tersenyum melihat tingkah mereka bertiga.


" Aduh !"bangun siang gw..." kata Rey yang baru bergabung dengan mereka juga.


" Sampai jam berapa main game...?" tanya Gerry kepada Rey, karena mereka tadi malam main game bersama.Tapi karena Gerry sudah ngantuk dia memilih tidur duluan,tinggallah Rey dan Radit yang masih asyik bermain.


" Ngak lama,sampai jam 2 an ..." kata Rey.


" Hari ini mau buat rencana apa...?" tanya Radit..


" Cari kerang yok,semalam gw lihat banyak penduduk lokal cari kerang dipantai..." ajak Sinta.


" Asyik juga itu..." kata Rey.


" Boleh ,tapi jangan jauh-jauh.Dit ,tugas lu mengawasi mereka...." perintah Gerry.


" Jadi yang pergi melihat proyek lu sendiri...?" tanya Radit ketika dia ditugasi mengawasi teman-temannya Laura.


" Ngak, Laura ikut bersama gw..." kata Gerry.


" Cie...cie,yang mau berduaan..." goda teman-temannya membuat muka Laura bersemu merah merona,akibat keusilan teman-temannya.


" Bosen dengar kalian,gw mau mandi dulu..." kata Laura ,lalu bangkit meninggalkan teman-temannya.


" Satu jam lagi kita berangkat.." Gerry mengingatkan laura.


" Ya mas..." jawab Laura.


 


👨‍❤️‍💋‍👨👨‍❤️‍💋‍👨👨‍❤️‍💋‍👨👨‍❤️‍💋‍👨


 


Dalam perjalanan menuju lokasi proyek yang dituju Gerry,


didalam mobil Laura hanya diam,Dia mengarahkan pandangannya kearah lautan yang luas yang berada disisi mobil disepanjang perjalanan.


" kenapa diam saja,ngak senang ya ikut mas..?" tanya Gerry, karena dilihatnya Laura dari berangkat tadi hanya membisu.


" Senang kok,cuma Laura bingung mau ngomong apa..." sahut Laura sembari memandang Gerry.


" Laura sudah semester berapa...?" tanya Gerry


" Ngak lama lagi ya..." ucap Gerry.


" lumayan mas..." jawab Laura.


" Mas mau tanya...?" kata Gerry.


" Apa mas...?" Laura melihat kearah Gerry.


" Bagaimana tentang perjodohan ini...?" Gerry melirik Laura.


" Ngak tahu..." kata Laura.


" kenapa ngak tahu, pendapat Laura bagaimana...?" tanya Gerry lagi.


" kalau mas bagaimana...?" tanya Laura balik.


" Pendapat mas sih,mau aja dijodohin..." senyuman terlihat dari bibirnya.


" Mas....!" Laura menatap gerry dengan bengong.


" Kenapa bengong..." kata Gerry ketika dilihat Laura hanya menatapnya.


" Kenapa mas mau dijodohkan dengan Laura...?" tanya Laura.


" Siapa yang ngak mau, Laura cantik..." goda Gerry .


" Ih...mas Laura serius ni..."


" Mas juga serius.." balas Gerry dibarengi dengan senyuman yang keluar dari bibirnya.


" Mas..." rengek Laura.


" Oke...mas sudah kenal Daddy Laura,dia sukses mimpin perusahaannya dan pasti juga dia bagus membimbing dalam keluarga..." beritahukan Gerry.


" Mas ngak mau nanti punya istri yang arogan karena merasa kaya atau juga cantik..." cerita Gerry.


" He...mas ngak tahu aja,Laura ini sombong, angkuh lagi pokoknya yang jelek-jelek semua tu ada di Laura..." ucap Laura dengan mimik muka yang serius.


Gerry tertawa mendengar Laura menjelek-jelekkan dirinya sendiri.


" Mana ada orang yang menjelekkan diri sendiri,biasanya itu orang berlomba- lomba memuji diri sendiri..." kekeh Gerry.


Laura hanya menundukkan kepala sembari tersenyum malu.


" itu proyek yang mau kita lihat..." tunjuk Gerry kearah bangunan setengah jadi.


Gerry dan Laura turun dari mobil dan disambut seorang pria yang memakai helm proyek,dan memberikan juga pada Laura dan Gerry.


" Laura juga harus pakai...?" tanya Laura dengan heran ketika Gerry memakaikan helm kekepalanya.


" Ya...biar kepala ini aman,kita ngak tahu nanti tiba-tiba ada bata atau apa aja yang jatuh dari atas..." ucap Gerry.


Laura hanya mangut-mangut mendengarkan penjelasan Gerry.


Laura melihat kearah sekitarnya,yang begitu asri.Karena masih ditumbuhi pohon-pohon yang tinggi.


 


***bersambung ya


 


Stay at home aja ya friends***